
"Lepaskan ikatan nya" perintah Mell pada anak buah nya.
"Tapi Queen bag_" ucap Han tapi Mell mengangkat tangan nya pertanda berhenti bicara.
"Apa yang lo bilang tadi?lo akan memuaskan gue dan kasih gue banyak perhiasan" ulang Mell pura - pura antusias, dan Alex yang melihat nya merasa dia telah berhasil menjebak Mell.
"Tentu saja sayang" ucap Alex yang sudah lepas dari ikatan nya dan berusaha mendekati Mell.
"Bagaimana cara nya" tanya Mell.
"Bagaimana cara nya?" tanya Ulang Alex.
"Seperti ini" lanjut nya semakin mendekati Mell namun sebelum dia sempat menyentuh rambut Mell, Mell lebih dulu menendang Jun10r Alex dan membuat nya meringis.
"Awwwwwhh apa yang kau lakukan" pekik Alex, Mell mendekat dan mencengkram dagu Alex sangat kuat bahkan sampai berdarah karena kuku tangan Mell yang cukup tajam, sedangkan Han ikut merasa ngilu dan memegangi Jun10r nya juga berbeda dengan Siska yang merasa sangat geli sekaligus senang.
"Apa lo pikir gue kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan gue, apa lo pikir gue gak cukup mampu untuk beli perhiasan gue sendiri, dan apa yang lo bilang tadi?lo bakal muasin gue?gimana cara nya hah?kalo nyawa lo sendiri ada di ujung tanduk" bentak Mell.
"Seharusnya lo memohon untuk nyawa lo bukan malah menawarkan hal receh kaya tadi" lanjut nya tertawa, gelak tawa yang biasa terdengar sangat manis dan indah entah mengapa berubah jadi sangat menyeramkan dan menakutkan jika di lakukan di penjara bawah tanah ini, untung nya Han Siska dan semua anak buah nya sudah terbiasa.
"Lo kesini mau main - main sama gue kan, kalau gitu ayo kita main sekarang gue kan udah lepasin ikatan lo, jadi tunggu apa lagi" tantang Mell.
"Gue udah ngomong sangat sopan tapi ternyata lo gatau sopan santun, ok ayo kita main" jawab Alex yang mulai bisa menguasai diri nya.
Alex menjilat ibu jati yang tadi ia gunakan untuk mengelap sudut bibir dan dagu nya yang terluka akibat cengkraman Mell.
"Apa perlu kami bantu Nona" tanya anak buah Mell.
"Apa kalian meragukan ku" bentak Mell.
"Mundur lah kal_" lanjut nya tapi terhenti karena Alex langsung ingin memukul bagian belakang Mell saat ia bicara pada anak buah nya tadi, namun Mell tentu tidak lengah ia pun sontak berbalik dan berhasil memegang tangan Alex kemudian mengunci nya membuat Alex tersungkur tak berdaya dengan tangan yang Mell kunci.
Kemudian Mell mendorong nya hingga benar - benar tersungkur, sudah di pastikan tulang lengan Alex pasti sedikit bergeser namun ia masih bisa menahan nya.
__ADS_1
"Apa cuma segini" tanya Mell menyeringai.
"Sombong" tangkas Alex yang langsung bangun dan hendak memukul wajah Mell yang mengenakan topeng namun lagi lagi Mell berhasil menghindar dan balik memukul wajah Alex membuat sudut bibir nya robek dan mengeluarkan darah segar kembali.
"Ada apa?lo mau mukul wajah gue atau mau buka topeng gue?" tanya Mell menyeringai lalu tertawa.
"Gue cuma penasaran sama wajah lo, gue yakin lo itu cantik karena gue bisa liat dari sorot mata dsn bibir mungil lo itu hahaha" ucap Alex.
"Keparat, lo masih mau liat wajah gue sebelum lo ma*i" ucap Mell.
"Yah gue mu liat seberapa cantik nya wajah lo, dan gue pastiin lo yang akan mati di tangan gue" jawab Alex sombong.
