
Setelah beberapa lama Justin turun seperti biasa dengan setelan jas nya, terlihat gagah dan menawan di mata Mell bahkan dia yakin semua wanita yang melihat nya pun akan memikirkan hal yang sama.
"Waaah bau nya harum banget sih sayang" ucap Justin seraya menuruni satu persatu anak tangga.
Mell yang sedang merapikan meja makan sontak menoleh ke arah sumber suara lalu tersenyum saat melihat Justin "Ayo sarapan, tapi aku cuma buat nasi goreng hari ini" ucap Mell.
"Apapun menu nya kalau kamu yang buat pasti enak" ucap Justin seraya menyelipkan anak rambut Mell ke belakang telinga Mell lalu mengelus lembut bahu nya juga.
Istri mana yang tidak akan bahagia saat mendapat pujian dan perlakuan romantis dari suami nya "Udah gombal nya?" tanya Mell.
"Siapa yang gombal?semua yang Abang bilang ke kamu itu fakta sayang bukan cuma gombalan" tungkas Justin.
"Yaudah lah kalau ladenin Abang debat terus gak akan selesai sampai besok yang ada makanan nya keburu dingin nanti" ucap Mell sedikit ketus.
"Yaudah ayok makan Abang juga udah laper nih" ucap Justin dan akhirnya mereka makan sarapan yang telah Mell masak sendiri, selama menyantap hidangan itu Justin tak henti henti nya memuji Mell bahkan sesekali menghadiahkan sebuah ciuman pada istri nya itu padahal itu adalah salah satu modus nya saja agar bisa mencium Mell.
Setelah selesai sarapan Mell mengantar Justin sampai ke depan pintu "Abang hati hati di jalan jangan ngebut yah" ucap Mell.
"Iya sayang khawatir banget sih kaya nya" balas Justin yang merasa gemas dengan istrinya itu.
"Semangat kerja nya yah, good luck buat hari pertama Abang kerja di JMA Hospital" ucap Mell lalu mencium pipi Justin.
__ADS_1
"Makasih sayang, tapi harus nya bukan di situ tapi di sini" ucap Justin menunjuk pada bibir nya.
"Abang ini kan di luar gak enak kalau ada yang liat" ucap Mell melirik pada beberapa tukang kebun yang sedang memotong rumput.
"Hem yaudah deh" ucap Justin sedikit cemberut dan hendak pergi.
"Eh Abang" panggil Mell dan Justin menoleh.
"Aku belum cium tangan Abang" tambah Mell.
Setiap kali Mell mencium tangan Justin selalu terasa seperti ada aliran darah yang berbeda yang Justin rasakan bahkan jantung nya sering kali di buat senam begitupun sebalik nya pada Mell saat Justin mencium lembut kening nya.
"Abang pergi dulu yah" ucap Justin berusaha tersenyum setelah Mell mencium tangan Justin dan Justin mencium kening Mell.
Cup
Satu kecupan berhasil mendarat sempurna di bibir Justin dengan di saksikan beberapa maid dan tukang kebun yang sedang bertugas dan langsung menundukkan kepala nya saat tak sengaja melihat adegan itu.
Dengan menahan semua rasa malu dan kegugupan nya Mell memberanikan diri melakukan hal itu dari pada melihat suami nya pergi dengan sedikit guratan kesal dan kecewa di wajah nya kan?
"Hati hati di jalan suami ku" ucap Mell seraya melambaikan tangan nya pada Justin dan membuat pria itu tersenyum sangat manis lalu memasuki mobil nya.
__ADS_1
Mell baru bisa mengelus dada nya bernafas lega setelah tidak lagi melihat mobil sang suami.
"Duh jantung udah kali senam nya bang Justin kan udah pergi" batin Mell sambil terus mengelus dada nya lalu kembali masuk ke dalam rumah.
Mell berniat membereskan bekas sarapan namun para maid melarang karena tidak ingin tangan Mell sampai kotor.
"Biar kami saja yang membereskan nya Nona, kami tidak ingin Nona kelelahan"
"Tidak apa kalian bisa kerjakan yang lain" ucap Mell dengan senyum yang menghiasi wajah nya.
"Tapi Nona, Tuan pasti akan marah jika tau kami membiarkan Nona melakukan ini" ucap pak Mun yah kali ini pak Mun lah yang bicara.
"Baiklah pak Mun aku tidak akan mengerjakan ini, apa kalian semua puas" ucap Mell sedikit kesal namun juga sangat senang karena mereka begitu perhatian pada nya.
Mell pergi ke kamar nya dan membuka laptop karena merasa sedikit bosan sampai sebuah dering ponsel mengalihkan perhatian nya.
"Halo" ucap Mell pada orang itu.
"Queen markas di serang dan tuan Kim terluka cukup parah" ucap salah seorang mafioso Mell yang menelfon menggunakan ponsel Han.
Mell langsung mematikan sambungan nya tanpa menjawab ucapan orang di sebrang sana, di bawah Pak Mun yang sedang merapikan meja makan melihat Nona muda nya sedikit terburu buru dan khawatir jadi dia berniat untuk bertanya "Ada apa Nona?apa Nona baik baik saja?" tanya nya dengan sedikit khawatir.
__ADS_1
Mell menghentikan langkah nya "Tidak ada apa apa pak Mun" jawab Mell lalu hendak kembali pergi namun baru beberapa langkah dia kembali berhenti dan berbalik melihat pak Mun "Pak Mun jika suami saya pulang lebih dulu dari saya tolong katakan saya baik baik saja dan jangan khawatirkan saya, saya akan berusaha pulang lebih cepat" tambah Mell lalu pergi setelah mendapat anggukan dari pak Mun.