The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 75


__ADS_3

Mell sampai di kantor dan sedang duduk di kursi kebesaran nya dengan beberapa tumpuk berkas yang mengantri untuk dia periksa.


Drrrttt drrrttt


Mengangkat telfon tanpa melihat nama yang tertera "Hmm" kata Mell.


"Halo sayang, kamu di mana?masih di kantor yah?kakak udah sampe dari tadi ini cepet kesini sayang, kakak udah kangen banget sama kam_" terpotong


"Brisik" ucap Mell langsung memutus sambungan nya.


Tok tok tok


"Masuk"


"Nona mereka sudah sampai" ucap Siska yang tadi mengetuk pintu.


"Hmm" balas Mell tanpa menoleh karna sibuk dengan berkas - berkas nya.


"Dan ini ada kiriman dari tuan Raka dan Yuki" ucap Siska yang memberikan sebuah buket bunga dan coklat yang cukup besar kepada Mell.


Mell yang mendengar nama Yuki di sebut langsung mendongak dan melihat buket itu dan terbit lah sebuah senyum simpul yang menawan.


"Kenapa dia mengirimkan ini" gumam Mell namum masih bisa di dengar oleh Siska.


"Ada pesan di dalam sana Nona" ucap Siska menunjuka sepucuk surat di dalam buket itu dan Mell langsung membaca nya.


"*Selamat siang Nona Mellani, saya dan Yuki mengirimkan buket ini sebagai tanda permintaan maaf karena kami harus kembali ke negara J, saya berharap besar agar Nona bisa menerima hadiah kami ini, saya juga sangat senang bisa mengenal Nona dan bisa bekerja sama dengan pebisnis handal seperti Nona walaupun Nona masih sangat muda.


Salam sayang Yuki dan Raka❤*


Begitulah isi pesan yang Mell terima dari Yuki dan Raka, Mell membaca sambil sedikit tersenyum mengingat wajah imut Yuki.


Menghela nafas "sayang sekali aku tidak bisa bertemu dulu dengan nya" guman Mell.


"Mbak tolong handel semua pekerjaan kantor hari ini yah, aku mau keluar sebentar dan kirim beberapa berkas ini ke rumah aku akan mengerjakan nya nanti malam" pinta Mell pada Siska. (mode baik check😉😅)


"Ok sayang, kamu hati hati di jalan yah" jawab Siska tersenyum manis.


Mell mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang menuju markas untuk menemui dua kakak angkat nya.

__ADS_1


Saat sampai semua anak buah Mell sudah menunggu di pintu utama mansion untuk menyambut nya seperti biasa.


"Selamat datang Nona" sapa mereka dan Mell tidak memperdulikan nya malah terus berjalan, menuju ruang pribadi nya.


Brukk (suara pintu yang hancur karena di tendang)


"Kutil badak lo eh kutil badak" kaget Bastian yang sedang tidur di sofa dan langsung bangun.


"Astaga dek, bisa gak sih kalo masuk tuh ucap salam atau ketok pintu gitu jangan malah tendang tendang pintu kasian kan dia" ucap Kevin, namun Mell tidak memperdulikan nya dan malah langsung duduk di kursi kebesaran nya.


"Bagaimana" tanya Mell pada Kevin yang sudah duduk di depan nya.


"Udah beres kok, kakak juga udah rebut balik sendata senjata kita yang sempat mereka curi, leader mereka juga udah kakak habisin" jawab Kevin, dan Mell hanya mengangguk sambil terus memutar mutar bola kecil di tangan kiri nya.


"Dan lo" ucap Mell menunjuk Bastian dengan dagu nya dan yang di tunjuk masih memejamkan mata dengan kepala yang di sandarkan di sofa, Mell yang geram karena merasa di abaikan melempar kuat bola yang dia pegang dan berhasil mengenai kepala Bastian membuat nya langsung bangun dan memegangi kepala nya.


"Awwwh sadis banget sih dek" pekik Bastian dan mendapat tatapan membunuh dari Mell "Maaf" ucap Bastian takut.


"Markas di sana juga aman, kakak udah tau siapa yang coba main main sama kita tapi sayang leader mereka belum terlacak keberadaan nya" jelas Bastian.


"Tetap waspada" tegas Mell dan mereka mengangguk.


