
Pagi menjelang membawa harapan baru setiap insan yang ada di muka bumi, kali ini juga Justin bangun lebih dulu dari Mell.
Justin bangun dan memandangi wajah polos yang tersaji di hadapan nya, tangan nya berusaha menggapai wajah itu lalu mengelusnya seraya menepikan anak anak rambut yang menghalangi.
"Ya tuhan aku mohon jangan biarkan dia pergi dari hidup ku, aku sangat mencintai nya aku berjanji akan selalu mencintai nya menjaga nya dan tidak akan pernah aku tinggalkan" ucap lirih Justin berdoa.
Setelah puas memandangi Mell dia bangun dan membersihkan diri nya di kamar mandi lalu masuk ke dapur untuk membuat sarapan.
Para penghuni dapur sudah tak heran melihat majikannya memasak di sana walaupun pak Mun sempat meminta Justin untuk membiarkan mereka yang memasak namun Justin menolak dengan alasan ingin membuat yang special untuk istri tercinta nya haha memang kalau sudah bucin mah susah.
"Tidak apa pak Mun biarkan saya membuat nya sendiri" ucap Justin.
"Baiklah Tuan" jawab pak Mun pasrah.
"Nona sangat beruntung mendapatkan tuan sebagai suami nya" tambah pak Mun membuat Justin menghentikan aktifitas nya.
Justin tersenyum "Nggak pak, bukan dia tapi saya yang beruntung karena telah mendapatkan nya" ucap Justin.
"Saya berharap semoga kebahagiaan selalu menyertai kehidupan Tuan dan Nona" doa pak Mun.
"Amin, terimakasih pak" balas Justin, beberapa menit kemudian Justin telah siap dengan makanan nya dia langsung membawa hasil kerja keras nya itu ke dalam kamar dan melihat Mell yang masih setia dengan selimut nya.
Justin mendekat dan duduk di sebalah Mell "Sayang bangun yuk ini udah siang loh" ucap Justin "Sayaaang" tambah nya sambil mengguncang tubuh Mell dan membuat gadis itu menggeliat.
"Hmm lima menit lagi" gumam nya lirih tanpa membuka mata nya.
"Gak bisa nanti sarapan nya keburu dingin sayang" ucap Justin "Kalau kamu gak mau bangun gimana kalau kita lanjutin yang malem pertama kita?bagus tau lakuin pagi pagi" goda Justin dan seketika Mell bangun dan langsung lari ke kamar mandi.
Justin terkejut namun akhirnya malah di buat tertawa melihat tingkah istrinya itu.
Lima belas menit berlalu Mell keluar hanya dengan menggunakan mantel mandi nya "Kamu mau goda Abang yah?" tanya Justin dengan tatapan yang tak dapat di artikan.
"Nggak, tadi aku lupa bawa baju jadi keluar cuma pake ini aja" elak Mell.
"Tapi sekarang Abang jadi pengen" rengek Justin yang mulai memeluk Mell.
"Abang ih aku mau pake baju dulu" ucap Mell yang berusaha melepaskan pelukan Justin.
__ADS_1
"Bentar aja yuk"
"Enggak, kita kan mau ke rumah Mommy" ucap Mell.
"Iya tapi bentar aja yuk" ajak nya lagi, akhirnya Mell mengalah dan melakukan keinginan suami nya hingga Justim sendiri melupakan sarapan yang sudah dia buat tadi.
Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang Mell sudah kembali rapi dan cantik begitu pun dengan Justin yang sudah terlihat sangat tampan dan menawan di tambah dengan senyum yang tak pernah hilang dari wajah nya setelah mendapat asupan pagi yang istimewa dari istrinya.
"Sayang" panggil Justin.
"Hmm" balas Mell yang sedang merapikan tas kecil nya.
"Kamu yakin mau balik kerja lagi?" tanya Justin.
"Iya emang kenapa?" tanya Mell.
"Hmm gak papa" balas Justin, Mell menghentikan aktifitas nya dan berjalan menghampiri Justin yang sedang duduk di sofa.
"Kenapa?" tanya Mell lagi.
"Abang aku bukannya gak mau tapi aku rasa perempuan itu di ciptakan sebagai mahluk yang multi telented, yang bisa berbagai peran dia bisa jadi istri bisa jadi ibu bisa jadi menantu bisa jadi wanita karir bisa bekerja dan lain lain, aku bahagia dengan yang aku jalani dan aku juga mau bantu Daddy kalau bukan aku siapa lagi yang akan meneruskan perusahaan Daddy" ucap Mell panjang lebar sebenarnya dia merasa sedikit kesal dengan ucapan Justin.
