The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 59


__ADS_3

Pagi menjelang Mellani terlah berada dalam kamar mandi dia berendam cukup lama dalam bath up nya kemudian keluar dan bersiap lalu mengenakan topengnya lagi.


"Kim, awasi terus dia gue gak mau di mat*i sampe Mommy sadar" perintah Mell, kemudian pergi bersama Siska ke rumah untuk mengganti pakaian kemudian ke kantor.


**


Di kantor


"Apa jadwal saya hari ini" tanya Mell yang sudah duduk di kursi kebesaran nya dengan satu tangan memijit kepala nya yang terasa pusing.


"Nona kita ada meeting setengah jam lagi dengan semua kepala divisi untuk proyek di kota P" jelas Siska.


"Kenapa?apa ada masalah?bukan kah kemarin kita sudah membahas nya" tanya Mell.


"Benar Nona, kemarin ada kesalahan dalam anggaran nya" jawab Siska.


"Ah iya kau benar aku sampai melupakan nya" gumam Mell yang mengingat ulah Dion.


**


"Baik meeting hari ini selesai sampai di sini saya harap kalian paham tugas kalian" ucap Mell mengakhiri meeting nya.


"Ingat ini baik - baik, saya paling tidak suka dengan pengkhianatan sekecil apapun itu jadi jangan berani bermain api di belakang saya"


"Seperti pak Dion, dia sudah menggelap kan dana perusahaan dan memanipulasi laporan keuangan dan saya sudah memberi pelajaran yang setimpal untuk dia" lanjut Mell, mereka semua mengerti dan menganggukkan kepala nya.


Mell berjalan menuju ruang kerjanya kini ia sudah duduk di kursi nya sambil memijit kepala nya yang semakin terasa pusing.


"Nona, jika anda mau anda bisa pulang dan beristirahat biar semua saya yang handel di sini" ucap Siska.


"Yah terimakasih Siska, kepala saya memang terasa sangat sakit seperti nya saya perlu istirahat" jawab Mell tersenyum lalu pergi dari kantor di antar Siska tapi Siska kembali ke kantor setelah itu.


**


Di kamar


Mell pergi ke ruang anggur yang ada dalam kamar, ada banyak koleksi anggur mahal dan langka di sana juga minuman beralkohol lainnya.

__ADS_1


Mell menuangkan wine kedalam sebuah gelas yang sudah dia siapkan sebelum nya, Mell minum sendiri sambil terus meracau karena sudah mabuk lalu keluar dengan sempoyongan kembali ke kamar nya.


Dreeeettt drreeeeeett


"Siapa yang telfon gue, ganggu aja deh" racau Mell yang mabuk.


"Halo siapa ini" teriak Mell.


"Mell kamu mabuk?" tanya Justin yah yang menelfon adalah Justin.


"Oh abang, hai bang apa kabar" tanya Mell dengan nada manja.


"Aku cuma minum sedikit kok bang aku gak mabuk hahaha" racau nya sambil tertawa.


"Kamu di mana sekarang biar abang jemput" tanya nya khawatir.


"Aku?aku dimana?" Mell.


"Oh aku di kamar bang di kamar yang besssaaaaar banget" racau Mell lagi hingga terhempas ke lantai lalu tak sadarkan diri.


"Halo Mell Mell" panggil Justin tapi tak ada jawaban, lalu menghubungi nya beberapa kali tapi tak ada jawaban.


Justin lega karena kamar yang Mell maksud adalah kamar nya sendiri tapi dia juga khawatir jadi langsung pergi menemui nya tanpa memberitahu Rio karena takut dia akan khawatir.


**


Kamar Mell


Tok tok tok


Ceklek


"Astaga Mell kamu kenapa tidur di lantai" tanya Justin yang melihat Mell tergeletak di lantai sambil sesekali meracau


"Kamu mabuk Mell" ucap Justin lalu membawanya ke atas ranjang.


"*Kamu jahat Reyn kamu jahat"

__ADS_1


"Padahal aku sayang banget sama kamu"


"Tapi kenapa kamu hianatin aku kenapa"


"Aku kurang apa Reyn*" Mell terus meracau dan Justin hanya mendengarkan, dia tau sekarang Mell sedang tidak sadar tapi di juga memikirkan racauan Mell yang sejak tadi dia dengar.


"Kenapa kamu bisa separah ini Mell, hati abang sakit liat kamu begini" ucap Justin yang duduk di tepi ranjang Mell sedang tertidur, Justin tarik selimut Mell sampai menutupi dada nya kemudian mencium puncak kepala Mell sambil menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah Mell.


**


"Akkhh, kepala aku sakit banget" pekik Mell yang baru bangun saat jam 7 malam.


"Astaga aku minum terlalu banyak kemarin, aaakh kepala ku" ingat nya sambil memegang kepala yang pusing.


Ceklek


"Kamu udah bangun" tanya Justin yang baru masuk.


"Abang di sini" tanya Mell duduk bersandar di bantu Justin.


"Aaakhh" pekik Mell.


"Kenapa" tanya Justin "Kepala kamu masih sakit" lanjut nya.


"Iya tapi perut aku juga sakit banget" jawab Mell meringis.


"Kamu belum makan yah" tanya Justin.


"Hmm aku lupa" jawab nya.


"Astaga Mel berapa kali harus abang ingetin sih kamu itu punya maag asam lambung kamu pasti naik apalagi kamu minum dalam keadaan perut kosong, itu bahaya gak baik buat tubuh kamu Mell" ucap Justin sambil memegang kepala Mell.


"Kamu tau minum berlebihan saat perut kosong berbahaya, karena peningkatan alkohol dalam darah dapat meningkatkan efek racun alkohol pada otak" tambahnya .


"Alkohol juga dapat mengiritasi lapisan lambung bila dikombinasikan dengan asam lambung, yang dapat memburuk ketika perut kosong" jelas nya dan Mell hanya diam.


"Iya abang tapi sekarang perut aku sakit banget" pekik Mell.

__ADS_1


"Yaudah ayo makan terus nanti abang belikan obat untuk kamu" ucap Justin, Mell menurut saja.


__ADS_2