
Kevin Aprilio Dominic
Adalah ketua mafia Black Rose dari negara K yang juga di pimpin oleh Mell, kini usia nya menginjak 25 tahun berperawakan tinggi tampan dengan kulit yang putih bersih.
Kevin bergabung dengan Black Rose karena ingin mengungkap misteri kemarian keluarga nya yang di bantai habis oleh seseorang dan ternyata pelaku nya adalah adik dari mendiang ayah nya sendiri.
Dia harus kehilangan papah mamah dan seorang adik perempuan yang jika masih hidup mungkin usia nya sama dengan Mell, karena itu dia sangat menyayangi Mell dia berjanji akan selalu berada di sisi Mell seperti seorang kakak tapi Mell meminta nya untuk menjadi ketua Black Rose di negara K dan mengurus beberapa bisnis keluarga Pramudita di sana.
Kevin memiliki kemampuan yang sangat luar biasa dia bisa meretas banyak sistem rahasia dari musuh musuh nya karena itu dia menjadi anggota inti dari Black Rose, selain itu di juga dia sangat senang bereksperiment banyak barang telah dia buat, seperti alat pelacak yang dia buat khusus untuk anggota inti, alat penyadap suara yang berbentuk gel dan bisa menyesuaikan dengan warna benda yang dia tempelkan jadi minim kemungkinan untuk di ketahui, banyak alat untuk menyiksa musuh yang telah dia ciptakan juga mesin tes kejujuran yang jika ada seseorang yang duduk di atas nya lalu berkata bohong makan akan langsung meledakkan pembulu darah nya.
Bastian Orlando
Ketua dari Black Rose yang ada di negara A dia juga salah satu anggota inti yang berarti tangab kanan Mell.
Tidak kurang dari Kevin dia juga memiliki wajah yang tampan putih dan tinggi tapi sayang karena masalah keluarga dia memiliki gangguan jiwa, jiwa sikopat nya akan muncul ketika melihat musuh untung nya jika tidak ada musuh dia masih bisa mengendalikan nya.
__ADS_1
Bastian bergabung karena dia dan ibunya berhutang nyawa pada Mell yang telah menyelamatkan dia saat di kroyok oleh teman teman sekolah nya, dia menjadi bahan buly di sekolah dan lingkungan nya karena keluarga nya yang sangat miskin dia juga anak dari keluarga broken home, itu sebab nya jiwa nya sedikit terganggu tapi Mell membantu penyembuhan dia dan ibunya yang sakit sakitan yang memerlukan banyak biaya sampai sembuh.
****
Setelah menemui Kevin dan Bastian, Mell mengajak mereka untuk bertemu dengan orang tua nya, Rio dan Ais sangat senang mereka datang saat pesta pertunangan Mell mereka sudah menganggap kedua pemuda tampan itu sebagai anak nya sendiri, Mell mengenalkan mereka sebagai orang yang telah menyelamatkan putri nya jadi orang tua Mell benar benar berterimakasih pada mereka, padahal mah sebalik nya hehe.
Tak lama Dianna juga datang bersama dengan Han, yah hubungan mereka sudah cukup dekat sekarang hanya belum ada yang beranj mengakui perasaan masing masing, entahlah Dianna belum ingin menyatakan cinta nya sedangkan Han belum sadar siapa wanita yang sekarang benar benar dia cintai, dia masih mengira perasaan nya hanya untuk Mellani.
"Hai Mbuuuuuullll" teriak Dianna saat memasuki ruang perawatan di rumah Mell.
"Mbuuull lo gak kangan sama gue?" tanya Dianna pura pura sedih dan Mell hanya diam.
"Mbuulll" teriak Dianna karena tidak mendapat respont apapun dari sahabat nya itu.
"Apa sih Dii, udah deh mending lo sini tiduran samping gue biar sekalian di pijat juga" ucap Mell.
__ADS_1
"Oh iya boleh deh kebetulan badan gue juga pada sakit, tapi gue ganti baju dulu ya" balas Dianna kemudian mengganti pakaian nya dan melakukan perawatan seperti yang Mell lakukan.
"Mbull" panggil Dianna saat mereka sudah selesai di pijat.
"Hmm" sahut Mell.
"Hiiss lo tuh lagi sariawan yah?dari tadi jawab nya cuma hmm hmm hmm doang" kesal Dianna.
"Kenapa Dianna yang cantiiiikkk" ucap Mell mulai kesal dan Dianna malah tertawa.
"Lo udah siap buat jadi tunangan dari seorang dokter bedah yang tampan sangat itu belum?" tanya Dianna sambil membayangkan wajah Justin.
"Siap gak siap ya gue harus siap" jawab Mell pasrah.
Mereka terus membicarakan banyak hal di ruang perawatan sampai sore kemudian Mell memutuskan untuk beristirahat sebentar sebelum di rias untuk pesta malam nanti.
__ADS_1
Lanjooootttttt yoookk