
Makan dua buah roti seperti nya masih sangat kurang untuk bumil muda satu ini, dia masih merasa lapar dan ingin makan lagi.
Akhirnya Mell kembali makan bersama Justin juga tamu tamu nya, seperti biasa makanan selalu terhidang dengan sangat baik di meja itu selain rasa tampilan juga sangat di perhatikan.
"Emang nya kalian kenyang yah kalau cuma liatin makanan nya?" tanya Mell bercanda dan mereka pun terkekeh lalu mulai mengambil makanan mereka masinh masing dengan di bantu para maid yang siap melayani tentunya.
Namun saat ada maid yang ingin membantu Justin, Mell menghentikan nya "Biar saya aja" ucap Mell lembut, maid itu mengangguk da kembali mundur dua langkah kecil.
Justin tersenyum melihat tingakah Mell sejak menikah walau belum saling mencintai namun Mell selalu menjalakan kewajiban nya dengan sangat baik, di selalu memperhatikan setiap kebutuhan Justin dan menyiapkan nya sendiri.
"Biar Abang aja sini" ucap Justin.
"Gak, pokok nya kali ini Abang diem biar aku aja yang ambilin" ucap Mell dengan nada sedikit memerintah.
"Ok Queen" dua kata itu lolos begitu saja tanpa beban dari bibir Justin yang justru membuat Mell diam terpaku sedangkan semua masih sibuk dengan aktifitas makan mereka masing masing.
Mell segera menguasai ekspresi nya sebelum ada yang menyadari hal itu terutama Justin "Ayo di makan" ucap Mell.
"*Apa aku harus jujur sama Abang tentang kehidupan aku di dunia bawah?"
__ADS_1
"Tapi aku takut Abang gak bisa terima dan malah ninggalin aku*" batin Mell yang terus menggerutu.
Selesai makan Mell masih terus memikirkan hal yang sama dia amat takut jika yang dia pikirkan akan menjadi kenyataan.
Mell duduk termenung di depan kolam dengan segelas jus di tangan nya, Justin yang melihat Mell duduk termenung sendiri menghampiri nya dengan perlahan namun Mell justru kaget akan hal itu.
"Astaga" pekik Mell karena jus yang ia pegang justru mengenai tangan nya sedikit.
"Abang" lanjut nya menoleh ke arah Justin.
"Maaf sayang, kamu jadi kaget deh padahal niat Abang cuma mau nyamperin kamu doang" ucap Justin.
"Tangan aku jadi lengket nih" ucap Mell.
"Maaf yah sayang lagian kenapa kamu ngelamun sih?" tanya Justin yang menyentuh tangan Mell yang basah lalu menjilat dengan lidah nya.
"Ih Abang jorok kenapa jilatin tangan aku, gak jijik apa?" tanya Mell yang tak habis pikir dengan satu pria di hadapan nya ini.
Justin tersenyum lalu menggelengkan kepala nya "Enggak, kenapa harus jijik sama istri sendiri?" tanya Justin enteng.
__ADS_1
"Ya tapi gak gitu juga lah" sargah Mell.
"Abang bahkan bisa lakuin lebih dari itu" ucap nya.
"Maksud nya?" tanya Mell bingung.
"Nih minum tapi jangan di telen dulu yah" ucap Justin seraya menyodorkan gelas jus milik Mell tadi.
Mell menurut ia meminum dan menyimpan nya di dalam mulut lalu dengan cepat Justin menyedot jus yang sudah berada di dalam mulut Mell dan membuat istri nya itu benar benar membelalakan mata saking terkejut nya.
Cukup lama Justin melakukan nya dan membuat Mell lebih rileks dari sebelum nya, setelah merasa cukup puas Justin melepas ******* nya dan menatap Mell dengan tersenyum lalu menempelkan dahi nya pada dahi Mell.
"Aa abang" ucap Mell sedikit gugup.
"Hmm" balas Justin yang memejamkam mata nya.
"Abang sayang kamu Mell" tambah Justin.
Mell tersenyum hati nya benar benar tersentuh oleh setiap perlakuan lembut suami nya ini, wanita mana yang tidak bahagia mendapat suami yang tampan, mapan, baik, penuh perhatian, sabar dan sangat mencintai kita bahkan rela melakukan apapun untuk kita walau nyawa taruhan nya.
__ADS_1
Mell saja yang tidak bisa menyadari hal itu sebelum nya, mata nya seolah tertutup akan semua kualitas diri Justin yang sangat jauh di bandingkan dengan Reyn mantan kekasih nya dulu yang memiliki sifat bak iblis.