The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 101


__ADS_3

"Aku pastikan kamu akan tinggalin istri dan menikah sama aku sayang" ucap Tita lalu menyuntikkan sesuatu ke tubuh Justin dan tak lama Justin pingsan, namun Tita tetap berada di samping nya dia bahkan berbaring dengan manja dekat Justin sampai ponsel milik nya bersering.


Dreeeettttt dreeeeettt


"Kevin?" ucap Titania.


"Halo Vin" sapa Tania "Tumben lo telfon gue, ada apa?" tambah nya bertanya.


"Gue mau kasih info kalo Queen akan datang hari ini ke kastil dan_"


"Apa?!" teriak Tania syok.


"Kenapa?" tanya Kevin pura pura.


"Ah nggak gak papa, gue cuma heran aja kenapa tiba tiba gitu" jawab nya berusaha tenang.


"Ok gue akan siapin semua nya" tambah nya.


Kemudian Tania menyiapkan penyambutan special untuk menyambut kedatangan Queen nya.


Mell sudah sampai di depan gerbang kasti yang menjulang tinggi dia di sambut dengan cukup meriah, yah Tania memang orang yang sangat pandai membuat penyambutan bahkan Mell selalu merasa senang dengan penyambutan Tania tapi kali ini mungkin akan sangat berbeda.


"Selamat datang Queen" sapa Tania setenang mungkin.


"Hmm" jawab Mell menepuk bahu Tania entah kenapa kali ini pukulan nya terasa sakit di tambah dengan senyum devil di balik topeng yang Mell gunakan.


Mell berjalan menuju ruang pribadi nya, sepanjang perjalanan dia di sambut para mafioso dengan menundukkan kepala mereka tanda hormat.


"Bagaimana markas ini Tania?" tanya Mell datar.


"Baik Queen, markas baik baik saja bahkan kita udah menyiapkan banyak persenjataan dan semua bisnis kita berjalan lancar" jawab Tania.


"Gue mau ke kamar lo" ucap Mell tiba tiba.


"Apa?!" kaget Tania.


"Tapi kenapa?maksud gue kenapa Queen mau repot repot ke kamar gue?biar gue ambilin apapun kebutuhan Queen" tambah nya.


Mell tertawa terbahak bahak mendengar jawaban Tania membuat gadis itu bingung.


"Masuk" ucap Mell sedikit keras, lalu Liam masuk dengan membawa Justin yang pingsan dengan kursi roda.


"Siapa dia Tania?" tanya Mell pura pura tidak tau.


"Dia adalah calon suami saya Queen" jawab Tania dengan percaya diri.


"Bukan kah dia sudah menikah?" tanya Mell.


"Iya benar, tapi dulu dia adalah kekasih saya dan wanita yang merebut nya adalah wanita jala*g yang tidak pantas bersanding dengan nya" jawab Tania geram.


"Tapi dari mana Queen tau dia sudah menikah?" tambah Tania bertanya.

__ADS_1


Mell menyeringai "Lo gak perlu tau" ucap Mell.


"Lebih baik sekarang lo lepaskan dia dan cari orang lain" tambah Mell membuat Tania membelalakan mata tal percaya.


"Tidak akan! kalau dia gak jadi milik gue maka dia gak berhak jadi milik siapapun, karena gue sangat mencintai dia Queen" bantah nya.


"Oh jadi lo berani nolak perintak gue?" tanya Mell datar.


"Maaf Queen, gue gak bermaksus buat bantah perintah Queen tapi selain karena cinta gue juga mau balas dendam atas kematian saudara kembar gue yang udah dia bunuh" jawab Tania.


Mell menjentikkan jari nya pada Bastian Kevin agar dia memutar semua bukti yang telah mereka kumpul kan.


rekaman vidio


"Sorry Ta aku gak bisa bales perasaan kamu, karena aku mencintai wanita lain" justin.


"Siapa wanita itu Justin?dan kenapa harus dia?kenapa bukan aku?aku yang sangat mencintai kamu" Tatania saudara kembar Titania.


"Kamu gak perlu tau tapi yang pasti dia wanita yang baik dan aku sangat mencintai dia, aku bahkan rela nunggu dia seumur hidup aku" Justin.


"Aku gak rela Justin aku gak terima" teriak Tata.


"Aku mau kamu aku mau kamu aaaaaakhhh" tambah nya yang tiba tiba menjadi histeris, Tata berteriak dan tidak terkendali emosinya jadi tudak stabil.


Tata tiba tiba saja mengambil sebuah belatin di dalam laci dan menyayat pergelangan tangan nya, Justin berusaha mencegah Tata bahkan sampai di terjatuh dan kepala nya membentur ujung meja dan berdarah namun hal itu tidak bisa menghentikan aksi nekat Tata.


"Gak itu gak mungkin" pekik Tania saat melihat vidio itu.


