The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
Masa Lalu (10) EPS. 32


__ADS_3

"Tapi orang tua aku pasti khawatir sama aku, aku harus telfon mereka" ucap Ais.


"Kamu ga perlu khawatir aku udah urus itu" ucap Rio.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Beberapa hari sudah berlalu, Ais sudah merasa sangat bosan di rumah sakit ia ingin sekali pulang karna merasa diri nya sudah baik - baik saja.


"Aku mau pulang" rengek Ais.


"Heuhh tunggu beberapa hari lagi yah, aku gak mau kamu kenapa - napa" pinta Rio.


"Aku udah ga apa - apa aku udah sembuh, aku bosen di sini" rajuk Ais.


"Ok kita tanya dokter dulu yah" bujuk Rio dan di balas anggukan oleh Ais.


Setelah itu Rio melakukan konsultasi dan meminta agar Ais bisa segera pulang dan mengingat keadaan Ais yang memang sudah membaik akhirnya dokter pun mengijinkan Ais untuk pulang dengan syarat ia harus kembali setelah seminggu untuk memeriksakan keadaan nya.


"Baiklah ayoo gadis manis kita pulang sekarang" ucap Rio bersemangat saat masuk ke ruangan Ais.


"Apa aku boleh pulang hari ini" tanya Ais heran.


"Haisss tadi kamu bilang mau pulang hari ini" balas Rio.


"Beneraaan" yakin nya.


"Hmm tentu tuan putri sesuai perintah mu hhehe" ucap Rio membuat Ais tersipu malu.


"Yaudah ayook kita pulang" balas Ais bersemangat.


Setelah sampai di rumah bukan hanya keluarga Ais tetapi juga ada orang tua Rio yang sudah menunggu di depan pintu rumah Ais untuk menyambut kedatangan pasangan baru itu eeh eeh calon pasangan maksud AutorπŸ˜…kan mereka belum resmi jadi pasangan yah.πŸ‘¦ : Ceee'iiileeeee resmi lo kira pelantikan presiden pake di resmiin segala TorπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


"Selamat datang anak mamah yang cantik kamu gimana kabar nya udah mendingan sayang" tanya mamah Ais.


"Udah mah aku udah ga apa - apa kok" jawab Ais.


"Eeh tapi kok ini rame banget yah ada acara apa?" lanjut nya bertanya.


"Gak ada acara apa - apa sayang, ayo kita masuk dulu" ucap mamah nya Rio.


"Ehh iya tante" balas Ais malu.


Mereka semua duduk bersama dan saling melempar tawa satu sama lain membuat suasana di rumah Ais menjadi terasa sangaaaat hangat.


"Sebener nya kedatangan kita kesini itu mau minta maaf sama kamu sayang, karna gara - gara anak nakal mamah yang satu ini kamu malah jadi kena sasaran nya deh" ucap Mamah Rio.


"Maksud tante kena sasaran apa yah, maaf tapi aku ga ngerti" tanya Ais.


"Eeh ehh manggil nya jangan tante dong panggil ajh mamah" lurus nya dan di angguki oleh Ais yang merasa sedikit canggung.


"Iyh nak maksud mamah adalah karna gadis - gadis yang mengincar Rio itu tidak suka melihat kamu dekat dengan anak papah, jadi mereka berusaha untuk mencelakai kamu" ucap Papah Rio.


"Gak apa - apa om tante" jawab Ais.


"Loh kok manggil nya om tante sih, mamah papah dong" balas mamah Rio l dan di balas anggukan oleh Ais lalu membuat semua orang tertawa.


πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰


Setelah itu tak lama kedua orang tua Rio pamit untuk pulang tapi tidak dengan Rio sekarang ini ia sedang menemani Ais makan di taman belakang rumah nya.

__ADS_1


"Ayo sedikit lagi" ucap Rio.


"Udah ah aku udah kenyang" jawab Ais menolak.


"Ok satu lagi yah" bujuk Rio.


"Bener yah" yakin Ais dan di balas senyuman oleh Rio.


"Oh iya gimana keadaan Rina sama Bella" tanya Ais, membuat Rio meletakan sendok nya.


"Mereka pasti akan dapat balasan yang setimpal" ucap Rio.


"Mereka akan menanggung akibat dari perbuatan nya, aku pastiin mereka ga akan pernah bisa menghirup udara di luar penjara lagi" lanjut nya tegas dan penuh amarah.


"Apa penjara" kejut Ais.


"Aku mohon jangan lakuin itu sama mereka, mereka itu masih muda masa depan mereka bisa hancur apalagi mereka itu temen - temen aku" ucap Ais.


"Apa?temen?" ucap Rio tak percaya dengan ucapan Ais yang masih menganggap mereka sebagai teman bahkan setelah apa yang mereka lakukan.


"Astaga Ais mana ada temen yang mau mencelakai temen nya sendiri" ucap Rio.


"Yaa mungkin mereka kaya gitu karna gak sengaja aja gitu" ucap Ais mencari alasan.


"Gak sengaja kamu bilang" balas Rio menekan kan kata - kata nya karna tidak percaya.


"Aku mohon lepasin mereka yah" mohon Ais.


"Astaga aku bener - bener gak tau yah tuhan menciptakan hati kamu itu dari apa" balas Rio menggelengkan kepala nya.


"Aku mohon" ucap Ais dengan wajah imut nya membuat Rio gemas dan ingin sekali mencubit nya.


