
Justin keluar dari ruang inap dengan menggendong Mell, semua orang melihat ke arah mereka ada merasa iri ada yang ikut senang ada juga yang kesal.
"*Sweet banget"
"Pasti berat deh kasian dokter ganteng gue"
"Lebay banget sih pake minta gendong segala"
"Mereka serasi yah*"
Huh begitulah bisik bisik nya, sampai di ruangan Justin mendudukkan Mell di sofa.
"Maaf yah, gara gara abang kamu jadi kayak gini" ucap Justin.
"Aku gak papa" ucap Mell, Justin duduk di samping Mell dan memeluk nya Mell berusaha melepas namun Justin memeluk dengan sedikit kuat.
"Maafin Abang yang gak bisa jagain kamu" ucap nya lirih.
Mell melepas pelukan nya paksa "Aku udah bilang aku gak papa" ucap Mell.
"Pulang aja yuk, Abang anterin" ucap Justin.
"Nanti aja, aku gak mau bikin Mommy sama Daddy khawatir" ucap Mell yaudah kamu istirahat di kamar yah.
Justin menggendong Mell sampai ke kamar dan menyelimuti nya juga saat hendak pergi tangan nya di tarik oleh Mell.
"Makasih" ucap nya.
Hingga sore Mell tidur lalu Justin membangunkan nya.
"Mell bangun yuk udah sore ini" ucap Justin.
__ADS_1
"Kita pulang yuk" tambah nya.
Mell menggeliat dan bangun, mereka lalu pulang bersama.
"Assalamualaikum Mom" ucap Justin yang melihat calon mertua nya sedang menyiram tanaman.
"Waalaikum salam" jawab nya menoleh.
"Astaga sayang kamu kenapa?" tanya Ais berlari karena khawatir melihat Mell yang di papah oleh Justin.
"Aku gak papa Mom, cuma tadi kelamaan pake heels aja" jawab Mell memandang Justin mengartikan untuk jangan beritahu Mommy apa yang terjadi.
"Ya ampun kok bisa sih sayang?" tanya nya.
"Udah gak papa kok Mom, tadi Abang udah obatin aku" ucap Mell tersenyum.
"Mom aku ijin anter Mell ke kamar boleh?" tanya Justin.
"Mommy ijinin" ucap Ais melihat Justin "Lagian kaki kamu kan masih sakit sayang, biar di antar Abang aja yah" tambah nya kepada Mell.
Mell menurut dan akhirnya Justin menuntun Mell ke dalam kamar.
"Kamu istirahat yah" ucal Justin setelah mendudukan Mell di tepi ranjang.
"Aku mau mandi dulu" jawab Mell.
"Yaudh mau Abang anter ke kamar mandi?"tanya Justin.
"Mending sekarang Abang pulang deh aku lagi pengen sendiri" ketus Mell bicara.
Menghela nafas "Yaudah Abang pulang yah, kamu mandi terus istirahat aja" ucap Justin.
__ADS_1
Justin keluar dari kamar Mell dan turun menemui Ais.
"Mom" panggil nya.
"Ah Justin, gimana?apa Mell udah baik baik aja?" tanya Ais masih khawatir.
"Mommy jangan khawatir, Mell baik baik aja kok" jawab Justin tersenyum.
Menghela nafas lega "Syukurlah" Ais.
"Justin makan malam di sini aja yah" pinta Ais.
"Ah gak usah Mom lagian aku mau balik dulu ke rumah sakit" tolak Justin.
"Oh iya Daddy mana Mom?" tambah nya bertanya.
"Daddy gantiin Mell ke kantor selama Mell jadi assisten kamu" ucap Ais.
"Oh, oh iya Mom Daddy kenapa suruh Mell jadi assisten aku?" tanya Justin.
"Sebener nya Mell itu lagi di hukum sama Daddy karena semalem pulang larut malem, Mommy juga gak tau di dari mana" ucal Ais berbisik, dia agak sedih karena merasa gagal menjaga putri nya.
"Mommy jangan khawatir yah setelah menikah aku akan jaga Mell dengan baik" ucap Justin menenangkan Ais.
"Makasih yah Justin kamu udah mau menerima Mell apa ada nya dan di tambah sekarang sikap kasar yang entah apa alasan nya itu" ucap Ais sendu.
"Mell begitu pasti punya alasan nya sendiri Mom di tambah dia marah karena aku terima perjodohan ini padahal dia berharap banget aku tolak permintaan Daddy, tapi mau bagaimana lagi Daddy dan Ayah minta aku buat janji dan karena aku juga sangat mencintai Mell sejak dulu jadi aku rasa ini kesempatan yang tuhan kasih buat aku dan aku gak boleh sia siain" batin Justin sambil melamun.
"Hei Justin kok ngelamun sih?" tanya Ais menggoyangkan lengan Justin.
"Eh iya Mom maaf" ucap Justin.
__ADS_1