The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 36


__ADS_3

Rio dan Bima yang tak lain adalah ayah kandung dari Justin terhenti di depan ruang rawat inap Aisyara dan melihat kedekatan antara Mell dan Justin pun merasa senang, Rio lega bisa melihat kembali tawa lepas itu dari bibir putri semata wayang nya karena hanya bersama Justin lah Rio bisa melihat nya seperti ini sedangkan saat Mell bersama dengan orang tua angkat nya Rio hanya mendapat foto dan vidio Mell saja dan itupun Mell hanya tersenyum bukan tertawa selepas saat bersama Justin.


Ada rasa tenang dalam diri nya karena Justin ada untuk Mell saat ini tapi ia juga khawatir jika nanti Justin menikah maka pasti semua nya akan berbeda, sungguh Rio benar - benar berharap Mell bisa terus bahagia seperti sekarang ini.


Sedangkan yang ada dalam pikiran Bima adalah kebingungan dan rasa khawatir pasal nya ia tau betul bahwa kedua putra nya menyukai gadis yang sama yaitu Mellani Putri Pramudita yang tak lain adalah putri dari big bos nya sendiri, walaupun mereka sangat dekat bahkan Rio tak hanya menganggap Bima sebagai assisten tapi tetap saja Bima merasa tidak enak.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Bima punya dua putra? yaah benar Bima memang memiliki dua orang putra yang sangat tampan dan karismatik, bahkan kedua nya pun memiliki sifat yang bisa di katakan hampir mirip bahkan mereka sampai menyukai gadis yang sama.


Justin Abraham memiliki karakter yang bisa di bilang cukup dingin pada wanita ia tidak pernah berpacaran selama hidup nya bahkan saat ia melanjutkan studi nya di luar negri sekalipun, satu - satu nya teman wanita nya saat di luar negri adalah Alice itu pun hanya ia anggap sebagai sahabat tidak lebih berbeda dengan Alice karena sebenarnya ia memiliki perasaan lebih dari itu pada Justin, ia lebih senang menyendiri dan mempelajari kasus - kasus medis yang rumit tapi menarik menurut nya dari pada harus berbaur bersama teman nya yang lain apalagi saat mereka mengajak nya ke klub - klub terkenal di luar negri, ia juga terkenal sebagai seorang dokter bedah yang masih sangat muda tampan dan sangat karismatik tak seorang pun di Rumah Sakit itu yang tak mengenal Justin terlepas dari fisik ternyata kemampuan nya pun tak bisa di anggap remeh bahkan ia mampu bersaing dengan dokter - dokter senior di Rumah sakit itu yaah senior - senior nya bahkan banyak belajar dari Justin mereka juga sangat menghormati profesionalitas nya sebagai seorang dokter, terkenal cukup dingin dan pendiam tapi Justin tentu saja memiliki sisi lain yang hanya akan muncul ketika bersama dengan orang - orang terdekat nya.


Tak beda jauh dengan sang abang Justin, putra kedua Bima yang bernama Kim Hansol Abraham yaah namanya memang terdapat unsur nama korea di dalam nya karena bundanya berasa dari negara tersebut, ia memiliki wajah yang tak kalah tampan dari abang nya ia bahkan memiliki senyum yang sangat menawan dan sangat mampu untuk menaklukkan gadis manapun yang ia mau namun jarang sekali ia memperlihatkan nya lagi - lagi karena sifat dingin dan cuek nya itu, mungkin perbedaan nya hanya pada kebiasaan dan hobi mereka, Justin lebih suka diam untuk berfikir dan mempelajari banyak hal baru dan tidak banyak bergaul namun sesekali menyalurkan hobi beladiri nya tempat - tempat yang sepi agar tak banyak yang tau sedangkan Han ia lebih suka melakukan banyak hal yang lebih aktif di luar seperti bermain basket renang atau bahkan hobi tinju nya.


Kedua kakak beradik itu sudah tau perasaan masing - masing terhadap Mell, dan mereka pun telah sepakat bahwa siapapun yang nanti nya di pilih oleh Mell mereka harus menerima nya dengan lapang dada dan bersedia untuk merelakan Mell bahagia dengan pilihan nya.


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Rio dam Bima masuk kedalam ruangan.


