
Jam istirahat telah sebentar lagi kini Mell mulai memikirkan kembali alasan kenapa dia di panggil kepala sekolah.
"Baiklah anak - anak pelajaran ibu akhiri sampai di sini kita lanjutkan minggu depan" ucap guru.
"Terimakasih bu" jawab murid serempak.
"Mbul mau gue temenin ke ruang kepsek gak" tanya Dianna.
"Hmm boleh deh" jawab Mell.
Tok tok tok
"Masuk" kata nya.
"Permisi pak" ucap Mell.
"Oh iya silahkan duduk" ucap kepsek dan langsung menghampiri Mell.
"Maaf pak ada apa yah bapak memanggil saya kemari" tanya Mell sopan.
__ADS_1
"Saya mungkin tidak akan percaya kalau kamu bisa mengerjakan soal yang tadi pagi saya berikan kalau saya tidak melihat nya sendiri" ucap Kepsek.
"Maksud bapak" tanya Mell bingung.
"Begini, soal yang tadi pagi kamu kerjakan adalah soal untuk ujian mahasiswa S2 tapi kamu mengerjakan dengan sangat tenang dan jawaban nya pun hampir semua nya tepat, soal itu bahkan buka jurusan kamu di sekolah ini" ucap Kepsek.
"Bahkan banyak mahasiswa saya yang gagal saat mengerjakan ujian itu" lanjut nya.
"Jadi maksud bapa apa meminta saya mengerjakan soal itu" tanya Mell.
"Saya sudah lama mendengar perbedaan antara kamu dan murid - murid yang lain, saya cuma mau memastikan apakah kamu benar - benar hanya sekolah biasa atau kamu sudah pernah kuliah atau bagaimana" tanya kepsek itu bingung.
"Mengenai kebingungan bapak, saya tidak bisa menjelaskan apa - apa jadi tolong bapak rahasiakan saja hal ini" lanjut nya.
"Bapak hanya ingin tau kenapa bisa begitu kar_" terhenti.
"Saya sudah bilang jangan peringatkan agar bapak jangan mencari tau tentang saya, cukup biarkan saya lulus dengan tenang dari sekolah ini saja" ucap Mell yang mulai kesal.
"Saya sudah banyak membantu pembangunan dan kemajuan sekolah ini dan saya tidak pernah meminta imbalan apapun, syarat saya hanya agar saya bisa lulus dari sini dengan tenang dan jangan pernah mencoba untuk mencari tau tentang saya" lanjut Mell lalu pergi.
__ADS_1
"Ada apa Mbul" tanya Dianna yang melihat wajah Mell sangat kesal.
"Gue gak apa - apa, kantin yuk" jawab Mell datar.
"Bentar gue ke toilet due, lo duluan aja ke kantin nya" ucap Mell berhenti di tengah jalan.
"Ok jangan lama - lama di toilet ya, tar kesambet lo" canda Dianna langsung lari karena tau Mell akan semakin kesal.
"Hallo" ucap Mell menelepon seseorang.
"Han, kepsek itu mulai cari tau asal usul gue" ucap Mell.
"Ok gue urus lo tenang aja" jawan Han, Mell pun langsung mematikan telfon nya setelah mendengar itu.
"Nih anak kebiasaan banget dah, gue baru juga ngomong udah di matiin aja gatau apa kalo gue kangen sama dia" kesal Han.
"Yaiya sih gue tau ini jam kerja tapi kan gue juga udah kaya kakak nya, heuhhhh udah lah yang penting gue selalu bisa jagain dia dimana pun dia berada" lanjut nya.
"Anak ini bener - bener bahaya kalau udah marah, jangan sampai dia turun tangan ngadepin kepsek nya itu bisa abis tak tersisa badan tuh orang" ucap Han lagi terkekeh ngeri mengingat kekejaman Mell saat marah apalagi pada orang yang telah dengan sengaja mengkhianati nya.
__ADS_1