The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 60


__ADS_3

Di kantor


Keadaan Mell sudah membaik sekarang dia juga sudah menjalankan aktifitas nya seperti biasa Rio yang tau keadaan putri nya saat itu langsung melarang keras Mell untuk minum lagi.


"Apa jadwal ku tanya Mell sambil berjalan di lobi kantor, semua karyawan menunduk hormat saat berpapasan dengan nya.


"Hari ini jadwal Nona cukup padat, pagi ini ada meeting dengan tuan Maxim untuk membahas kelanjutan kerjasama perusahaan kita setelah itu menghadiri jamuan makan siang dari klien nama nya tuan Xian Mu dari jepang" jelas Siska.


"Ok Siska cukup sampai di situ saja saya pusing denger nya, kamu atur aja jadwal dan persiapkan semua kebutuhan saya" potong Mell.


"Tentu Nona" jawab Siska.


Malam hari nya Mell mendapat sebuah telfon dari Han yang menunggu nya di arena balap.


"Siapa tikus tanah itu" tanya Mell datar.


"Itu lihat lah dia lawan lo malem ini" jawab Han menunjuk Beni yang sedang berbincang dengan teman - teman nya, lalu menghampiri Mell.


"Hai cantik" sapa Beni mengedipkan sebelah mata nya, Mell malas menanggapi dan hanya memalingkan wajah nya membuat Beni geram dan hendak mencolek dagu Mell namun di tangkis dan malah memelintir tangan Beni sampai dia meringis.


"Lo beruntung karena jadi lawan gue malem ini, kalo nggak tangan lo pasti udah patah" ucap Mell datar.


"Ayo mulai" ajak Mell lalu masuk kedalam mobil balap nya, pertandingan di mulai dengan sangat sengit karena Beni bermain curang tapi Mell juga tak mau mengalah dan akhir nya tetap menjadi pemenang.

__ADS_1


"Yuhuuuuu, gue udah bilang kan kalo Mell pasti akan menang" teriak Han bangga setelah sampai di garis start lebih dulu bahkan sempat melakukan atraksi dengan memutar mutar mobil nya di depan banyak orang yang menonton pertandingan itu.


Mell keluar dari mobil nya dengan menyunggingkan sedikit sudut bibir nya sedangkan Beni yang kalah keluar dengan wajah yang terlihat kesal bahkan marah, lalu langsung melempar kunci mobil ke arah Han karena taruhan nya memang mobil yang mereka gunakan untuk balapan.


"Yuhu mobil baru" ucap Han senang.


"Mell mobil nya buat gue yah, lumayan buat koleksi" pinta Han dan Mell hanya berdehem tanda iya lalu pergi meninggalkan arena balap itu.


**


Pagi hari nya setelah sarapan Mell duduk di depan kolam renang samping rumah nya.


"Halo, apa jadwal saya hari ini Sis" tanya Mell saat sambungan telfon nya Siska angkat.


"Ok, pagi ini saya ada urusan jadi tidak bisa ke kantor dan minta Han untuk jemput saya di rumah nanti siang" ucap Mell dan di iyakan oleh Siska.


Skip rumah Dianna.


"Permisi, hai tan" sapa Mell pada mamah nya Dianna.


"Hai Mell, udah lama kamu gak main ke sini kemana aja" tanya mamah Dianna yang melihat kedatangan Mell.


Mell sedikit berbincang dengan mamah nya Dianna lalu meminta ijin untuk menemui Dianna di kamar nya.

__ADS_1


"Hai Dii" sapa Mell langsung masuk setelah mendapat ijin dari sang pemilik.


"Hai Mbul" jawab Dianna lalu mereka saling berpelukan melepas rindu persahabatan mereka.


"Lo kemana aja sih, gue kangen tau gak sama lo" ucap Dianna.


"Semenjak hari itu lo gak pernah temuin gue, bahkan telfon gue aja gak lo angkat" ucap Dianna mencebikan bibir nya.


"Sorry Dii, tapi udah ya gak usah bahas soal dia lagi gue udah males denger nya" jawab Mell.


"Lagian dia udah dapet balasan atas perbuatan nya" lanjut Mell, Dianna yang bingung bertanya kembali tapi Mell mengalihkan pembicaraan mereka.


"Gue ke sini karena mau ajak lo ketemu sama orang tua kandung gue" ucap Mell.


"Maksud lo" tanya Dianna heran, kemudian Mell menjelaskan siapa diri nya yang sebenarnya tapi tidak tentang Black Rose.


"Lo serius Mbul" tanya Dianna masih tidak percaya namun Mell meyakinkan nya.


"Makan nya sekarang gue mau ngajak lo ke rumah orang tua gue, yaa hitung - hitung sambil liburan lah" ucap Mell tersenyum.


Setelah membereskan sedikit barang dan meminta ijin pada orang tua Dianna, akhirnya mereka pergi bersama ke rumah orang tua Mell.


Awal nya Dianna tidak mendapatkan ijin dari orang tua nya namun karena Mell meyakinkan mereka pada akhirnya mereka di ijinkan.

__ADS_1


__ADS_2