"Please, demi aku" bujuk Ais lagi sambil memegang tangan Rio dan membuat nya memandang wajah imut Ais.


"Heuuuuuhhh ok demi kamu" ucap Rio, dan membuat Ais sangat senang sampai tidak sadar memeluk Rio dan membuat Rio terkejut tapi senang bukan main.


"Makasih makasih banyak" ucap Ais yang sangat senang.


"Ok tapi kamu abisin dulu makanan nya nih" perintag Rio.


"Lah kan tadi katanya suapan terakhir sekarang ko malah suruh di abisin" protes Ais.


"Mau nggak kalo gak yaa_" ucapan Rio terpotong.


"Ok ok aku abisin" pasrah Ais dan langsung menghabiskan makanan nya.


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Setelah itu Rio menepati janji nya pada Ais untuk membebaskan Rina juga Bella dari penjara dan minta agar mereka tidak masuk daftar hitam.


Rina dan Bella merasa sangat senang karna bisa bebas dari penjara padahal sebelum nya mereka sangat putus asa dan berniat ingin bunuh diri dalam penjara.


πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€


Setelah bebas Rina dan Bella meminta pada Rio untuk bertemu dengan Ais, awal nya Rio menolak karna takut Mereka akan melukai Ais lagi tapi Rina dan Bella sudah berjanji tidak akan mengulangi kebodohan mereka lagi.


"Ais terima kasih banyak karna kamu udah kasih kita kesempatan" ucap Rina.


"iya dan kita juga minya maaf karna udah sering jahat sama kamu" ucap Bella.

__ADS_1


"Udah lupain aja sekarang kalian bisa mulai hidup baru kalian, pesen aku jangan pernah kalian sia - sia in hidup kalian dengan berbuat jahat lagi sama orang lain" saran Ais.


"Kita janji ga akan pernah ngelakuin hal bodo itu lagi, kamu orang baik kita akan ingat pesan kamu Ais" Ucap Rina.


"Kita gak akan lupain kebaikan kamu Ais, terima kasih" ucap Bella.


Setelah itu mereka menjadi sangat dekat satu sama lain, bahkan saat di kampus Rina dan Bella selalu menjaga Ais dari gangguan - gangguan kecil pria yang sering menggoda Ais karna mereka tau bahwa Rio sangat menyukai Ais begitu pun sebalik nya jadi mereka selalu menjaga Ais dengan baik sebagai ucapan terima kasih mereka.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Waktu terus berlalu dengan sangat cepat sampai tiba saat nya untuk pelepasan para mahasiwa di kampus Rio.


Semua orang berkumpul di Aula kampus dengan style mereka masing - masing.


Saat itu Aisyara lah yang berhasil mendapat gelar sebagai mahasiswi terbaik dan sangat membanggakan karna telah berhasil membawa kampus nya menjuarai banyak olimpiade di tingkat international dalam beberapa kategori dan sebagai pemanah terbaik di kampus nya.


Aisyara naik ke panggung dan memberikan sepatah dua patah kata dan tak lupa mengucapkan terima kasih untuk orang tua dan semua dosen nya.


Tak lama setelah itu Rio juga naik ke panggung untuk menyusul Ais, beda nya ia tidak di panggil tapi naik sendiriπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Rio naik dengan sangat percaya diri dan berdiri di samping Ais lalu mengambil mic yang ada di tangan Ais dan mulai bicara.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


"Nona Aisyara Putri Aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang sangat lama..


Untuk mengatakan ini aku butuh banyak sekali waktu untuk mempertimbangkan segala hal yang mungkin terjadi..


Beberapa waktu telah kita lewati..


Banyak hal sudah kita lalui bersama..


Segala kesulitan bagiku seperti tak apa asal itu tentang kamu..


Banyak nama yang mungkin dalam hati tapi belum tentu tertulis dalam buku nikah, dan aku ingin kamu tertulis di kedua nya..


Pernikahan yang sempurna adalah dua orang yang tidak sempurna yang saling melengkapi satu sama lain..


Dan kau pun tau aku tidak sempurna..


Untuk itu bersediakah engkau menjadi penyempurna ku" Ucap Rio bicara panjang lebar sambil mengeluarkan sebuah kotak dari balik jas nya.



Yaah Rio menyeluarkan sebuah kotak berisikan sepasang kalung dengan liontin kupu - kupu dan permata berwarna biru ditengah nya.


Aisyara merasa sangat terkejut dan tidak mengira Rio akan melamar nya di hadapan banyak orang dan itu pun di hari wisuda nya, bahagia tentu saja ia bahagia bahkan sangat bahagia dan seketika itu juga ia menjawab.


"Yah aku mau..aku mau menjadi penyempurna dan pelangkap hidup mu, aku mau menghabiskan sisa hidup ku bersama mu dan keluarga kita nanti" jawab Ais membuat Rio senang bukan maeeeeeeennn dahπŸ˜…


Lalu setelah memasangkan satu kalung dan meminta Ais menyimpan yang satu nya lagi Rio memetikan jari nya dan perlahan banyak kelopak mawar yang berjatuhan mengenai tubuh Ais lalu Rio memetikan jari nya lagi dan masuk lah Rina dengan membawa sebuah buket bunga.



Lalu di susul Bella dengan buket Coklat nya dan Bima dengan buket uang nya bersama dengan keluarga Ais dan keluarga Rio.



__ADS_1


Maaf yah kalo gambar buket uang nya sedikit buram karna kamera Autor nya kaya kentangπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


__ADS_2