
Setelah berbincang cukup panjang Justin mengajak Mell untuk makan siang bersama dengan nya di sebuah restoran.
"Silahkan tuan putri" ucap nya seraya menarik sebuah kursi untuk istri nya.
Mell tersenyum dan duduk dengan epik nya di sana "Terimakasih" ucap nya.
"Mau makan apa sayang?" tanya Justin.
"Aku samain aja deh sama Abang" jawab nya.
Setelah makan siang bersama mereka memutuskan untuk berjalan jalan sebentar di taman sambil menikmati suasana siang menjelang sore hari itu.
"Abang kenapa sih kok senyum senyum gitu dari tadi?" tanya Mell heran melihat Justin senyum tak henti henti sejak tadi.
Justin menoleh menatap Mell sekilas "Gak papa sayang, Abang cuma lagi bahagiaaaaaaaaaaa banget" jawab Justin masih dengan senyum yang sama.
"Oh karena peresmian itu yah?" tanya Mell asal menebak.
"Hmm mungkin salah satu nya tapi yang bikim Abang lebih bahagia adalah karena kamu ada di samping Abang sekarang besok dan selamanya" ucap Justin.
"Janji yah kamu akan selalu ada di samping Abang apapun yang terjadi" pinta Justin.
Mell menghentikan langkah nya dan menatap Justin "Aku gak bisa janji" balas Mell membuat Justin terkejut "Tapi aku akan berusaha untuk selalu ada di samping Abang hari ini besok dan selamanya" tambah Mell diiringi dengan senyuman.
Justin tak kuasa menahan pesona putri keluarga Pramudita itu hingga ia menghujani Mell dengan banyak ciuman di setiap inci wajah nya di depan banyak orang.
"Ciieeee"
"Iri banget deh gue"
"Mana cakep lagi"
"Mau dong di gituiiiiinn aaahh" Bisik bisik mereka.
"Abang malu ih" ucap Mell
***
Malam tiba kini Justin dan Mell sudah berada di atas ranjang nya sedang bersiap untuk menonton film sesuai dengan permintaan Mell.
__ADS_1
"Ini hadiah dari Kak Bastian dia tadi telfon kata nya suruh kita tonton malem ini" ucap Mell.
"Emang film apa sih sayang kok kaya nya maksa banget" ucap Justin.
"Gak tau" jawab Mell seadanya.
Ketika film di mulai sudah langsung terpampang jelas di layar besar itu "Astaga" ucap Mell berbalik memunggungi Justin sedangkan Justin malah tersenyum melihat nya bukan melihat adegan nya melainkan melihat respont yang Mell tunjukkan.
"Dasar kak Bastian sialan" gerutu Mell.
"Eh kok kamu malah liat sana sih kan film nya di depan sana" ucap Justin menggoda Mell, andai saja Justin melihat wajah Mell yang sudah semerah kepiting rebus itu dia pasti akan tertawa puas dan akan terus menggodanya.
"Abang matiin filmn nya cepet ih" ucap Mell mulai kesal.
"Lah kenapa kan filmn nya baru di mulai, sayang tau kalau gak di tonton siapa tau bisa jadi inspirasi" godanya lagi.
"Abang ih"
"Sini liat dulu" ucap Justin namun bukannya menurut Mell justru pergi meninggalkan Justin sendiri di kamar.
Mell turun ke bawah dan duduk di sebuah taman dengan segelas jus mangga di sebelah nya dia duduk dengan tenang sampai sebuah tangan tiba tiba merangkul nya dari arah belakang.
"Hemm maaf yah" ucap Justin sambil menelusupkan wajah nya di ceruk tengkuk Mell.
"Kamu marah yah sama Abang, iya iya Abang salah maaf yah sayang" tambah nya sambil menciumi Mell.
Mell berdecak "CK apasih?lepasih aku" ucap Mell meronta.
"Gak akan pokok nya maafin Abang dulu" ucap Justin.
"Minggi ih aku gak bisa nafas ini" kesal Mell masih meronta.
"Yaudah makannya maafin dulu" ucap Justin.
"Ck iyaiya" pasrah Mell.
"Yang ikhlas dong sayang" ucap Justin.
Mell menghela nafas jengah "Iya aku maafin" ucap nya pasrah.
__ADS_1
Justin tersenyum dan melepas pelukannya lalu beralih duduk di kursi panjang sebelah Mell "Kamu ngapaian dih di sini" tanya Justin.
"Cuma cari angin" jawab Mell padahal sudah tau karena tadi Mell merasa kesal.
Justin merebahkan kepala nya di atas pangkuan Mell, Mell terkejut namun membiarkan nya "Kepala Abang sakit Mell" keluh Justin.
"Bukan nya tadi gak papa?" tanya Mell yang mulai memijat sedikit kepala Justin.
"Sebenernya dari tadi sakit cuma gak di rasa aja" kelah Justin.
"Yaudah masuk yuk istirahat" ajak Mell.
"Sebentar lagi sayang" ucap Justin menolak.
"Nanti aku pijitin di dalem" ucap Mell.
"Ada plus plus nya gak? ucap Justin mulai menggoda Mell kembali.
"Iss Abang apaan sih" ucap Mell.
"Kamu kan belum kasih hadiah peresmian rumah sakit kita sayang" ucap Justin.
"Astaga yang kemarin aja masih berasa sekarang udah minta lagi" batin Mell.
"Ayo sayang" ajak Justin.
"Tapi_aah" Justin malah langsung menggendong Mell dan membawa nya masuk ke dalam kamar, beberapa maid melihat namun hanya bisa tersenyum mereka ikut bahagia melihat kemesraan majikan nya.
Justin merebahkan tubuh Mell dengan lembut di atas ranjang kingsize nya yang super empuk "Hmm A A Abang aku_" gugup Mell.
"Iya Abang ngerti, yaudah tidur yuk" ucap Justin.
"Abang gak marah kan?" tanya Mell memastikan.
"Marah kenapa?Abang ngerti kok pasti bekas kemarin masih sakit kan?kamu lupa Abang ini kan dokter jadi Abang tau kalau habis melakukan hubungan suami istri untuk yang pertama kali ya harus di jeda beberapa hari dulu biar gak terlalu sakit, lagian Abang gak mau liat kamu kesakitan Abang mau kamu juga menikmati kebersamaan kita sayang" jelas Justin panjang lebar.
"Makasih yah" ucap Mell memeluk Justin.
"Yaudah yuk istirahat selamat malam istri Abang yang cantik have a nice dream yah sayang" ucap nya lalu mencium kening Mell dan akhirnya mereka hanya tidur dengan saling berpelukan sepanjang malam.
__ADS_1