The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 88


__ADS_3

"Ok jadi aku bolehkan tidur di sama kalian kan?" tanya Mell lalu menguap karena mengantuk.


"Boleh dong, kapan pun kamu mau pasti boleh tapi kalo udah nikah jangan yah" ucap Ais yang sudah merebahkan diri bersama Mell di kasur dengan memeluknya sambil mengelus kepalanya, sedangkan Rio pergi menelfon seseorang di balkon.


"Kok gak boleh Mom?" ucap Mell sedikit kecewa.


"Karena kamu harus temani suami mu tidur" jawab Ais.


"Gak mau aku takut" pekik Mell mengeratkan pelukan nya.


"Astaga aku belum pernah mengajarkan apapun tentang kehidupan pernikahan pada putriku, bagaimana aku bisa seceroboh ini?Mbak Nuri juga pasti belum ajarin apapun karena pernikahan ini kan cukup mendadak" batin Ais.


"Mell" panggil Ais.


Mendongak "Iya Mom" ucap nya.


"Dengar dan ingat omongan Mommy baik baik yah sayang, nanti kalau kamu sudah menikah sudah menjadi seorang istri sudah punya suami kamu harus melayani suami mu dengan baik" ucap Ais membuat Mell sedikit melonggarkan pelukan nya.


"Maksud Mommy?" tanya Mell penasaran.


"Astaga dugaan ku benar, putri ku ini masih sangat polos" batin Ais.


"Kamu liat kan cara Mommy melayani Daddy atau cara Mamah melayani papah angkat mu bagaimana?" tanya Ais.


"Iya aku selalu perhatikan Mommy dan Mamah selalu menyiapkan semua keperluan Daddy dan papah dengan baik, pakaian makanan semua nya deh" jawab Mell.


Ais tersenyum "Iya sayang, tapi ada yang lebih dari itu" ucap Ais.


"Apa?" tanya Mell polos.


"Ada kewajiban seorang istri yang di lakukan di dalam kamar saat mereka hanya berdua, kamu tau apa?" tanya Ais.


"Temenin suami tidur" jawab Mell.


Ais tertawa kecil "Iya sayang, tapi bukan cuma itu nanti kalau Abang mau peluk cium atau lebih dari itu kamu gak boleh nolak yah, karena itu kewajiban seorang istri sayang" jelaa Ais.


"Terus aku harus gimana?" tanya Mell.


Ais sedikit berpikir "Kamu turutin aja mau nya abang" jawab Ais tersenyum sambil terus mengelus rambut Mell.


"Iya Mom" jawab Mell pasrah.


"Apa maksud Mommy lakuin hubungan suami istri kaya yang Reyn sama cewek itu lakuin yah?" batin Mell.


"Menggelikan sekali hihh" tambah nya bicara dalam hati.


Mell akhir nya tidur bersama dengan Ais di kasur sedangkan Rio di sofa yang ukuran nya cukup besar.


Ais bangun pada sangat pagi kemudian membangunkan Mell agar bersiap, bukan kah hari ini adalah hari yang sangat special hari pernikahan nya.


**


Beberapa jam telah berlalu kini semua keluarga sudah siap dengan pakaian khusus anggota keluarga, Mell bahkan sudah terlihat sangat cantik dengan gaun pernikahan nya.

__ADS_1


Keluarga dari pihak pengantin laki laki sudah sampai sejak tadi, Justin terlihat sangat tampan dan gagah sudah dampingi oleh Ayah Bunda dan adik nya Han.


**


Prosesi ijab qobul sebentar lagi akan segera di mulai Justin kini sudah duduk di kursi bersama dengan Rio Bima penghulu dan saksi saksi pernikahan mereka.


Hari ini Rio akan menikahkan putri semata wayang nya, banyak kebahagiaan dan harapan yang terpancar dari sorot mata nya.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan putri kandung saya Mellani Putri Pramudita binti Rio Anggara Pramudita dengan engkau Justin Abraham dengan mas kawin seperangkat alat solat dan uang tunai sebesar 20 juta$ di bayar tunai!" Rio.


"Saya terima nikah dan kawin nya Mellani Putri Pramudita binti Rio Anggara Pramudita dengan mas kawin tersebut di bayar tunai!" jawab Justin lantang.


"Bagaimana saksi?"


"Sah"


"Sah"


"Saaaaaahh" teriak semua orang, dan setelah itu penghulu membacakan doa untuk kedua mempelai.


"Silahkan pengantin wanita nya di bawa kemari" ucap pak penghulu.


Mell yang sudah sejak tadi berada di dalam kamar di temani Mommy mamah Dianna dan Siska sudah menyaksikan semua prosesi ijab qobul dan merasa sangat lega karena Justin bisa mengucapkan ijab dan qobul nya dengan lancar dan lantang.