"Hai anak manis boleh Ayah duduk di samping kamu" ucap Bima yang langsung duduk ketika Mell terkekeh dengan ucapan nya, yaaah Mell memang sejak dulu memanggil kedua orang tua Justin dan Han dengan sebutan Ayah dan Bunda karena memang mereka sudah seperti keluarga, tentu saja bukan nya Rio sudah sejak dulu sekali bersama dengan Bima bahkan Bima banyak membantu nya untuk mendapatkan hati Aisyara.


"Bagaimana kabar kamu princess, sudah cukup lama sejak terakhir Ayah bisa peluk kamu seperti ini" ucap Bima saat memeluk Mell sosok yang ia rindukan yang sudah seperti putri nya sendiri itu.


"Hehe aku baik Ayah, ayah sendiri gimana?"tanya nya.

__ADS_1


"Aku juga kangen banget sama Ayah sama bunda juga" lanjut nya seraya melepas pelukan itu.


"Tentu saja ayah sehat, ayah belum mau mati sebelum bisa melihat mu bahagia" canda Bima.


"Aku bahagia ayah" jawab Mell.


"Apa itu artinya aku harus mati sekarang" canda nya lagi namun seperti nya hal itu di anggap serius oleh Mell.


"Nggak, ayah jangan ngomong gitu" ucap Mell tertunduk.


"Mendengar kata - kata itu membuat darah ku terasa mendidih" geram Mell yang mengingat kembali kejadian bertahun - tahun lalu itu.


"Baik lah baik sayang jangan marah yah nanti wajah cantik nya hilang loh" canda nya namun kali ini bisa membuat Mell sedikit tersenyum.


"Hmm aku gak laper Dad" jawab Mell menolak.


"Kamu jangan gitu dong sayang, kamu sendiri yang suruh Ayah sama Daddy jaga kesehatan jangan sampai telat makan jangan terlalu lelah tapi kamu sendiri malah seperti ini" ucap Bima.


"Tapi beneran gak laper Ayaaaaah" balas Mell.


"Ayah sama Daddy tenang ajh aku akan ajak Mell makan malam sekarang" ucap Justin menengahi pertikaian kecil antara Mell Daddy dan Ayah nya itu, yaah Justin dan Han memang sesekali memanggil Rio dengan sebutan itu dan Rio pun tak keberatan bahkan sangat senang.


"Tapi ak_" ucap Mell tersenggal.


"Mie ayam" ucap Justin menyela tolakan Mell.

__ADS_1


"Mie ayam" ucap Mell antusias.


"Kalo gitu kita jalan sekarang yuk soalnya aku udah laper banget hehe" lanjut nya cengengesan, yaah walaupun Mell tidak berselera makan tapi kalau sudah soal Mie ayam dia pasti akan langsung merasa lapar.


"Tunggu sayang" ucap Rio menghentikan Mell dan Rio yang hendak pergi.


"Om tenang ajh, aku buat sendiri mie ayam nya jadi pasti aman" ucap Justin yang tau kekhawatiran laki - laki di hadapan nya itu.


Perjalanan menuju apartemen milik Justin, yah Justin memang tinggal di apartemen nya akhir - akhir ini agar memudahkan ia untuk cepat ke rumah sakit.


"Abang mana penjual mie ayam nya cepetan dong aku udah laper nih" protes Mell.


"Kan tadi abang bilang abang yang bikin sendiri bukan beli sayang" ucap Justin.


"Hah abang beneran, aku kira cuma buat nenangin Daddy sama Ayah doang" ucap Mell.


"Abang udah belajar masak makanan kesukaan kamu, jadi kalau kamu mau abang bisa bikinin tiap kamu mau sayang" Justin.


"Hmm sweet banget sih abang nya aku ini" ucap Mell yang hendak memeluk Justin yang sedang menyetir tapi karena menghindari lubang Justin banting stir dan membuat nya Mencium sekilas bibir ranum Mell tanpa sengaja.


Karena gugup mereka jadi diam saja sepanjang perjalanan. saat sampai di depan apartemen


"Hmm kamu tunggu sebentar abang buatin dulu mie nya" ucap Justin setelah masuk apartemen, Mell tidak menjawab dan langsung duduk di sofa empuk itu.


Episode ini panjang banget yaaah, happy reading semua💜💜💜💜💜💜💜

__ADS_1


__ADS_2