The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 136 SPECIAL DIANNA & HAN


__ADS_3

Seletah makan malam bersama kedua orang tua Mell dan Han, Dianna bergegas pamit ke kamar nya untuk menelfon orang tua nya.


"Halo, Assalamualaikun Mah" ucap Dianna.


"Waalaikum salam sayang, kamu gimana kabar nya?apa kamu baik baik aja nak?kenapa jarang telfon Mamah" tanya Mamah Dianna.


Dianna tekekeh kecil mendengar omelan Mamah nya itu terbesit sedikit rindu dalam benak nya terlintas sketsa wajah wanita yang sangat dia sayang.


"Mamah aku baik baik aja Mamah gak perlu khawatir, Mamah sendiri gimana?Papah juga sehatkan Mah?" tanya Dianna.


"Kami sehat nak, kamu kenapa selalu balikin transferan yang Mamah dan Papah kirim buat biaya kuliah dan kehidupan kamu di sana nak?" tanya Mamah Dianna, sudah lama sekali dia ingin menanyakan hal itu namun selalu di larang oleh sang suami karena Papah Dianna sangat mempercayai putru nya terlebih dia tau bahwa Mell juga ada bersama Dianna.


"Mamah aku di sini kan tinggal sama keluarga nya Mell, mereka baik banget mereka memperlakukan aku sama seperti Mell" ucap Dianna.


"Iya tapi Mamah gak enak kalau kamu terus terusan minta ke mereka nak" ucap Mamah Dianna.


"Itu kenapa aku bilang mereka sangat baik Mah, Mamah tau aku bukan hanya di kuliahkan tapi juga di beri pekerjaan Mah" ucap Dianna.


"Pekerjaan apa?apa kamu bahagia di sana?" tanya nya.


"Sangat Mah aku sangat bahagia, kerjaan ku gak berat gak ganggu waktu belajar ku juga kuliah ku selalu mereka utamakan, aku cuma bantu bantu di kantor kalau ada waktu senggang Mah jadi Mamah jangan khawatir aku kecapekan karena aku juga happy sama apa yang aku jalanin di sini" jawab Dianna dengan nada sangat senang.


"Syukurlah kalau kamu bahagia nak, Mamah akan selalu doakan kamu" ucap nya.


"Hmm Mah sebenernya ada yang mau aku sampein ke Mamah dan Papah" ucap Dianna sedikit gugup.


"Apa nak?" tanya nya.


"Apa Papah ada Mah?aku mau bicara sama kalian berdua"

__ADS_1


"Sebentar Mamah panggilkan"


"Halo nak putri Papah sayang gimana keadaan kamu di sana sayang?" tanya Papah Dianna.


"Aku baik Pah, Papah gimana?"


"Papah juga baik sayang, jangan khawatirkan Papah dan Mamah di sini"


"Iya Pah"


"Papah harap kamu bisa jaga diri di sana nak"


"Tentu pah"


"Oh iya sayang tadu kamu mau bicara apa?" tanya Mamah Dianna.


"Eh iya aku sampe lupa hehe" jawab nya sedikit tertawa.


"Siapa nak?" tanya Mamah Dianna.


"Dia adik ipar nya Mell Mah" jawab Dianna.


"Tapi kamu kan masih kuliah sayang"


"Iya Mah tapi aku_"


"Kalau memang dia serius dengan ucapan nya minta dia menemui Papah secepat nya" potong Papah Dianna dengan suara yang sangat tegas.


"Ba baik Pah" jawab Dianna sedikit gugup

__ADS_1


Tak lama sambungan pun terputus Dianna yang merasa sangat lelah langsung merebahkan tubuh nya untuk beristirahat.


Sedangkan Papah dan Mamah Dianna malah terlibat sedikit adu argument "Kita gak mungkin terima lamaran Pah" ucap Mamah Dianna.


"Kenapa?putri kita sudah dewasa bahkan sahabat nya juga sudah menikah"


"Pokok nya aku gak setuju Dianna itu masih terlalu muda Pah, dan Mell dia kan di jodohkan bukan pilihan nya untuk menikah secepat itu"


"Mah usia Dianna itu lebih tua dari pada Mellani gimana bisa Mamah bilang dia masih terlalu muda"


"Yah Dianna memang masih muda, dan Papah juga akan membicarakan hal ini sama calon suami nya jika memang mereka memaksa ingin menikah kita bisa apa?jodoh sudah ada di depan mata kenapa harus di tolak Mah?tidak baik" tambah Papah Dianna.


"Baiklah terserah Papah" pasrah Mamah Dianna.


"Papah harap kamu bahagia dengan keputusan mu sendiri putri kecil Papah" gumam nya seraya mengusap bingkai foto dia dan Dianna yang sedang merayakan ulang tahun Dianna tahun lalu.


Seminggu kemudian Han datang bersama kedua orang tua nya juga orang tua Mell beserta Justin untuk meminang Dianna, hari itu Dianna sangat berharap Mell ada bersama nya namun sayang karena urusan pekerjaan Mell tidak bisa hadir akhir nya hanya orang tua Mell lah yang mewakilkan dan syukurlah Dianna mau mengerti posisi Mell saat itu.


Setelah melakukan penyambutan dari kedua belah pihak Han memberi sebuah kejutan untuk Dianna.


"Dianna" panggil Han dan membuat gadis yang sedari tadi menunduk itu mendongak, terlihat ada sedikit kekecewaan dalam mata nya karena harapan nya tidak terpenuhi.


"Ehem boleh minta perhatian nya sebentar" ucap Han menggunakan pengeras suara.


"Sebelum nya saya minta maaf karena masih ada anggota keluarga yang tidak bisa hadir hari ini yaitu kakak ipar saya, beliau sedang melakukan pekerjaan yang tidak dapat di tunda dan untuk itu mungkin beliau hanya bisa menyaksikan via online" ucap Han lalu memberi kode pada seseorang dan muncul lah Mell yang sedang tersenyum bahagia, dan akhirnya Mell bisa melihat acara lamaran Dianna dari awal sampai akhir berkat ide Han.


Yah walaupun hanya via vidio call setidak nya Mell bisa melihat raut kebahagiaan di wajah sahabat nya Dianna.


"Selamat yah Dianna sebentar lagi lo akan jadi seorang Nyonya Kim Hansol Abraham dan adik ipar gue" ucap Mell gembira.

__ADS_1


"Thanks mbuuuull lo emang sahabat baik gue" balas Dianna haru.


Panggilan vidio berakhir selaras dengan selesai nya acara, pertunangan Han dan Dianna akan di adakan setelah Mell kembali beberapa bulan kedepan.


__ADS_2