The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 148


__ADS_3

Sekitar dua puluh lima menit Mell sudah selesai menyegarkan diri dan memakai jeans juga kaos putih over size nya dia berjalan menuruni tangga dengan perlahan.


Semua mata tamu tamu Mell tertuju pada Mell saat para mafioso nya menundukkan kepala ke arah tangga.


Mell duduk di tempat biasa nya di meja makan itu, semua orang masih diam memperhatikan wajah dan penampilan Mell yang terlihat sangat berbeda dari biasa nya.


"Kenapa diem aja?emang kakak sma mba gak laper?" tanya Mell lembut seperti saat biasa mereka bicara pada nya.


"Eh iya"


"Iya"


Mereka merasa sangat canggung di hadapan Mell saat ini "Nanti akan Mell jelasin semua nya, sekarang tolong bersikap seperti biasa nya aja yah kak mba" jelas Mell.


"Iyaa" jawab mereka.


"Kalian udah makan?" tanya Mell pada para mafioso nya.


"Kami sudah makan Queen" jawab salah satu dari mereka.


"Gue udah pernah bilang kalau gue gak suka di bohongin kan?" ucap Mell dan membuat mereka semua diam karena fakta nya mereka memang belum makan.


"Duduk lah dan makan bareng kita" tambah nya.


"Terimakasih Queen" jawab mereka kompak dan langsung duduk.


Para mafioso itu tetap diam walaupun sudah duduk mereka tidak berani menyentuh makanan sebelum Queen nya memulai.


"Makanlah" ucap Mell, para tamu nya sudah mulai makan namun tidak dengan mafiosi nya yah sebesar itulah rasa hormat mereka pada Mell pimpinan mereka.


Mell mulain menyendok nasi dan meletakkan nya di piring beserta dengan lauk pauk yang lain nya namun saat hendak memasukkan ke dalam mulut nya tiba tiba saja di merasa muat dan ingin muntah.


Mell segera berlari menuju dapur dan memuntahkan cairan cairan bening dari dalam tubuh nya, kepala nya terasa sangat pusing dia juga merasa lemas sekarang ini.


Semua orang terkejut saat Mell pergi dan berlari ke arah dapur bahkan para mafioso nya langsung menghentikkan makan mereka.


"Tuan Nona silahkan lanjutkan makan malam nya, Maaf karena Nona Mellani tidak bisa kembali bergabung" ucap kepala maid yang menyampaikan pesan dari Mell.


Mell berjalan dengan sangat lemas melewati mereka dengan di bantu beberapa maid, setelah sampai di kamar utama Mell langsung merebahkan diri nya di ranjang king size milik nya.

__ADS_1


Mell mengedarkan pandangan nya ke atas langit langit kamar, pikiran nya tiba tiba saja teringat akan sosok laki laki yang sudah sangat dia cintai saat ini.


"Gimana kabar Abang yah?kok aku kangen banget sih" ucap Mell.


Tok tok tok


Suara ketukan pintu menyadarkan diri nya "Queen, saya bawakan susu hangat untuk Queen" ucap seorang kepala maid, wanita paru baya berjalan dengan dengan hati hati seraya mebawa segelas susu di atas nampan perat mewah itu.


"Bi..aku ngerasa mual banget sekarang, bibi bawa lagi aja susu nya" tolak Mell, jika sedang tidak bersama dengan orang lain Mell selalu bicara dengan santai karena dia juga cukup dekat dengan wanita itu.


"Tapi Queen belum makan apa apa, gimana kalau maag nya kambuh" ucap nya khawatir.


"Tapi aku juga gak laper bi" tolak Mell lagi.


"Queen mau bibi buatin sesuatu? setidak nya ada makanan yang masuk ke perut Queen walaupun cuma sedikit biar tidak sakit" jelas nya lagi.


"Hmm sebener nya aku lagi pengen banget makan mie ayam yang buat sama suami aku bi, tapi sekarang dia lagi gak ada" ucap Mell.


"Yasudah susu nya bibi taruh di sini saja yah, kalau Queen lapar Queen bisa minum atau panggil bibi" ucap nya, Mell tersenyum dan mengangguk.


Tak lama setelah itu Mell meraih ponsel nya dan menghubungi Siska "Siska ke kamar gue sekarang" ucap Mell.


