The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 94


__ADS_3

Setelah mandi Justin turun ke bawa dan melihat Mell dan Ais sedang menyiapkan makan siang, yah Ais memang sangat suka memasak walaupun banyak maid yang bekerja di rumah nya tapi untuk memasam selalu dia lakukan sendiri walaupun Rio sering melarang nya.


Apa boleh buat jika itu yang membuat istrinya bahagia pasti akan Rio lakukan lagi pula masakan Ais juga sangat lezat bahkan banyak maid yang meniru cara nya memasak namun tidak satupun yang menyamai rasa nya, seperti nya tangan Ais memang di buat untuk menyenangkan perut semua orang hehe.


"Hai Justin" sapa Ais saat melihat Justin berjalan menghampiri nya.


"Hai Mom" jawab Justin tersenyum.


"Daddy mana mom?" tambah nya bertanya.


"Daddy lagi di ruang kerja, sebentar lagi juga turun kaliam duduk aja dulu" jawab nya melihat ke arah Mell dan Justin.


Tak lama Rio datang dan mereka pun makan bersama, seperti biasa Ais selalu mengambilkan makanan untuk Rio dan Mell mengikuti apa yang Ais lakukan, semua orang sempat terkejut bahkan juga Justin namun sebenarnya dia senang karena Mell mulai paham dengan kewajiban nya.


Justin tersenyum saat Mell menunjuk lauk yang dia tawarkan dan mengucapkan saat Mell memberikan pirinya nya.


Setelah makan mereka berkumpul di ruang keluarga dan berbincang, Rio duduk bersama Ais begitupun Mell dan Justin.


"Sayang ada yang mau Daddy omongin sama kamu" ucap Rio.


Mell menoleh "Apa Dad?" tanya nya penasaran.


"Ayah Bima sama Bunda kan kasih kalian mansion sebagai hadiah pernikahan dan sekarang giliran Daddy sama Mommy yang kasih" jawab Rio.


"Oh ok" jawab Mell sedikit ragu.


"Ini hadiah dari Daddy sama Mommy" ucap nya menyerahkan amplop kepada Mell dan Justin, Mell mengambil lali membuka nya.


"Tiket?" ucap Mell saat melihat isi nya.


"Iya itu untuk kalian pergi ke J untuk bulan madu" ucap Ais.


"Bulan madu?" ucap Mell dan Justin bersamaan karena terkejut.


"Tapi Dad, apa ini gak terlalu cepat maksud aku kita baru nikah kemarin dan_"


"Kita pergi" potong Mell, membuat Rio dan Ais senang namun Justin malah terkejut sebenarnya dia juga senang hanya saja mungkin perubahan sikap Mell ini terlalu mendadak.


"Kamu serius?" tanya Justin memastikan dan Mell mengangguk.


"Tapi_"


"Tapi apa?" tanya Rio.


"Tapi aku gak mau ke negara J, aku mau kita bulan madu ke negara P" ucap nya dengan wajah serius.


"P?" ucap mereka kompak.

__ADS_1


Mell segera merubah raut wajah nya "Ii iya aku denger di sana tempat yang cocok buat bulan madu" ucap Mell sedikit malu.


"Boleh juga, eh Justin juga kuliah di sana kan kalo gak salah?" tanya Ais.


"Aku di kota X Mom, cukup dekat lah karena masih di negara yang sama" ucap nya dan mereka mengangguk.


"Ok nanti Daddy urus semua nya" ucap Rio.


"Hmm Dad aku mau penginapan kita di Queena'BR Hotel yah, soal nya aku denger itu salah terbesar disana" ucap Mell.


"Ok sayang" ucap Rio.


"Oh iya gimana keadaan Dianna?" tanya Mell.


"Dianna udah sadar kok sayang jadi kamu gak perlu khawatir" ucap Ais.


"Aku mau jenguk Dianna" ucap Mell.


"Ok, mau pergi sekarang?" tanya Justin.


"Mom Dad dari rumah sakit kayanya kita langsung ke mansion aja deh" tambah Justin dan mereka hanya mengangguk tanda tidak masalah.


**


Di rumah sakit


Mell mengetuk lalu membuka pintu ruangan VVIP dan masuk setelah mendapat jawaban dari dalam, dia mengedarkan pandangan nya dan menemukan Dianna sedang berbaring di temani oleh Han di samping nya.


"Aaawwh, pelan pelan Mbul" pekik nya menahan sakit.


Mell melepas pelukan nya "Eh iya maaf maaf, gimana keadaan lo?" tanya Mell.


