The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 72


__ADS_3

Setelah makan siang bersama Raka dan Yuki, Mell memutuskan untuk pulang karena dia merasa lelah dan pekerjaan di kantor juga bisa dia kerjakan di rumah.


Mell masuk dengan diam karena masih kesal dengan ucapan orang kurang ajar bernama tuan Raffi itu.


Mell masuk ke dalam kamar setelah menemui orang tua nya, dia segera membersihkan diri lalu pergi ke ruang kerja Daddy nya yang kini menjadi milik nya.


Bekerja bekerja dan bekerja itulah yang Mell lakukan selama ini tepat nya setelah dia tau tentang perselingkuhan dan orang yang telah mengusik keluarga nya, di tambah masalah Reyn yang membuat nya semakin menyibukkan diri dengan pekerjaan.


**


Mentari sudah terbit dengan membawa banyak semangat hari ini, Mell berjalan dengan santai menuju ruangan nya.


"Sudah dapat?" tanya Mell datar.


"Ini Nona" ucap Siska memberi map coklat kepada Mell.


Mell menyeringai melihat isi amplop itu yang ternyata adalah bukti pekerjaan kotor dan ilegal yang telah Raffi lakukan.


"Sudah kau hancurkan" tanya Mell.


"Tentu Nona sesuai keinginan anda" jawab Siska.


"Bagus, pastikan kecoa itu tidak akan pernah bisa menunjukkan wajah nya lagi" tambah Mell dan Siska mengangguk.


"Nona bagaimana dengan gadis itu?" tanya Siska.


"Gadis yang mana?" tanya Mell mengingat.


"Yang hampir memukul Yuki saat di caffe" jawab Siska.


"Ah iya aku sampai melupakan nya, kau mencari tau nya" tanya Mell.


"Tentu Nona, dia adalah putri dari manager keuangan kita yang baru Nona" jawab Siska.


"Bagaimana kerja manager itu?" Mell.


"Bagus Nona, dia orang yang jujur" jawab Siska.

__ADS_1


"Kalau begitu lupakan dia" ucap Mell, awal nya Siska terkejut karena jarang sekali Mell mengampuni seseorang apalagi yang telah berani mengusik nya


***


Satu bulan telah berlalu hari ini Rio akan mengadakan konferensi pers untuk mengenalkan Mellani putri tunggal nya sebagai pewaris Pram Group, banyak klien yang sudah tau tapi semua Rio tetap ingin melakukan nya secara formal sekaligus menyatakan kesembuhan istrinya.


Di hotel bintang lima Rio tengah menggandeng Aisyara istri tercinta nya, dan bersiap untuk memberi sambutan sedangkan Mellani masih berada di ruang rias.


"Saya ucapkan terima kasih kepada rekan - rekan sekalian yang telah menyempatkan diri untuk hadir di acara konferensi ini, di sini saya ingin menyampaikan beberapa hal baik kepada hadirin sekalian, yang pertama adalah kesembuhan istri saya Nyonya Aisyara Putri Pramudita" ucap Rio kemudian Ais berdiri dan menghampiri suami nya kemudian Rio menatap lekat istri cantik nya itu dan mencium kening nya cukup lama.


"Yang kedua adalah untuk memperkenalkan putri tunggal saya yang selama ini tidak saya ekspos ke media maya, pewaris tunggal dari Pram Group dan yang akan menggantikan posisi saya, Mellani Putri Pramudita" ucap Rio kemudian Mell naik ke atas podium dengan menggunakan dress di atas lutut dengan rambut hitam panjang bergelombang yang di biarkan tergerai.


Semua mata tertuju pada Mell yang berjalan banyak jepretan kamera yang terdengar, semua orang terpanah melihat Mellani, kecantikan nya, tatapan mata nya senyuman nya semua tak luput jadi bahan perbincangan, cantik sekali.


Mell berdiri di samping Rio kemudian memeluk nya erat.


"Dan kabar gembira yang terakhir adalah saya akan menikah kan putri saya dengan seorang dokter muda bernama, nama nya dokter Justin" ucap Rio tersenyum sedangkan Mellani sangat terkejut namun langsung menguasai ekspresi wajah nya lalu tersenyum.


Justin yang juga sama terkejut nya menatap lekat ayah nya yang hanya diam, kemudian Bima menjelaskan semua nya kepada Justin, Justin yang mengerti keadaan Mell menyetujui nya lagipula dia memang mencintai Mellani bukan.


Lain dengan Justin, Mellani justru diam saja di dalam mobil bersama kedua orang tua nya sampai tiba di rumah Ais dan Rio langsung menyusul Mell ke kamar nya.


"Sayang Mommy cuma mau yang terbaik buat kamu nak" ucap Ais


"Apa dengan cara menikahkan aku dengan paksa Mom" tanya Mell lagi.


"Daddy yakin kamu akan bahagia bersama Justin sayang" jawab Rio.


"Aku cuma mau sendiri Mom Dad, aku cuma mau fokus bangun perusahaan kita" ucap Mell.


"Perusahaan kita sudah sangat besar sayang, bahkan kalau kamu tetap ingin bekerja kamu bisa lakuin" ucap Rio.


"Aku gak bisa Dad, aku gak mencintai bang Justin Mom" ucap Mell menangis.


Ais memeluk Mell "Kamu ingat kata - kata yang dulu sering Mommy katakan kan sayang" tanya Ais masih dengan memeluk Mell.


Mell melerai pelukan nya "Ok, aku setuju tapi aku gak bisa jamin pernikahan ini akan berjalan lama" ucap Mell, awal nya Rio dan Ais terkejut namun mereka membicarakan ini bersama Bima dan Justin dan syukurlah mereka tidak keberatan.

__ADS_1


Di tempat lain.


*Group SMK


"Mellani masuk tv woy"


"Waah jadi nama belakang Mellani itu Pramudita?"


"Cantik banget di tv"


"Banyak senyum juga gak kaya di sekolah dulu"


"Udah mau nikah juga dia, kira kira gue di undang gak yah*"


Begitulah seterusnya pembahasan di group sekolah Mell.


**


Di kamar Mell hanya duduk diam sambil memeluk lutut nya dia mengingat kembali saat dia bersama dengan Reyn pria yang sangat dia cintai juga dia benci, perasaan itu masih ada sampai detik ini.


Dreeeett dreeeett


"Halo" Mell.


"*Mbul lo mau nikah?kok gak kasih tau gue"


"Sama bang Justin yah nikah nya"


"Halo Mbul kok lo diem aja sih*" Dianna terus mencecar Mell dengan pertanyaan nya yah yang menelfon adalah Dianna sahabat Mell.


"Hiks hiks Dii" Mell mulai menangis.


"Eh kenapa kok lo nangis" tanya Dianna khawatir.


"Lo kan tau di hati gue cuma ada Reyn, gimana bisa gue nikah sama bang Justin mana Daddy kasih tau mendadak lagi hiks" ucap Mell.


"Udah kali Mell lo masih aja mikirin si brengs*k itu, ada bang Justin yang siap nikahin lo Mell yang jauh lebih baik dari pada Reyn lo harus bisa move on dan terima dia yah" ucap Dianna.

__ADS_1


Setelah banyak ngobrol akhirnya Mell mengakhiri telfon dan beristirahat.


Lanjoooot keun😁


__ADS_2