
"Ayo baca Al - qur'an nya neng" ucap abah pada kedua gadis itu dan di angguki oleh mereka.
Saat mereka mulai bersuara semua orang kembali berdecak kagum pada dua kakak beradik itu karna mereka memiliki suara yang begitu indah, lantunan ayat - ayat suci Al - qur'an yang mereka lantunkan benar - benar menyentuh hati siapa pun yang mendengar nya.
"Subhanallaah..lanjut keun neng" ucap abah yang membuat Mell dan Yunira melanjutkan bacaan nya yang sempat terhenti karna ucapan abah tadi.
"Itu cewek siapa sih kok gue baru liat dia yah, jadi penasaran gue" batin seseorang.
"Nenk nanti setelah solat isya kalian datang lagi kesini yah" ucap abah kepada Mell dan Yunira.
"Tapii buat apa yah bah" tanya Mell, membuat sanh abah tersenyum.
"Mulai malam ini abah akan mulai mengajarkan kalian beladiri, kalian ini kan perempuan yang cantik pasti banyak sekali laki - laki yang memiliki niat kurang baik saat melihat kalian" jawab nya.
"Walaupun kalian adalah seorang perempuan tapi bukan berarti kalau kalian itu lemah, justru itu harus jadi kekuatan terbesar untuk kalian.
Ingat perempuan itu Allah ciptakan sangat istimewa" lanjut nya.
__ADS_1
"Istimewa" tanya Yunira.
"Iya nenk perempuan itu istimewa karna saat masih kecil ia menjadi jembatan untuk orang tua nya menuju surga, saat menikah ia menjadi penyempurna agama bagi suami nya dan saat melahirkan surga ada di bawah telapak kaki nya" jawab abah penuh dengan senyuman dan di balas senyum juga oleh Mell dan Yunira.
"Subhanallah..betapa beruntung nya kami menjadi seorang perempuan ya Allah, dan betapa istimewa menjadi seorang perempuan" ucap Mell
"Iya kak, bahkan derajat perempuan yang sudah menjadi seorang ibu itu tiga tingkatan lebih tinggi dari pada seorang ayah, Allah benar - benar sangat mencintai perempuan yah bah" tanya Yunira.
"Iya nenk" jawab abah.
"Iya nenk hati - hati jalan nya yah" balas abah yang mulai terbiasa menggunakan bahasa indonesia agar bisa di mengerti oleh Mell dan Yunira, sebenar nya mereka juga mengerti arti ucapan abah sediki - sedikit tapi kalo terlalu banyak malah jadi pusing hheheh.
"Iya bah, Assalamualaikum" ucap Mell dan Yunira.
"Waalaikumsalam nenk" balas abah.
"Eeh iya nenk kesini sebentar" panggil abah.
__ADS_1
"Iya bah ada apa yah" tanya Mell.
"Al - qur'an nya di simpan di sini saja biar besok gausah bawa dari rumah lagi yah" jawab abah.
"Aahh iyh bah" jawab Yunira.
"Yun di situ rame banget aku malu maj lewat situ mending kamu aja yang taro yah, nih punya aku sekalian" ucal Mell membuat Yunira mengerucutkan bibir nya.
"Iih kakak gak ada tah titip - titip enak aja emang kakak pikir kakak dong yang malu lewat sana aku juga tau, yaudah biar adil kita bareng aja hayuu" ajak Yunira.
"Issssh kamu tuh susah banget sih di mintain tolong nya" dengus Mell.
"Yaa bukan nya gamau di mintain tolong sama kakak cuma kan aku juga sama malu kak" ucap Yunira mengerucutkan bibir nya.
"Hallaah yaudah lah hayuu cepetan" ucap Mell membuat senyum Yunira merekah.
Mereka pun akhirnya berjalan bersama untuk menyimpan Al - qur'an mereka, yaah tempat penyimpanan nya itu memang harus melewati banyak murid - murid abah yang lain nya.
__ADS_1