The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 87


__ADS_3

Hari demi hari minggu demi minggu telah berlalu bahkan Mell sudah menyelesaikan masa hukuman dari Daddy nya sebagai assisten Justin, walaupun harus sesekali berdebat dengan Justin tapi justru itu yang membuat hubungan mereka semakin dekat, kini tinggal satu hari lagi menuju hari pernikahan, semua persiapan sudah rampung di selesaikan sejak jauh jauh hari seperti gaun dan lain lain.


Kini calon pengantin wanita itu sedang berada di ruang spa bersama Dianna sahabat nya.


"Mbul gimana lo udah siap?" tanya Dianna yang sedang di pijat.


"Emang kalo gue bilang belum, pernikahan nya mau di undur?" tanya balik Mell.


"Kebiasaan banget deh lo kalo di tanya jawab nya pake pertanyaan lagi" kesal Dianna.


"Lo sendiri gimana sama kak Han? tanya Mell.


"Baik hubungan kita sekarang jauh lebih dekat bahkan dia banyak cerita tentang kehidupan pribadi di" jawab Dianna.


"Oh yah?bagus dong" ucap Mell ikut senang.


"Bagus apaan orang kebanyakan cerita tentang lo" ketus Dianna.


"Hahaha, lah kok jadi gue" tanya Mell masih tertawa.


"Ya lo tau sendirikan dia itu suka banget sama lo, tapi lo malah mau nikah sama Abang nya" jawan Dianna masih kesal.


"Bagus dong, dia kan lagi patah hati nah itu jadi kesempatan buat lo masuk ke hati nya dan buat tempat baru" ucap Mell.


"Iya juga sih, thanks yah Mbul" ucap Dianna.


"Harus nya gue yang bilang makasih sama lo, makasih karena lo mau sama kak Han yang nyebelin itu" ucap Mell kembali tertawa, entah nya saat bersama Dianna Mell selalu senang.


Mell melakukan perawatan pra wedding seharian ini karena besok pasti menjadi hari yang melelahkan untuk nya jadi dia ingin memanjakan tubuh nya dulu hari ini di temani Dianna tentu nya.


Saat malam tiba kini Mell dan keluarga nya sudah berada di sebuah hotel Mewah yang ada di kota nya bernama Queena'BR Hotel, yang konon di miliki oleh seseorang yang pemilik nya tidak pernah datang dan hanya di urus oleh Assisten nya itu pun sangat jarang datang sekali nya datang pasti pakai topeng


Queena'BR Hotel adalah hotel pusat sedangkan cabang nya bernama Queena Hotel, di kota ini juga ada hotel cabang yang di urus oleh Santi kakak nya Siska.


Manager nya bernama Dior, dia termasuk salah satu orang kepercayaan Mell yang mengurua beberapa Hotel bintang lima milik pemimpin tertinggi Black Rose.


Keluarga Pramudita tidak ada yang tau kalau Hotek terbesar di negara mereka yang memiliki banyak anak cabang itu adalah milik Mellani.


Mell memutuskan untuk menikah di sana karena ingin memastikan keselamatan keluarga nya dan agar tidak ada kekurangan apapun pada acara nya nanti.


Mell sudah berada di salah satu lantai yang hanya memiliki dua kamar yaitu kamar khusus untuk pemilik nya, Presidential Sweet Room satu satu nya yang ada di hotel ini yang hanya boleh di tempati oleh Nona Queena selaku pemilik Hotel yang tak lain adalah Mellani Putri Pramudita seorang, namun sayang tak pernah ada yang bisa melihat seperti apa wajah nya.

__ADS_1


Kamar ini tidak boleh di masuki oleh sembarang orang bahkan staf yang membersihkan tempat ini pun khusus adanya, jangan tanya kenapa?ya suka suka pemilik nya lah mau buat aturan apa.


Setiap cabang Hotel di bawah naungan Queen Black Rose selalu memiliki satu lantai seperti ini, berbeda dengan milik keluarga pramudita yang setiap Hotel di satu lantai nya memiliki beberapa kamar untuk keluarga khusus.


Kamar yang ada di lantai ini ada dua satu kamar tidur yang sangat luas dan yang satu adalah ruang kerja operasional Hotel yang hanya boleh di masuki Mell.


Mell masuk ke ruang kerja nya di susul oleh Dior "Bagaimana Dior?" tanya Mell setelah duduk di kursi kerja nya.


"Seperti yang Nona lihat hotel ini selalu jadi yang nomor satu yang banyak di minati wisatawan asing maupun lokal ada juga yang menginap untuk urusan bisnis dan banyak juga tamu yang mengambil kamar untuk pribadi dan bayar setiap bulan nya" jelas Dior.


"Dan ini history nya" tambah nya memberikan berkas hotel itu, Mell memang selalu meminta info secara langsung dan tertulis sebagai bukti.