Justin menghela nafas niat nya bukan untuk membuat Mell kesal tapi hanya karena tidak ingin Mell terlalu lelah nanti nya "Iya Abang ngerti sayang, Abang cuma gak mau kamu kecapean udah itu aja" ucap Justin penuh kelembutan dia sadar betul bahwa untuk menghadapi sifat keras kepala istrinya ini harus dengan kelembutan dan kesabaran bukan balik marah, membentak apalagi bersikap kasar.
"Aku harap Abang bisa ngerti keinginan aku dan jangan pernah bahas ini lagi" ucap Mell lalu pergi meninggalkan Justin namun dengan cepat Justin menarik tangan Mell dan membuat nya kehilangan keseimbangan sehingga jatuh di atas pangkuan Justin.
"Jangan marah, Abang cuma gak mau kamu kecapen nantinya dan kalau kamu emang mau jadi wanita karir it's ok itu bukan masalah buat Abang" ucap Justin lembut di belakang telingan Mell.
"Tapi kamu harus janji untuk jangan terlalu lelah, istirahat yang cukup dan ingat waktu makan" tambah nya yang kemudian menciumi lembut pipi Mell lalu memeluk nya hangat, sungguh hal apalagi yang bisa di harapkan seorang istri selain kesabaran suami dalam menghadapi sifat keras kepala mereka.
**
Kediaman Pramudita
"Assalamualaikum" ucap Justin dan Mell saat melihat Mommy dan Daddy nya sedang kejar kejaran seperti anak kecil.
"Waalaikumsalam" jawab mereka yang seketika mematung dan menghentikan langkah nya, Mell cukup terkejut dengan yang di lihat nya ternyata orang tua nya ini masih sangat romantis dan saling mencintai satu sama lain.
__ADS_1
"Eeh sayang" ucap Ais sambil merapikan tampilan nya yang sedikit berantakan sedangkan Rio hanya menggaruk tengkuk nya yang sama sekali tidak gatal.
"Kalian ngapain sih lari lari kaya gitu?" tanya Mell heran.
"Hmm gak papa sayang itu cuma_"
"Itu karena Mommy gak mau kasih Daddy jatah sayang" tungkas Rio yang membuat Ais dan Mell membelalakan matanya sedang Justin hanya tertawa kecil mendengar celotehan mertuanya itu.
"Daddy" pekik Ais.
"Apa sih Mam, gak papa kali kan putri cantik kita ini juga sudah menikah dan menjadi seorang istri jadi yaa gak papa kali iya gak sayang?" tanya Rio melirik Mell namun Mell hanya diam saja.
"Justin kalo kamu gak dapet jatah dari Mell kejar aja sampe dapet kaya tadi Daddy kejar Mommy, kalo udah dapet tinggal bawa ke kamar deh" tambah nya melirik Justin kemudian tertawa sangat renyah sedang Justin hanya bisa mengikuti tawa mertuanya itu.
"Hmm ada yang mau kita bicarain sama Mommy dan Daddy" ucap Mell mengalihkan topik.
"Oh iya sampe lupa, ayo duduk dulu sayang" ajak Ais.
"Dad aku siap balik lagi ke kantor" ucap Mell.
"Kamu yakin sayang?gak mau honey moon lebih lama lagi?" tanya Rio.
"Iya aku yakin Dad, lagian kita juga kan udah adain resepsi kedua sesuai permintaan mamah" jawab Mell.
"Aku juga udah lama gak ke kantor" tambah nya.
"Tapi Justin kasih ijin kan?Daddy gak mau kamu balik ke kantor tanpa ijin dari suami kamu, bagaimana pun sekarang Justin adalah imam kamu sayang, orang yang ucapan nya harus kamu dengar" jelas Rio.
"Hmm_"
"Aku ijinin kok Dad, asal Mell bisa atur waktu dan tau prioritas nya adalah di rumah aku gak masalah" potong Justin.
Rio mengangguk "Ok kalau kamu kasih ijin Mell balik ke kantor Daddy gak keberatan, lagian Daddy juga akan balik lagi ke kantor karena sekarang Mommy udah sembuh total jadi kamu cuma perlu bantu bantu Daddy di sana" jelas Rio kembali.
"Ok Dad" balas Mell dengan senyum manis nya yang mampu memikat hati siapapun yang melihat.
Autor : Iya tapi kalo udah marah keluar dah tuh iblis nya😣😟🤣🤣🤣
__ADS_1