
Justin, pria itu tak ingin kemarahan nya sampai menyakiti istri nya jadi dia memilih untuk pergi ke kamar mereka dan meninggalkan Mell sendiri disana.
Mell diam mematung melihat Justin pergi kenangan ketakutan nya akan masa lalu yang begitu menyakitkan kembali berputar di kepalanya seolah menekan semua titik syaraf dan membuat nya sangat pening.
Hingga..
Brukk..
Mell jatuh pingsan sesaat setelah Justin menapaki anak tangga pertama nya, dia mendengar sesuatu dari arah belakang nya lalu berbalik betapa terkejut nya Justin saat melihat Mellani istri nya tergeletak tak sadarkan diri di lantai yang dingin itu.
Justin berlari secepat mungkin dan menghampiri Mell, menepuk nepuk pelan pipi Mell namun sayang Mell tak merespon.
Beberapa maid dan mafioso nya pun ikut menghampiri bahkan juga hendak mengangkat tubuh Mell namun di larang oleh Justin.
__ADS_1
Sempat terjadi sedikit adu mulut antara Justin dengan para mafioso Mell namun para mafioso itu juga ingat kalau Queen mereka tidam suka di sentuh sembarang orang terlebih ada sosok suami yang lebih berhak atas wanita itu.
Segera Justin bawa Mell ke ruang kesehatan dan meminta dokter kandungan Mell untuk memeriksan nya karena walaupun seorang dokter yang hebat Justin tidak bisa berkonsentrasi jika itu menyangkut nyawa belahan hati nya terlebih ada janin dalam rahim istri nya itu.
Sepuluh menit berselang akhir nya dokter keluar "Bagaimana dok?apa istri saya baik baik saja?apa kandungan nya bermasalah?" tanya Justin berturut turut, dokter cantik itu tersenyum dan menyentuh bahu Justin.
"Tenanglah tuan Justin, Nona baik baik saja begitupun dengan janin nya tapi_"
"Tapi apa dok?" potong Justin.
"Sebagai sesama dokter saya yakin tuan juga pasti mengerti bahwa di trimester pertama ibu hamil pasti akan ada saja masalah terlebih usia Nona juga masih sangat muda, jadi tolong kesehatan psikis Nona di jaga yah tuan jangan sampai beliau stress apalagi merasa tertekan saya harap tuan bisa mengerti hal itu" tambah nya, jelas Justin merasa lega mendengar keadaan Mell juga buah hati mereka baik baik saja namun dia juga bingung kenapa Mell bisa sampai stress?
"Apa ini karena tadi kami bertengkar?hah ya tuhan aku harus bagaimana?aku hanya tidak ingin orang yang sangat aku cintai terluka" batin Justin.
__ADS_1
Saat tengah menyandarkan kepala nya di dinding beberapa mafioso Mell menghampiri Justin dengan tatapan yang kurang baik "Maaf Tuan jika keberadaan anda hanya akan menyulitkan Nona sebaik nya anda segera meninggalkan tempat ini" ucap nya.
Justin berdiri tegak menghadap pria bertubuh tinggi besar itu "Saya suami Mellani jadi saya lebih berhak dari pada kali_"
"Kami tau anda adalah suami nya tapi jika keberadaan anda membahayakan Nona maka kami akan bertindak dan memasang badan paling depan untuk melindungi nya" potong nya tegas.
"Hal ini tidak akan terjadi lag_"
"Sebaik nya memang begitu tuan karena kalau sampai terjadi lagi kami sendiri yang akan bertindak dengan atau tanpa ijin Nona" potong nya lagi.
"Tapi saya ingatkan juga pada kalian jangan pernah mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk bisa menyentuh istri saya atau saya akan membuat per_"
"Hal itu tidak akan pernah terjadi tuan, kami tau batasan kami dan rasa hormat kami pada Nona tidak akan pernah mengijinkan hal itu" potong nya lagi lagi dan lagi.
__ADS_1
"Apa kalian gak bisa gak potong kata kata saya?" ejek Justin.
"Maaf Tuan tapi kami tidak suka berbasa basi, tugas kami hanya melindungi Nona kapan pun dan dari siapapun" tegas nya.