"Oh ya, ayo kita lihat siapa yang akan mati di tangan siapa" tantang Mell, Alex kembali ingin memukul Mell namun Mell berhasil menghindar dan balik menendang berulang kali wajah dan perut Alex membuat nya terkapar seketika, lalu Mell berbalik hendak pergi namun Alex bangun dan menarik kaki Mell membuat nya hampir jatuh tapi untung nya Mell segera sadar dan menyeimbangkan kembali tubuh nya. namun
Dor Dorr
Satu peluru berhasil keluar dari pistol yang Alex sembunyikan di dalam celana nya, ia berencana menembak Mell namun usaha nya gagal karena Mell menghindar, sebenar nya mereka menembak di saat yang bersamaan.
"Huh tadi nya gue main yang seru sama lo, tapi lo nya gak asik, bosen gue" ucap Mell dengan nada kecewa.
"Ikat dia" perintah Mell.
"Lo ambil air panas campur dengan garam dan bawa ke sini" perintah Mell pada anak buah nya lalu mengeluarkan sebuah belatih favorit nya dari balik jaket yang ia kenakan.
"Baiklah sambil menunggu air nya siap, gue mau lukis sesuatu di sini dulu" ucap Mell mendekati Alex yang sudah tidak mengenakan apapun selain celana boxer warna pink nya, semua orang tidak bisa menahan tawa nya saat melihat Alex seorang leader mafia white tiger ternyata memakai celana boxer berwarna pink.
Sreeett sreeeett srett
"Awwwwwhh sakit, keparat lepaskan aku" teriak Alex saat Mell menyayat wajah dada dan perut nya.
"Hei tenang lah ini baru awal nya saja, kenapa kau sangat berlebihan" ucap Mell santai.
"Air nya Queen" ucap seseorang dari arah belakang Mell, Mell langsung mengambil nya lalu menabur sedikit garam pada bekas sayatan yang ia buat.
__ADS_1
Suara teriakan pria itu menggema di seluruh sudut ruang penyiksaan itu.
"Ah astaga apakah sakit sekali, tolong maaf kan aku tapi itu pantas untuk mu" ucap Mell menyeringai.
"Baiklah mari kita akhiri ini, sungguh gue merasa kasihan sama lo" lanjut Mell yang kemudian menyiram air panas itu ke tubuh Alex dan membuat nya semakin menjerit.
"Oh lo belum mati" tanya Mell devil,
"Baiklah baik gue janji kali ini lo akan mati, gue akan akhiri penderitaan lo sekarang juga, lo senang kan" tanya Mell dengan senyum devil nya.
Kemudian Mell mengeluarkan pistol dari balik jubah nya dan
Dor Dor Dor Dor Dor
Lima peluru berhasil bersarang di kepala dada perut tangan dan kaki Alex membuat nya tewas seketika.
"Heuh menyenangkan sekali" lirih Mell tersenyum.
"Kalian lemparkan mayat tidak berguna ini pada Harlie di belakang" perintah Mell.
"Dan ingat ini siapapun yang berani bermain - main sama gue akan mendapatkan nasib yang sama seperti dia" menunjuk pada mayat Alex yang sudah hampir hancur karena air panas.
Setelah selesai seperti biasa Mell mengumpulkan anak buah nya sebentar untuk memberi perintah di Aula markas.
"Dengerin gue baik - baik, markas kita bisa kapan aja di serang jadi perketat penjagaan, Lien lo itu hacker profesional yang udah gue latih secara khusus jadi lo harus lebih teliti lagi" perintah Mell pada Lien atau Siska, Mell tau sebenar nya misi Alex kali ini gagal juga karena Lien sudah mencurigai nya jadi bisa antisipasi lebih awal.
"Satu lagi, kalau leader dari gangster atau mafir nya ikut menyerang kalian jangan bunuh dia karena itu jatah gue" ucap nya lagi.
"Dan ingat, Periksa dengan teliti jangan sampai kalian kecolongan seperti pada Alex yang berhasil menyembunyikan senjata di dalem ****** ***** boxer nya, warna pink lagi" lanjut Mell bergidik geli mengingat kejadian tadi.
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Buat yang bertanya - tanya siapa itu Harlie, dia adalah macam jantan peliharaan Mell yang sudah ada sejak Black Rose terbentuk.
__ADS_1