Sekitar dua menit kemudian suara ketukan pintu kembali terdengar dan kali ini Siska lah yang mengetukk nya "Masuk" teriak Mell.


"Terimakasih Queen" ucap Siska.


"Gimana kabar Abang?" tanya Justin.


"Tuan baik baik saja Queen" jawab Siska.


"Apa dia tanya sesuatu?" tanya Mell lagi.


"Tidak, dia hanya mengikuti mafioso kita setelah menanyakan kode rahasia yang Queen buat khusus untuk nya" jawab Siska lagi.


Mell sedikit terkekeh "Di mana dia sekarang?" tanya Mell.


"Tuan ada di hotel Queen, apa Queen mau bertemu dengan Tuan?" tanya Siska.


"Gue mau, tapi ini udah malem dia harus istirahat hari ini pasti berat buat dia" jawab Mell.

__ADS_1


"Apa Queen sudah makan?" tanya Siska.


"Belum, gue lagi mual banget dan gak selera buat makan" jawab Mell.


Siska tersenyum "Ada lagi yang Queen inginkan?" tanya Siska.


"Enggak, lo boleh keluar gue mau istirahat" ucap Mell.


"Baik Queen saya permisi" undur Siska.


Setelah Siska keluar Mell kembali membaringkan tubuh nya di atas ranjang dan mulai memejamkan mata.


sekarang masih jam 9 malam namun Mell sudah merasa sangat mengantuk dan lelah.


Mell berusaha membuka mata nya namun terasa sangat berat dia merasa ada sebuah tangan yang melingkar erat di perut nya seperti sedang memeluk Mell dari belakang, perlahan Mell mulai berbalik dan menciumi aroma khas tubuh seoranf pria yang sangat familiar untuk nya, Mell berusaha membuka mata nya dan melihat sosok laki laki dengan wajah yang sangat tampan sedang memejamkan mata nya sambil memeluk Mell.


Mell tersenyum dan kembali membalas pelukan itu dia berniat ingin tidur namun sayang perut nya terasa sangat lapar alhasil dia tidak bisa tidur dan hanya menggeliat kesana kemari hingga membuat Justin terganggu dan akhirnya bangun.


"Sayang ada apa?" tanya Justin lembut dengan suara khas bangun tidur, terlihat jelas raut lelah di wajah nya.


"Aku laper" ucap Mell pelan.


"Astaga Abang lupa kamu belum makan yah" balas Justin yang baru ingat bahwa tadi dia ingin membuatkan mie ayam favorite Mell namun saat melihat Mell tidur dan keadaan dia yang juga sedang sangat lelah Justin malah ikut berbaring bersama istrinya itu.


Justin langsung bangun dan duduk "Ayo Abang buatin mie ayam" ajak Justin merentangkan tangan nya untuk Mell yang masih berbaring.


Mell menyambut tangan Justin dengan manja dia bahkan memeluk nya sangat erat dan Justin langsung membawa Mell dalam gendongan nya.


Akhirnya Justin membawa Mell dengan cara memggendong nya di depan seperti orang tua yabg menggendong anak usia lima tahun saja haha.


Beberapa maid dan mafioso yang sedang berjaga terlihat sangat kaget karena Mellani Queen mereka yang terkenal sangat dingin cuek dan kejam itu bisa bersikap sangat manja pada seorang pria.


Mereka sudah tau kalau itu adalah suami Queen mereka namun mereka belum pernah sekalipun bertemu secara langsung dengan sosok laki laki yang sudah berhasil merubah sifat dingin Queena mereka itu, dan baru hari ini mereka lihat.


"Ternyata benar cinta memang bisa merubah semua nya"


"Yah Queen terlihat sangat berbeda saat bersama dengan suami nya"


"Mereka pasti sangat bahagia"

__ADS_1


"Gue selalu berdoa semoga Queen dan suami nya bahagia selalu dan segera mendapat keturunan"


"Iya dan gue yakin keturunan mereka pasti sangat cantik dan tampan secara wajah mereka saja di atas rata rata" yah begitu lah bisik bisik antara pada mafioso dan maid yang sedang bertugas malam itu, sedangkan para tamu sudah masuk ke kamar mereka masing masing setelag makan malam tadi.


__ADS_2