"Gue udah gak papa kok" ucap nya tersenyum.


"Eh iya gue denger bang Justin yah yang kemaren operasi gue, makasi yah bang" tambah Dianna melihat ke arah Justin dan hanya di balas senyum sedikit oleh Justin.


"Eh tapi lo gak bilang sama orang tua gue kan kalo gue di rumah sakit?" tanya Dianna panik.


"Nggak kok lo tenang aja, tapi sorry yah gara gara gue lo jadi_" menunduk.


"Apaan sih Mbul, gue kaya gini karena kecelakaan bukan karena lo santai aja kali" potong Dianna yang tau maksud Mell.


"Eh tapi sorry yah gara gara gue kalian semua jadi repot and thanks buat semua nya" ucap Mell.


"Apaaan sih sorry thanks sejak kapan lo sering ngomong gitu ke gue, lebay tau gak?inget yah dalam persahabatan kita gak ada yang merepotkan atau di repotkan, lo itu udah gue anggep sodara gue sendiri jadi jangan pernah ngerasa gak enak sama gue" ucap Mell.


"Walaupun lo itu keras di luar tapi gue tau sebener nya hati lo itu lembut Mbul, makan nya gue nyaman sahabatan sama lo" bati Dianna.

__ADS_1


"Itu yang bikin gue suka sama lo Mell, tapi sayang lo cuma anggep gue sebagai kakak lo gak lebih" batin Han.


"Tuhan terimakasih telah membuat dia menjadi istri ku, walaupun dia keras tapi aku tau hati nya sangat lembut" Justin.


"Oh iya Dii, sorry banget karena gue gak bisa lama lama jagain lo karena hari ini gue mau pindah ke mansion baru" ucap Mell merasa tidak enak.


"Oh itu sih gue tau, kak Han bilang ke gue" ucap Dianna.


"Oh kak Han juga tau?" tanya Mell pada Han.


"Iya Ayah yang bilang" jawab nya.


"Oh iya Daddy sama Mommy udah kasih tiket nya?" tanya Dianna.


"Lo tau dari mana soal tiket itu?" tanya Mell heran.


"Kan gue yang kasih ide hehe gue tau lo suka sama negara J jadi gue bilang sama Daddy dan Mommy buat kasih tiket kesana sebagai hadiah pernikahan kalian" ucap Dianna.


"Tapi gue ganti tempat nya" ucap Mell.


"Lah kenapa?" tanya Dianna heran.


"Ya ga pala sih cuma pengen ke tempat lain aja, eh tapi ga papa gue tinggal lo sendiri?" tanya Mell.


"Eits siapa bilang gue sendiri?gue di temenin sama pacar gue lah" jawab Dianna sambil mengangkat tangan nya yang terus di genggam Han.


Mell dan Justin terkejut dan saling pandang "Kalian?" ucap Justin.


"Iya kita udah jadian bang" jelas Han.


"Waah selamat yah" ucap Mell dan mereka tersenyum bahagia.


"Tapi sejak kapan?" tanya Mell.


Flashback ok


Saat semua anggota keluarga tidak sedang berdansa kecuali opa dan oma Mell yaitu orang tua dari Rio karena mereka langsung pergi setelah akad nikah.


Saat itu Han mengatakan bahwa dia merasa nyaman bersama Dianna yah walaupun belum yakin dengan perasaan nya 100 persen namun dia mau mencoba mengikhlaskan Mell dan menerima Dianna karena dia tau Dianna menyukai nya lagi pula dia adalah gadis yang cantik baik dan pintar kan.


"Jadi apa kamu mau nemenin aku dalam proses mengikhlaskan ku ini?" tanya Han sambil menatap manik mata Dianna.


Dianna mengangguk "Aku aku_" dia ingin bicara namun lidah nya seolah kelu sampai insiden itu terjadi sebelum Dianna sempat benar benar menjawab.


Flashback off


"Oh akhirnya ada cewek yang bisa nyairin hati lo kak" ucap Mell tertawa bersama Dianna namun Han malah mencebikkan bibir nya dan Justin hanya geleng geleng kepala meliha tingkat ketiga nya.

__ADS_1


Cukup lama mereka ngobrol sampai malam tiba dan sekarang Mell dan Justin sedang dalam perjalanan menuju mansion baru mereka.


Mereka menyempatkan makan malam bersama di sebuah cafe sederhana di pinggir jalan kemudian melanjutkan perjalanan.


__ADS_2