
Malam panjang telah berakhir kini pagi telah menyapa sebagian penduduk bumi namun sayang sang surya harus terhalang awan mendung di atas sana, rintik hujan mulai berjatuhan sedikit demi sedikit.
Mell kini telah siap berangkat ke kantor, berjalan menuruni lift dan melihat ke arah meja makan ternyata semua orang sudah berkumpul semua di sana.
"Selamat pagi" sapa Mell pada mereka semua.
"Pagi" jawab Dianna.
"Selamat pagi sayang" Ais tersenyum.
"Daddy mana Mom?" tanya Mell yang tidak melihat keberadaan Daddy nya lalu mulai meminum susu nya.
"Daddy masih telfonan sama Ayah Bima sayang, katanya lagi bahas rencana pernikahan kamu" jawab Ais, Mell yang dari semalam ingin sekali melupakan rencana pernikahan nya itu kembali teringat, sandwich yang dia pegang juga sudah kembali ke piring nya lagi.
"Mom, aku jalan sekarang yah aku lupa ada meeting penting pagi ini" ucap Mell memberi alasan padahal dia hanya tidak ingin membahas prihal pernikahan nya itu.
"Lah kenapa sayang, itukan chicken sandwich kesukaan kamu biasa nya kamu gak mau lewatin sarapan mu?" tanya Ais heran.
"Iya Mbul selama gue di sini lo pasti makam itu buat sarapan kan?" tambah Dianna.
"Gak papa Mom, aku cuma lagi gak mau aja" elak Mell.
"Gak bisa kamu gak boleh lewatin sarapan kamu sayang, atau mau Mommy masakin yang lain yah?" bujuk Ais.
"Gak usah Mom, aku makan di kantor aja lagian mbak Siska udah nunggu di luar" jawab Mell sudah beranjak dan mencium kedua pipi Mommy nya lalu melambaikan tangan enggan menanggapi.
"Ada apa Nona?" tanya Siska penasaran karena sejak tadi Mell hanya diam cemberut tidak bicara apapun.
"Apa sih mbak kita kan gak lagi di kantor gak di markas juga, gausah formal gitu his kebiasaan banget deh" dengus Mell.
Tertawa sedikit "Ya terus kamu kenapa cemberut gitu?" tanya Siska santai.
"Aku gak papa cuma kesel aja, di rumah yang di bahas pasti selalu tentang pernikahan" kesal Mell.
__ADS_1
"Ya bagus dong, berarti semua orang antusian sama pernikahan kamu" ucap Siska dia berusaha menguatkan hati nya agar tetap tegar.
"Aku gak siap nikah mbak" balas Mell lemas menyandarkan kepala nya.
"Justin itu orang yang baik Mell dan dia juga sangat mencintai kamu mbak yakin dia akan jadi pasangan yang baik buat kamu" ucap Siska.
"Dari mana mbak tau bang Justin mencintai aku?aku aja gak tau" ucap Mell.
terkekeh " itu karena kamu fokus nya ke orang lain bukan sama_"
"Udah ah mbak kenapa jadi ikut ikutan bahas itu juga sih" dengus Mell.
Siska diam tidak berank bicara lagi, walaupun Mell sedang dalam mode santai karena mereka hanya berdua tetap saja Siska merasa sedikit takut membuat Mell marah jangankan marah bahkan saat nada suara nya sudah terdengar sedikit kesal saja dia pasti langsung diam walaupun masih ingin bicara.
Saat ini Mell dan Siska sudah berada di kantor Mell sibuk dengan berkas yang harus dia tanda tangani sedangkan Siska masih dengan memeriksa banyak email yang masuk.
"Siska minta staf sekretaris untuk mengambil laporan keuangan tiga bulan belakangan" ucap Mell via telephon.
"Baik Nona" jawab Siska, yah sekretaris Mell memang bukan hanya Siska saja, dia punya tiga orang staf sekretaris perempuan yang selalu membantu Siska menghandel urusan kantor dan berjaga di depan ruang Presdir sedangkan Siska lebih sering berada di dekat Mell tapi tak jarang dia juga ke ruangan nya sendiri.