"Apa yang gak mungkin Tania?" tanya Mell.


"Gue gak percaya itu" teriak Tania.


Mell menyeringai "Gue gak peduli lo percaya atau nggak, yang jelas sekarang lepasin dia" perintah Mell menunjuk Justin yang masih pingsan.


"Gak aka!dia cuma milik gue gak ada seorang pun yang bisa ambil dia dari gue termasuk lo Queen" bentak Tania.


"Gue gak butuh ijin lo buat bawa dia pergi Tania" balas Mell lalu tertawa.


"Ok, kalau gitu gue tantang lo Queen" ucap Tania.


"Tantang?" ulang Mell menatap dingin Tania.


"Iya gue tantang lo, kalo gue bisa ngalahin lo, lo harus biarin dia jadi milik gue tapi kalau gue gagal gue akan lepasin dia" jawab nya sedikit gugup.


"Tantangan?lo di tatap Queen aja langsung lembek eh malah berani nantang lagi" sindir Liam.


"Diam lo Liam" bentak Tania.


"Lo yang diem dasar cewe gila" balas nya.


"Lo yan_"

__ADS_1


"DIAM!" bentak Mell membuat mereka semua diam.


Mell tertawa sangat keras mendengar tantangan konyol dari Tania "Ok, gue terima tantangan lo" ucap Mell enteng.


"Tapi ingat kesepakatan yang lo buat" tambah Mell sedikit mengancam.


**


Kini Mell dan Tania sudah berada di area pertarungan mereka, tanpa menunggu lama Tania langsung menghujani Mell dengan banyak serangan, gerakan nya begitu cepat namun tentu saja Mell bisa menghindari nya.


Pertarungan ini bebas dari aturan jadi mereka bebas memukul satu sama lain tanpa perlu berpikir, bisa mematahkan bagian manapun dari lawan nya hanya tidak boleh menggunakan senjata apapun, pertarungan di lakukan hingga salah satu dari mereka menyerah dan mengakui kekalahan nya.


Tidak dapat di pungkiri bahwa Tania juga adalah petarung yang sangat kuat dan lincah dia mampu mengimbangi semua gerakan Mell karena dulu dia sering berlatih dengan Mell.


Lima jam berlalu pertarungan mereka nampak sangat sengit "Menyerahlah Queen dan biarkan gue bersama Justin" ucap Tania.


"Dasar bodoh!" dengus Mell.


Mereka kembali melanjutkan pertarungan yang sangat sengit itu hingga pagi menjelang, namun akhirnya Mell berhasil mengalahkan Tania dengan susah payah dan membuat nya mengalami patah kaki dan mungkin keretakan pada pergelangan tangan nya sedangkan Mell hanya mendapat satu luka memar itupun karena tadi dia sempat kehilangan fokus dan Tania memanfaatkan nya.


"Ok gue ngaku kalah" ucap Tania kesal dan berteriak.


"Bagus kalo lo udah sadar" jawab Mell tersenyum devil.


Mell masuk ke dalam kamar untuk menemui Justin yang ternyata baru saja bangun ketika Mell membuka pintu.


"Abang udah sadar?" tanya Mell langsung berlari dan duduk di samping suami nya.


"Iya tapi kepala Abang kok sakit banget yah?" jawab nya.


"Ini pasti efek dari obat yang Tania suntikkan tadi" batin Mell.


Mell tersenyum "Abang mau istirshat lagi?" tanya Mell.


"Nggak sayang, eh ini udah pagi yah?" tanya Justin dan Mell mengangguk.


"Astaga Mell pipi kamu kenapa kok lebam gitu?" tanya Justin yang baru menyadari ada luka lebam di wajah istrinya.


"Ini kita dimana?ini bukan kamar kita kan?" tambah nya lalu berusaha mengingat dan kepala nya kembali sakit.


"Aku gak papa kok ini karena tadi aku jatoh makannya lebam, Abang jangan paksain buat nginget semua nya dulu" jawan Mell memberi alasan lembut.


"Tapi ini gak bisa di biarin sayang, Abang obatin yah" ucap Justin.


"Gak usah, mending sekarang Abang mandi terus kita sarapan" ucap Mell.


"Gak pokok nya lula kamu harus di obatin dulu abis itu baru Abang mandi dan sarapan" jawab Justin ngotot.


Mell hanya bisa menurut dan pasrah dengan keinginan suami nya toh itu memang demi kebaikkan nya sendiri.


Setelah mengobati luka Mell, Justin bergegas mandi dan Mell melakukan hal yang sama di kamar mandi lain.

__ADS_1


Tak lama Justin keluar dengan handuk kecil di kepala nya untuk mengeringkan rambut nya.


Lanjut yuk, jangan lupa like yah buat meninggalkan jajak kalian guys..


__ADS_2