"Kamu masih ingat kan peraturan utama untuk tamu yang menginap di sini?" tanya Mell masih memeriksa berkas.


"Tentu Nona, semua tamu yang melakukan pemesanan sudah kami pastikan tidak ada yang membawa pasangan selain pasangan sah mereka, kami selalu mengecheck bukti resmi pernikahan semua tamu yang menginap dengan pasangan" jelas Dior.


"Bagus, saya paling tidak suka tempat saya di jadikan tempat maksiat para bajingan rendah seperti dia" ucap Mell tanpa sadar merasa kesal.


Dior mendengar "Maaf Nona, Nona bicara apa?" tanya Dior tak mengerti, Mell selalu teringat pada pengkhianatan Reyn jika ada yang berbuat maksiat di tempat nya, Walaupun Dior adalah orang kepercayaan Mell di hotel dan Black Rose tapi mereka tidak begitu dekat.


"Tidak, pastikan saja semua tamu kita merasa puas dan untuk pernikahan ku pastikan tidak ada kesalahan sekecil apapun!" perintah mutlak dari Mell.


"Tentu Nona" jawab nya kemudian dia keluar.


Tok tok tok


"Masuk"


"Hai Mom hai Dad" sapa Mell pada orang tua nya yang sudah bersiap untuk tidur.


"Hai sayang" ucap mereka bersamaan, Mell berjalan dan langsung merebahkan tubuh nya di tengah tengah orang tua nya lalu memeluk Ais.


"Kenapa Princess Daddy ini" tanya Rio.


"Iya sayang nya Mommy kenapa nih" tanya Ais.


"Aku mau tidur sama kalian" ucap Mell.


"HAH!!" ucap mereka kompak kaget membuat Mell terkejut juga.


"Kenapa tiba tiba?" tanya Justin membuat Mell semakin heran.

__ADS_1


"Emang nya kenapa?" tanya Mell polos.


"Ka kalian gak berencana mau bikin adik kan?" pertanyaan polos Mell mendapat sentilan dari Rio


"Aaaww" pekik Mell dan Rio di marahi oleh Ais.


"Lagian kenapa kalo aku mau tidur sama kalian?" tanya Mell lagi.


"Kamu itu besok mau nikah, tapi sekarang mau tidur sama Mommy sama Daddy kan aneh" ucap Ais dan Rio tertawa.


"Aku kan udah biasa tidur di peluk sama mamah sama Mommy sama Daddy jadi gimana nanti kalo aku lagi mimpi buruk terus aku ketakukan siapa yang peluk aku" tanya Mell membuat Ais dan Rio saling pandang menahan tawa.


"Oh atau kalo aku mimpi buruk aku lari aja ke kamar kalian kaya biasa nya terus bisa tidur sama kalian sambil di peluk deh" tambah nya Mell sungguh Aia dan Rio benar benar sudah berusaha menahan tawa nya namun tak bisa, putri nya ini polos sekali pikir mereka.


"Buahaahhaaahahaha" tawa mereka pecah bahkan Ais sampai menyeka sudur mata nya yang berair karena terlalu lama tertawa.


"Kalian kenapa ketawa" kesal Mell mencebikkan bibir nya.


"Ehem kalo kamu mimpi burukkan ada Abang yang bisa peluk kamu sayang" ucal Rio lalu kembali tertawa.


"Gak mau, aku gak mau tidur sama Abang" ucap Mell.


"Kalo aku tidur sama Abang nanti aku di peluk terus sampe pagi kaya waktu itu" tambah nya Mell membuat tawa Ais dan Rio kembali pecah.


"Yak gak papa dong sayang kan udah sah" ucap Ais.


"Lagian emang kapan Abang peluk kamu sampe pagi?" tambah Ais.


"Eh itu em apa itu Mom" gugup Mell menjawab.


"Apa hayo" goda Ais dan Rio.


"Iih kaliam dengerin dulu kadi waktu itu aku ketiduran di apartemen Abang terus aku mimpi buruk jadi Abang peluk aku, tapi sumpah kita gak ngapa ngapaim kok Mom Dad beneran deh" jelaa Mell mengacungkan jari nya membentuk huruf V.


"Iya deh Mommy sama Daddy percaya" ucap Rio masih tertawa.


"Ok jadi aku bolehkan tidur di sama kalian?" tanya Mell lalu menguap karena mengantuk.


"Boleh dong, kapan pun kamu mau pasti boleh tapi kalo udah nikah jangan yah" ucap Ais yang sudah merebahkan diri bersama Mell di kasu dengan memeluknya sambil mengelus kepalanya, sedangkan Rio pergi menelfon seseorang di balkon.


"Kok gak boleh Mom?" ucap Mell sedikit kecewa.

__ADS_1


**


Lanjut yuuukk


__ADS_2