The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 71


__ADS_3

Setelah menjalani hari yang cukup panjang, Mell pulang ke rumah dan langsung istirahat setelah mandi dan makan malam bersama.


Pagi hari nya seperti yang sudah di sepakati hari ini Mell melakukan rapat lagi dengan Raka tapi bukan di kantor Mell melainkan di restoran yang mewah di ruang VVIP.


Mell sudah menunggu di sana bersama dengan pengusaha - pengusaha lain nya, Raka adalah pebisnis muda dari negara J yang akan melakukan kerjasama dengan perusahan besar di negara Mell dan hari ini Raka akan memilih perusahaan yang akan dia ajak kerja sama.


"Anda tau tuan, proyek ini sangat besar kita akan untung banyak jika berhasil mendapatkan nya"


"Saya dengar pebisnis ini sangat tampan pandai dan masih lajang, saya berniat menjodohkan nya dengan putri saya jika saya dapat proyek ini" itulah bisik bisik tentang pebisnis dari negara J yang belum Mell tau seperti apa orang nya.


Tak lama Raka masuk dengan gagah nya ke dalam ruang privat bersama dengan assisten nya, Mell sempat terkejut saat melihat ternyata pengusaha yang orang bicarakan sejak tadi adalah Raka orang kemarin dia pukul habis habisan.


"Silahkan duduk" ucap Raka.


Mereka duduk dan membicarakan proyek yang akan di bangun, sesekali Raka melirik ke arah Mell yang sedang mempresentasikan proposal nya.


Rak bukan hanya fokus kepada yang presentasi Mell melainkan dengan cara Mell bicara cara nya menjelaskan semua sangat rinci detil dan berwibawa.


"Selain cantik dia juga sangat berbakat pandai bicara, cara penyampaian nya sangat berwibawa gadis ini punya jiwa kepemimpinan dalam diri nya" batin Raka.


Rapat selesai, Pram group yang mendapat kerjasama ini ada beberapa yang ikut senang ada pula yang merasa tersaingi.


"Waah Nona Pramudita, saya ucapkan selamat untuk anda..anda adalah satu - satu nya wanita di ruangan ini yang sangat cantik muda dan masih sangat segar, saya tidak heran jika anda yang mendapat kerjasama ini" ucap salah seorang pebisnis yang tadi ingin menjodohkan putri nya dengan Raka, dia terus menatap Me dengan tatapan jijik seolah Mell mendapat kerjasama ini dengan curang.


"Terima kasih tuan, saya akan buktikan bahwa perempuan tidak kalah dari laki laki" ucap Mell datar.


"Nona, apakah anda yakin mendapat kerja sama ini dengan jujur" tanya nya sinis menatap tubuh Mell.


"Apa anda berpikir kalau saya mendapatkan nya dengan cara yang licik" tanya Mell datar.


Tertawa "Itu bisa saja terjadi" jawab nya ketus.


Mell menghela nafas "Tolong jaga ucapan anda tuan" tegas Mell mulai kesal.


"Kenapa?apa anda tersinggung karena ucapan saya yang benar" ucap nya sinis.


"Anda tau siapa orang sedang anda ajak bicara ini tuan" tanya Siska membuka suara.


"Yah saya tau, paling dia suruhan dari tuan Rio Pramudita untuk mendapatkan kerjasama ini dengan cara menggoda tuan Raka" ucap nya ketus dan sinis.

__ADS_1


"Pantas saja anda kalah dari saya dalam mendapatkan kerjasama ini, ternyata pemikiran anda sangat dangkal" jawab Mell ketus, kemudian pergi.


"Siska cari tau tentang perusahaan itu dan hancurkan hari ini juga, saya tunggu laporan nya besok" perintah Mell, tentu saja hal yang mudah bagi Mell untuk menghancurkan perusahaan orang sombong itu, di lihat dari cara nya bicara dan bersikap menunjukkan ketidakbecusan nya memimpin perusahaan dan pasti banyak hal ilegal yang telah perusahaan nya lakukan.


"Tentu Nona" jawab Siska yakin kemudian langsung menelfon orang suruhan nya.