"Dek" panggil Kevil pelan sebenar nya dia takut karena melihat wajah Mell yang seperti nya sedikit kesal.


"Ayo" ajak Mell sambil berdiri dan berjalan meninggalkan Kevin dan Bastian duluan.


Mell mengajak mereka ke ruang rahasia yang ada di balik sebuah lemari besar berisi buku.


Mell membuka nya dengan sidik jari dan sensor pupil mata nya dan lemari itupun terbuka lebar, itu adalah kamar pribadi Mell dan tidak ada orang yang berani masuk tanpa ijin dari nya.


Mereka masuk dan pintu pun kembali tertutup, Mell mulai duduk di sofa nya yang besar dan di susul oleh Kevin dan Bastian.


"Kakak mau tanya apa" tanya Mell santai (Ini lagi mode bersabahabat guys😁)membuat Kevin dan Bastian tersenyum karena berarti mereka bisa bertanya sesuka hati mereka pada Mell.


"Kakak dapet kabar kalau kamu mau menikah, apa itu bener?" tanya Kevin penasaran.


"Iya dek kamu udah mau nikah aja kakak aja belum" tambah Bastian.


Menghela nafas "Aku di jodohin sama Daddy dan Mommy" ucap Mell lemas.

__ADS_1


"Apa di jodohin" teriak Bastian membuat Mell dan Kevin menutup telinga nya.


"Brisik" bentak Mell.


"Eh maaf maaf kakak cuma kaget aja, kok bisa sih?" tanya Bastian.


"Mommy juga udah sadar yah dek?" tanya Kevin.


"Iya kak, Mommy udah sadar dan mereka juga mau menjodohkan aku" ucap Mell.


"Kamu di jodohin sama siapa?apa kakak kenal sama orang nya?apa kamu bahagia sama dia?dan kenapa Daddy sama Mommy jodohin kamu?" cecar Kevin.


"Kak, aku di jodohin sama bang Justin anak Ayah, assiatent nya Daddy dan aku udah terima perjodohan ini" jelas Mell.


"Abang nya Han dong?" tanya Bastian dan Mell hanya mengangguk.


"Kalau kamu terima terus kenapa muka nya sedih gitu, kamu terpaksa yah?atau kamu mau kakak habisin dia?" tanya Bastian.


"Gak perlu aku gak mau buat Daddy sama Mommy kecewa" ucap Mell menunduk, Kevin mendekat dan memeluk Mell.


"Maaf karena kakak gak bisa cegah kamu dan_" kevin.


"Nggak papa kak, aku baik baik aja kok kalian tolong restui pernikahan aku" potong Mell, dan Bastian juga ikut memeluk Mell.


"Kakak pasti restuin kamu sayang, asal itu bisa membuat kamu bahagia" ucap Kevin.


"Tapi kalau Justin berani macem macem sama kamu jangan salahkan kakak kalau dia gak selamat" balas Bastian menyeringai dan mendapat pukulan keras di lengan nya setelah Mell melepas peluka mereka.


"Awww" pekik nya.


"Dasar sikopat" umpat Mell menatap Bastian dan dia hanya tersenyum malu.


"Kamu kayak gak tau Bastian aja dek, diakan emang sikopat kamu tau sebelum kesini di sempat menggambar sebuah pemandagan di tubuh seseorang bahkan saat orang itu masih hidup" ucap Kevin dan Mell hanya tersenyum.


"Cih itu salah nya sendiri ingin mencopet dompet ku" sinis Bastian.


"Kendalikan kebiasaan mu itu kak, aku bisa takut dekat dengan mu nanti" canda Mell.


"Cih takut?apa kamu punya rasa takut?kamu bahkan lebih mengerikan dari pada kakak, lagian kan jiwa sikopat kakak keluar cuma kalo ada musuh di depan kakak doang" balas Bastain nyengir kuda.

__ADS_1


"Yaudah lah, oh iya kak pertunangan aku besok malam kalian jangan lupa dateng yah sekalian ketemu Daddy sama Mommy mereka pasti kangen sama kalian" ucap Mell.


"Siap tuan putriiiiiii" ucap kevin dan Bastian bersamaan dengan tangan di letakkan di ujung pelipis tanda hormat dan mereka tertawa bersama.


__ADS_2