"Syukurlah semua nya berjalan dengan lancar" ucap Mamah Nuri.


"Selamat yah sayang" tambah nya.


"Selamat yah Mbul gue gak nyangka lo nikah secepat ini, gue ikut seneng buat lo" ucap Dianna memeluk Mell.


"Selamat yah Mell mbak berdoa yang terbaik buat lo" ucap Siska yang juga memeluk Mell.


"Ayo sekarang kita keluar temui suami mu" ucap Ais, Mell terus memaksa menarik sudur bibir nya sejak tadi agar bisa tersenyum menerima banyak ucapan selamat.


Mell keluar di dampingin Mommy di sebelah kanan dan Mamah nya di sebelah kiri serta Dianna dan Siska di belakang nya semua orang memandang dengan sangat kagum pada nya,


Banyak jempretan kamera yang sudah terdengar sejak pintu di buka tadi, tidak satu pun moment bisa terlewat dari para wartawan itu.


Mell berjalan menghampiri Justin yang sudah berdiri menyambut nya.





Justin tidak dapat berkata kata saat Mell sudah berada di hadapan nya, dia sama sekali tidak mengira Mell akan secantik ini.


Berjalan dan sekarang sudah berdiri di hadapan nya dengan gaun pengantin berwarna putih mahkota kristal dan rambut di sanggul modern memperlihat kan leher jenjang nya nan putih mulus nya.


"Justin" panggil Bima.


"Justin" panggil Rio.

__ADS_1


"Abang" teriak Han yang melihat Justin hanya melongo sambil memandang Mell yang hanya menunduk.


"Eh iya kenapa? ada apa?" tanya Justin kaget membuat semua orang tertawa dan dia hanya menggaruk tenggkuk nya yang tidak gatal karena merasa malu.


"Justin sekarang kamu adalah suami dari putri kami, harapan kami hanya agar kamu bisa mencintai putri kami untuk selama nya, menjaga nya, melindungi nya dengan segenap hati, membimbingnya dan jika kamu marah tolong jangan pernah mengangkat tangan mu pada nya sedang dia masih bisa mendengar kata kata mu yang lembut namun berwibawa cukup beritahu di mana letak kesalahan yang dia perbuat agar dia bisa memperbaiki dan tidak melakukan nya lagi" ucap Ais


"Kami serah putri kami pada mu hanya agar kamu bisa membuat nya bahagian bukan menangis, ingat itu baik baik" ucap mamah Nuri.


"Mellani adalah gadis yang baik papah yakin dia akan jadi istri yang juga baik untuk mu, tolong jaga dia dengan baik nak" ucap papah angkat Mell.


"Justin, Mellani adalah kesayangan kami semua jika suatu saat kamu sudah tidak mencintai nya tolong jangan pernah katakan pada nya tapi katakan saja pada Daddy, karena Daddy sendiri yang akan membawa nya kembali pul_"


"Tidak Dad" potong Justin.


"Sampai kapan pun aku tidak akan pernah membiarkan Mell kembali dengan alasan itu" potong Justin dan mereka semua hanya bisa tersenyum bahagia mendengar ucapan Justin sedangkan Mell masih menundukka kepala nya.


"Terima kasih Justin" ucap Rio kemudian menyerahkan tangan Mell kepada Justin dan dengan senang hati Justin menerima nya.


"Sekarang bukalah kain penutup istri mu" ucap Rio.


Justin membuka kain penutup kepala Mell dan membuat mua menegakkan kepala sungguh dia tidak bisa berkata kata melihat kecantikan Mell hari ini.


"Justin jangan ngelamun lagi" ucap Bima menyadarkan putra nya itu dan Justin hanya tersenyum.


"Justin pasangkan cincin pernikahan kalian" ucap Bunda Justin.


"Iya Bun" jawab nya lalu mengeluarkan kotak dari balik toxedo nya.



Cincin sudah terpasang dengan sempurna pada kedua jadi pengantin baru itu.


"Mell ayo cium tangan suami kamu" ucap Mommy, dan hanya menurut.


"Apa sekarang dia benar benar suami gue?rasa nya masih sangat aneh" batin Mell.


"Justin ayo cium istri kamu" ucap Bunda nya.


Justin sempat terkejut dan ingin menolak namun semua teman dan keluarga memaksa mereka melakukan nya.


"Cium"


"Cium"


"Cium"


Huh begitulah teriakan mereka, akhirnya Justin mencium kening Mell cukup lama sampai banyak kamera mengabadikan moment sekali seumur hidup itu.


"Apa ini kenapa jantung gue berdebar debar?" batin Mell.


"Abang bahagia banget Mell, karena sekarang kamu resmi jadi istri Abang, Abang janji akan selalu bahagiain kamu selama nya" batin Justin setelah mencium Mell.


Lanjuuuuttt yooookk

__ADS_1


__ADS_2