The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 80


__ADS_3

"Mell abang mau ngomong" ucap Justin setelah hening beberapa saat tadi.


"Hmm" jawab nya memalingkan wajah, Justin menarik dagu Mell membuat nya bersitatap.


"Daddy mau pernikahan kita di percepat, bulan depan" ucap Justin, Mell terkejut namun tetap diam.


"Gimana?" tanya Justin.


"Apa nya yang gimana?emang kalo aku bilang enggak akan ada yang berubah?" ketus Mell.


Justin menghela nafas kesabaran nya memang luar biasa menghadapi calon istrinya ini "Yaudah abang pulang yah, kamu jangan capek capek kerja nya" ucap Justin kemudian beranjak dan pergi, saat hendak keluar dari pintu dia sempat melihat kebelakang ke arah Mell namun sayang gadis itu tetap diam pada posisi nya tadi jadi Justin memutuskan untuk benar benar pergi dari sana.


Di luar dia kembali bertemu Siska "Dokter Justin sudah selesai?" tanya nya.


"Ah Siska iya saya sudah selesai, terimakasih" jawab nya.


Siska tersenyum hangat "Seharus nya saya yang berterimakasih, terimakasih sudah datang dan membuat Nona makan siang tepat waktu karena biasa nya Nona sulit sekali kalau di suruh makan apalagi kalau sedang bekerja seperti itu" ucap Siska menunjuk ruangan Mell yang sedikit terbuka.


"Dan sayang nya tidak ada yang berani memarahi atau memaksa nya untuk berhenti bekerja sebentar dan makan, dokter hebat sekali bisa membuat nya makan siang tepat waktu" tambah nya.


"Apa Mell biasanya selalu makan lewat di jam makan siang?" tanya Justin.


"Iya Nona sering sekali makan lewat di jam makan siang, bahkan mungkin hanya sesekali yang tepat waktu" jawab Siska.


"Dan saya tidak berani memarahi nya walaupun kami dekat tetap saja Nona adalah atasan saya di kantor" tambah nya sedikit tertawa.


"Baiklah, terimamasih sudah memberitau saya Siska saya akan lebih sering datang kalau begitu" jawab Justin dan Siska hanya tersenyum.

__ADS_1


Matahari sudah terlihat di sebelah barat menandakan hari yang semakin sore sebentar lagi bulan akan muncul menggantikan peranan sang mentari, beberapa orang sudah pulang ke rumah masing masing untuk mengistirahat kan tubuh nya, mengumpulkan sisa sisa tenaga untuk di gunakan besok, untuk membayar kembali apa yang sudah mereka terima.


Pekerja Pram Group mendapatkan bayaran dua sampai tiga kali lipat dari standar bayaran yang perusahaan lain berikan.


Yang bekerja di Pram Group memang akan mendapat bayaran yang sangat besar tapi tentu saja pekerjaan mereka juga tidak mudah, tidak boleh ada celah kesalahan sedikit pun jika itu terjadi maka bersiap lah mendapat hukuman dan di pecat dari perusahaan, ketika seorang pekerja berbuat kesalahan maka akan di pecat dan di masukkan ke dalam daftar hitam Pram Group dan di pastikan akan sangat sulit untuk mencari pekerjaan di tempat lain sekalipun.


Mell juga sudah hendak pulang dan sudah keluar dari dalam lift khusus presdir bersama dengan Siska.


"Nona" panggil nya saat sudah masuk ke dalam mobil.


"Hmm" balas Mell yang tengah menyandarkan kepala nya di kursi belakang.


"King racing menantang anda malam ini" ucap Siska.


Mendesah "Mau apa lagi orang itu?apa dia belum puas setelah gue kelahin dia" ucap Mell.


"Menurut info yang saya dapat dia baru membeli sebuah mobil keluaran terbaru, dan ingin mempertaruhkan mobil itu" ucap Siska tapi Mell hanya diam saja.


"Tunggu gue di sana" jawab Mell.


Mell sampai di rumah dengan selamat seperti biasa nya, di menyempatkan untuk menyapa Mommy Daddy dan sahabat nya kemudian berlalu ke kamarnya untuk beristirahat.


***


Di arena balap sudah banyak orang yang berkumpul untuk menonton atraksi balap liar malam ini.


Laki laki yang di juluki sebagai king racing itu sudah berdiri dengan di rubungi wanita wanita cantik dan seksi di sana.

__ADS_1


Laki laki dengan perawakan tinggi putih badan kekar dan seperti nya juga tampan, karena dia selalu memakai topeng setiap kali ikut balapan jadi tidak ada yang pernah melihat jelas wajah nya begitupun dengan Mell yang juga memakai topeng untuk menutupi identitas nya.


Mell sampai di arena balap dan langsung di sambut oleh Han dan Siska yang juga memakai topeng.


"Hai Mell" sapa Han.


"Berapa kali gue bilang jangan pernah sebut nama gue" ucap Mell mencengkram kerah baju Han.


"Iya iya sorry" jawab nya takut melihat sorot mata Mell di balik topeng itu.


"Hai, oh jadi lo yang di sebut sebut sebagai Queen racing" ucap seseorang dari arah belakang membuat Mell melepaskan cengkraman nya.


"Ayok" ajak Mell yang ingin langsung memulai balapan nya.


"Sabar kali cantik" balas nya namun Mell sudah membuka pintu mobil kemudian masuk, seorang wanita cantik dan seksi berdiri di tengah tengah kedua mobil itu, memberi aba aba akan di mulai nya balapan itu.


Mobil lelaki yang di sebut king racing itu sudah melesat meninggalkan mobil Mell yang masih terparkir cantik di tempat start, ketika mobil lawan nya sudah tidak terlihat barulah dia melajukan mobil nya.


Mell melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi menyusul lawan nya, mereka bertemu di tengah jalan, saling mendahului terus terjadi kedua nya sama sama ingin menang namun bukan kah hanya salah satu saja yang bisa menang.


Akhir nya Mell sampai lebih dulu ke garis start dan seperti biasa dia selalu beratraksi setelah memenangkan balapan kemudian keluat mobil menemui Han dan Siska sambil menunggu lawan nya sampai.


"Nih minum dulu" ucap Ha memberi sebotol air pada Mell.


Mell menerima nya "Huh merepotkan sekali dasar lamban" kesal Mell karena lawan nya baru sampai padahal tadi dia pergi lebih dulu.


"Lain kali gue pasti akan kalahin lo" ucap nya tersenyum manis, namun Mell hanya diam sambil meneguk kembali minuman nya.

__ADS_1


"Belum pernah ada yang orang yang bisa ngalahin gue, jadi selamat lo orang pertama yang bisa ngalahin gue" ucap nya mengulurkan tangan sedangkan Mell masih diam dan menatap ke depan sampai laki laki itu menarik kembali tangan nya.


Tiba tiba Mell menarik tangan King racing itu membuatnya jatuh kedalam pelukan Mell, semua orang terkejut namun saat mendengar suara tembakan mereka langsung berhamburan menyelamatkan diri mereka masing masing.


__ADS_2