
Saat malam hari nya Mell yang tengah tertidur lalu bangun sekitar pukul 7 malam, Mell mencari keberadaan Justin di setiap sudut kamar namun tak kunjung melihat nya hingga Mell memutuskan untuk mandi tanpa dia duga ternyata Justin sudah menyiapkan air hangat untuk nya di buth up.
"Kayak nya Abang sengaja atur suhu nya deh biar pas aku bangun bisa tetep hangat kaya gini" ucap Mell sambil menyelamkan tubuh nya di dalam buth up.
"Hmmm nyaman nyaaa, suami aku perhatian banget sih" tambah Mell sambil senyum senyum sendiri hihi.
"Terimakasih tuhan karena sudah mempertemukan aku dengan sosok laki laki seperti Justin, suami ku" batin Mell.
Selesai berendam Mell keluar pintu yang langsung menuju ruang pakaian "Hah pake baju apa yah enak nya" gumam Mell yang berdiri di depan deretan pakaian malam yang sangat indah milik nya.
Mell nampak berfikir dengan mengetuk ngetukkan jari telunjuk pada dagu nya.
Saat sebuah tangan tiba tiba melingkar erat di perut nya, Mell kaget dan hendak mendorong sosok itu namun Justin yang telah terbiasa punmengerti dan segera mengeratkan pelukan nya seraya berkata "Sayang, ini Abang" ucap nya, yah sosok itu adalah pria tampan yang selalu membuat hari hari Mell berwarna.
"Abang ngagetin aja deh" gerutu Mell.
Justin terkekeh "Maaf sayang" ucap nya sambil menciumi tengkuk Mell.
"Nih Abang bawain gaun indah untuk orang yang special" tambah nya menunjukkan gaun itu di hadapan Mell karena saat ini Justin masih memeluk Mell dari belakang.
"Waah cantik banget gaun nya" ucap Mell.
"Sekarang kamu pake terus turun ke bawah yah Abang tunggu di sana" ucap Justin.
"Ok" jawab Mell.
__ADS_1
Lima belas menit berlalu Justin yang tengah menunggu Mell di bawah begitu gelisah memikirkan Mell takut takut hal yang buruk terjadi pada nya.
Namun kekhawatiran nya hilang seketika kala ia melihat Mell menuruni anak tangga satu persatu.
"Abang" panggil Mell yang sudah ada di hadapan Justin.
"Ya tuhan istriku cantik sekali" puji Justin.
"Astaga dasar tukang gombal, simpen aja gombalan nya buat Dona" balas Mell asal.
"Dona?siapa Dona?Abang gak kenal nama itu" renyit Justin sambil sedikit terkekeh.
"Waaaah kaya nya ada yang bahagia banget ini" ucap seseorang di tengah tengah pembicaraan pasutri tersebut.
Mereka menoleh ke sumber suara dan mendapati sepasang manusia yang juga tengah tersenyum "Dianna" gumam Mell sedikit terkejut.
"Meeeeeelll" panggil nya sambil sedikit berlari menghampiri Mell.
Berpelukan, itulah yang kedua sahabat itu lakukan "gue kangen banget sama lu Mbuuull" ucap Dianna.
"Tapi gue enggak tuh" balas Mell berbohong padahal dia juga amat merindukan sahabat nya itu.
"Ngapain lu di sini?emang ada yang ngundang?" jutek Mell.
__ADS_1
"Dasar kulkas, ada lah tuh lakik lu yang ngundang gue" balas nya menunjuk Justin yang tengah berbincang juga dengan Justin.
"Terus dia bilang gak alesan kita adain small party ini?" tanya Mell lagi.
"Dia sih cuma nyuruh kita buat dateng" jawab Dianna jujur.
"Kalo gitu gue mau ku jadi orang pertama yang gue kasih tau" ucap Mell lagi sambil tersenyum.
Mell mengambil tangan Dianna menggenggam nya erat kemudian menaruh nya di perut rata milik nya sambil tersenyum.
Dianna bingung dan diam untuk sesaat namun kemudian dia menutup mulut nya sendiri karena tau maksud dari Mell.
"Haaahh Mell lu_" suara Dianna terhenti karena Mell yang terus tersenyum lalu mengangguk cepat.
"Gue hamil Dii" ucap Mell, Dianna begitu bahagia dan langsung memeluk Mell dengan erat.
"Aaaahh selamet sayang kuuuu" ucap Dianna sedikit keras hingga membuat Justin dan Han menoleh ke arah mereka.
"Ada apa?" tanya Han.
"Kak tau sebentar lagi kakak akan jadi uncel?" ucap Dianna senang.
"Apa?" kejut Han.
"Mell hamil" jelas Justin.
__ADS_1