"Masuk"
"Nona ini laporan yang anda minta" ucap Siska memberi laporan itu.
Mell menerima nya tanpa bicara apapun, "Sebentar lagi jam makan siang, apa Nona mau saya bawa makan siang ke sini?" tanya Siska.
"Yah bawalah" jawab Mell.
"Tentu Nona" jawab Siska seraya berjalan pergi.
"Ah tolong bawakan mie ayam saja" tambah Mell sebelum Siska benar benar pergi, Siska menundukan kepalanha kemudian keluar hendak menghampiri staf sekretaris yang biasa Siska minta untuk memesankan makanan untuk Mell.
"Maag Nona Siska, ada Tuan Justin yang menunggu di ruang tunggu beliau ingin menemui Nona Mellani" lapor staf sekretaris itu.
__ADS_1
"Sejak kapan?" tanya Siska.
"Baru saja Nona" jawab nya.
"Baiklah akan saya sampaikan dulu pada Nona" balas Siska kemudian kembali keruangan Mellani, awalnya Mellani menolak menemui Justin tapi kemudian Mommy nya mengirim pesan bahwa Justin akan menemui nya.
Ceklek pintu di buka setelah mendapat ijin pemilik nya.
"Hai" sapa Justin namun Mell masih diam dengan berkas nya yang menumpuk.
Justin meletakkan papper bag yang dia bawa di atas meja dan menghampiri Mell.
"Banyak banget yah kerjaan nya?" tanya Justin yang melihat Mell sangat sibuk.
"Hmm" jawab nya malas tanpa menoleh.
"Makan dulu yuk, Mommy bilang tadi pagi kamu gak sempet sarapan" ajak Justin namun Mell tetap diam.
"Mell ayook" ajak nya lagi.
"Abang apa apaan sih aku tuh lagi sibuk jangan ganggu deh" ucap Mell ketus sambil menggebrak meja, Justin diam kemudian berdiri Mell pikir dia akan pergi tapi ternyata malah mendekat pada Mell lalu tanpa aba aba langsung menggendong nya dan membawa ke arah sofa tidak peduli walau Mell berontak ingin turun.
"Apaan sih bang?" kesal Mell sedikit berteriak namu Justin tetap diam kemudian mendudukannya di atas sofa.
"Ayo makan" ucap Justin sudah menyodorkan sendok di depan mulut Mell.
"Aku gak mau" ketus Mell memalingkan wajah nya.
Justin tersenyum melihat tingkah Mell yang tidak pernah berubah semarah apapun dia pada nya "Oh yaudah kalo gitu abang gak akan pergi dari sini biarin aja abang seharian nungguin kamu makan terus nanti pas pulang abang gendong kamu lagi kaya tadi sampe di par_" belum sempat dia selesai bicara Mell sudah melahap makanan yang Justin sodorkan tadi, mengunyah nya kesal namun Justin malah tersenyum menikmati nya.
Akhirnya Mell makan dengan di suapi oleh Justin mendengar ucapan Justin tadi benar benar membuat nya kesal, bagaimana jika dia benar akan menggendong Mell sampai ke parkiran bukan kah itu akan sangat memalukan, Mellani Putri Pramudita seorang Presdir Pram Group yang biasa nya berjalan dengan anggun dan berwibawa sekarang malah keluar dengan cara di gendong oleh seorang lelaki sambil memberontak yaah walaupun dia calon suami nya dan pasti tidak ada yang akan berani bicara apapun tapi tetap saja itu memalukan bukan?
"Udah kan?puas abang" ketus Mell setelah makanan nya habis tak tersisa.
__ADS_1
Tersenyum "Iya abang puas banget" balas nya menyacak acam rambut Mell membuat gadis itu mendengus lebih kesal lagi.
Jangan Lupa Like😊🥰