"Auntyyyyyyy" teriak seseorang membuat Mell menoleh.


"Hai sayang" sapa Mell langsung memeluk Yuki yah gadis itu Yuki, dia berlari saat melihat Mell dan langsung memeluknya.


"Aku kangen sama Aunty" ucap Yuki setelah melepas pelukan itu.


Tersenyum "Oh yah, Aunty juga kangen sama Yuki" balas Mell.


"Yuki kamu gak boleh langsung peluk - peluk kaya gitu sayang" ucap Raka yang menyusul Yuki.


"Tidak apa apa tuan, saya tidak keberatan" ucap Mell masih memandang wajah Yuki


"Maaf Nona, tadi saya tidak sengaja mendengar percakapan Nona dengan Tuan Rafi dari perusahaan Raff corp" ucap Raka.


"Ah maaf atas keributan itu tuan" ucap Mell canggung.


"Baik, semoga kerjasama ini menguntungkan kedua belah pihak" ucap Mell.


"Aunty udah makan siang belum?makan siang bareng aku yuk kebetulan aku sama Om Raka sama Om Vino juga mau makan" ajak Yuki.


"Ah sayang tapi_"


"Kalau Nona tidak keberatan mari makan siang bersama kami, anggap saja ini makam siang bisnis" potong Raka.


"Ayo Aunty" Yuki memelas.


"Ok" jawab Mell.


Mereka memesan resto indoor sedang kan Siska dan Vino di outdoor, Siska baru bergabung setelah selesai menelfon tadi.


"Aunty suapin aku dong" pinta Yuki.


"Yuki kalau mau di suapin sama Om aja sini, jangan merepotkan Nona Mellani" ucap Raka.

__ADS_1


"Panggil Mell saja tuan, bukan kah kita sedang di luar kantor dan biar saya yang menyuapi Yuki" jawab Mell.


"Baik lah terimakasih Mell dan yah panggil saya Raka saja" ucap Raka.


"Seperti nya usia mu lebih tua dari ku boleh aku panggil kak Raka saja" ucap Mell.


"Tentu" Menghela nafas melihat Mell menyuapi Yuki "Biasa nya Yuki susah banget kalau makan gak aku suapin, tapi sekarang malah minta kamu yang suapin" ucap Raka (udah mulai aku kamu aja nih🤭)


"Kayak nya posisi om udah tergantikan deh" ucap Raka memelas pada Yuki.


Yuki tertawa "Nggak Om, Om itu tetap yang terbaik" jawab Yuki.


"Aku mau liat ikan" ucap Yuki lalu berlari melihat akuarium besar di sana.


"Ayo di makan lagi" ucap Raka.


"Dulu Yuki itu anak yang sangat ceria tapi setelah orang tua nya kecelakaan dia jadi sering murung" ucap Raka, Mell yang sedang makan mengehentikan aktifitas nya.


"Tapi selama ini aku liat Yuki selalu ceria" ucap Mell.


"Aku juga heran, tapi setelah ketemu kamu dia jadi seperti Yuki yang dulu lagi" ucap Raka dan Mell hanya mengangguk.


"Aaaawwh" pekik Yuki yang jatuh, Mell dan Raka langsung berlari menghampiri nya.


"Sayang kamu gak papa" ucap Mell dan Raka bersamaan.


"Aku gak papa cuma tangan aku sakit sedikit kena meja" ucap Yuki meringis.


"Mana coba Aunty liat tangan nya" ucap Mell, Yuki menunjukkan nya mengusap nya pelan meniup nya dan


Cup


"Udah deh sembuh" ucap Mell tersenyum setelah mencium tangan Yuki yang memang tidak terluka parah.


Yuki tertawa "Aunty kaya mamah aku deh, dulu kalau tangan aku luka mamah juga cium tangan aku terus bilang udah deh sembuh" ucap Yuki menirukan cara mamah nya bicara.


"Ayo makan lagi" ajak Mell.


Mereka makan bersama dan setelah nya pulang ke rumah masing masing.

__ADS_1


__ADS_2