
"Hmm kamu tunggu sebentar abang buatin dulu mie nya" ucap Justin setelah masuk apartemen, Mell tidak menjawab dan langsung duduk di sofa empuk itu.
Justin masih berkutat dengan peralatan dapur nya, sedangkan Mell gadis itu tadi nya sangat antusias menonton film kesukaan nya sampai tidak sadar dan mungkin karena kelelahan juga ia tertidur di sofa.
"Makanan nya udah siap ayo mak_" ucapan nya tercekat ketika Melihat gadis yang ia sayang itu telah tertidur dengan pulas nya, Justin terus memandangi wajah Mell dan ingat bahwa Mell belum makan dan ia tidak ingin Mell tidur dalam keadaan perut kosong akhirnya Justin memutuskan untuk membangunkan nya.
"Mell bangun makan dulu yuk, nanti lanjut lagi tidur nya..Mell Mell" ucap Justin terus berusaha membangunkan, karena tak kunjung bangun hanya dengan di panggil akhirnya Justin mendekat dan menyentuh bahu Mell dan membuat nya sangat terkejut.
Mell kaget karena merasa seseorang tiba - tiba telah menyentuh nya, dengan refleks ia bangkit dan memutar tangan kekar itu hingga ke belakang dan mengeluarkan bunyi yang memilukan.
"Aaaawwww sakit sakit sakit Mell ini abang hei" teriak Justin, Mell yang tersadar langsung Melepaskan tangan nya.
"Astaga abang maaf bang maaf" ucap nya.
"Aku gak sengaja lagian abang bangunin aku kaya gitu, kan aku jadi kaget" celetuknya kemudian memanyunkan bibir nya.
"Yaa terus abang harus gimana bangunin nya" tanya Justin yang mulai gemas dengan gadis itu.
__ADS_1
"Mamah biasa nya bangunin aku tuh pelan - pelan sambil sambil elus - elus kepala aku terus cium aku, terus abis itu baru aku bangun dan gak kaget" jawab Mell.
"Oh gitu yaudah lain kali abang gak gitu lagi deh" balas Justin kembali.
"Yaudah makan yuk udah abang siapin tuh" lanjut nya.
"Aaah abang aku ngantuk banget" ucap Mell yang ingin kembali tidur.
"Eeeh tapi abang gak mau kamu tidur dengan keadaan perut kosong gini, lagian abang bikinin mie ayam loh yakin nih gak mau" goda Justin, seketika Mell bangkit dari posisi tidur nya dan berlari menuju meja makan dan langsung melahap habis makan favorit nya itu.
"Pelan - pelan sayang nanti kamu keselek loh" pinta Justin lembut sambil mengelus rambut gadis itu.
"Iya sama - sama, yaudah habisin tapi pelan - pelan" jawab Justin.
Setelah selesai Mell langsung kembali ke sofa dan tak lama tertidur kembali mungkin karena lelah sedangkan Justin ia langsung membereskan dapur dan bekas makan nya tadi dan saat telah selesai ia menghampiri Mell namun sayang gadis itu telah kembali terbuai dalam mimpi nya, merasa kasihan akhirnya ia biarkan gadis itu terlelap beberapa saat dan sampai kemudian ia merasa seperti nya gadis itu merasa tidak nyaman karena beberapa kali menggeliat.
Selama Mell tidur yang di lakukan Justin hanya menonton saluran berita, ia lihat kalau tidak jauh dari apartemen nya ada pohon besar yang tumbang karena saat itu sedang ada hujan yang sangat lebat dan jam dinding pun sudah menunjukkan pukul 22 : 00 malam, "Apa aku minta izin ajh yah ke Daddy kalau malam ini Mell tidur di sini, soalnya kan di luar bahaya dan udah malem juga kasian Mell dia pasti capek" pikir Justin, ia pun segera mengambil telfon dan menghubungi Rio.
__ADS_1
"Hallo assalamualaikum Dad" salam Justin
"Waalaikumsalam Justin ada apa?apa Mell telah menyusahkan mu?apa di sudah pulang"maaf telah membuat mu kesulitan" ucap Rio yang sedikit tidak enak.
"Enggak Dad sama sekali enggak repot kok, aku kan udah kaya anak Daddy kenapa msih ajh ngomong gitu sih" ucap Justin. "Sebenar nya tadi aku liat berita di tv kalo di dekat apartemen ada pohon yang tumbang dan itu bikin akses jalan jadi gak bisa di lewati Dad, hmm apa boleh kalau malam ini Mell menginap di sini" ucap Justin ragu takut Rio akan marah karena ia sudah lancang dan benar saja karena panggilan itu langsung terputus dan Justin tidak bisa mengubungi nya lagi.
"Justin Daddy izinkan Mell menginap di apartemen mu, tolong jaga dia Daddy percayakan keamanan dan kenyamanan putri Daddy sama kamu malam ini" pesan Rio yang masuk ke ponsel Justin dan membuat nya tenang karena ternyata Rio tidak marah.
"Mell memiliki trauma setelah kejadian itu, dia jadi sering bermimpi buruk dan histeris di malam hari apalagi di tempat baru jadi tolong kamu tenangkan dia" pesan kedua yang Justin dapat.
Setelag membaca pesan itu Justin langsung membawa Mell masuk kedalam kamar nya dan menyelimuti nya, lama Justin memandangi wajah Mell yang terlihat begitu tenang saat tidur.
"Jangan tinggalin aku hikss..tolong hikss..tolong..jangan pergi..tolong" gerutu Mell dalam tidur nya dan mulai histeris.
"Loh Mell kenapa hei bangun lah" ucap Justin khawatir.
Mell tidak juga bangun ia malah semakin terisak dan histeris sambil memeluk tangan kekar Justin.
__ADS_1
Justin lalu memeluk Mell yang sedang menangis dan terus menenangkan nya, Mell mulai tenang saat Justin mulai membawa nya dalam peluk hangat itu hingga tak terasa ia pun ikut terlelap.