Wanita Pengganti Di Malam Pertama

Wanita Pengganti Di Malam Pertama
Rencana Almira


__ADS_3

Selamat membaca!


Di tengah pemikiranku yang masih mencari cara untuk melawan Almira, suara pintu ruangan terdengar dibuka oleh seseorang. Ya, itu pasti adikku dan juga Mas Denis. Sepertinya mereka sudah selesai makan malam dan hendak pamit karena tadi ibu mengatakan jika dia yang akan menjagaku malam ini di rumah sakit. Walaupun aku sempat protes, tetapi aku bisa apa jika itu sudah keinginan ibu. Padahal aku ingin Almira yang menjagaku agar dia tidak bersama Mas Denis malam ini.


"Kamu pasti akan sangat terkejut Mira saat melihat kedatangan Delano di sini." Aku mengatakan itu dalam hati dengan senyum yang perlahan terulas tipis dari kedua sudut bibirku. Mataku masih menatap ke arah pintu yang kini terbuka lebar dan benar saja Mas Denis juga adikku masuk secara bersamaan. Namun, aku heran saat melihat raut wajah suamiku yang tampak berbeda dari biasanya. Dia kelihatan begitu marah hingga membuatku bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi padanya.


"Maaf, Mas. Apa Anda bisa keluar dulu?" Mas Denis mengusir Delano yang seketika langsung bangkit dari posisi duduknya.


Aku mulai melihat Almira dengan wajah yang penuh air mata. Entah apa yang terjadi, tetapi semua ini pasti rencananya. Tadinya aku pikir, dia yang akan terkejut setelah melihat kedatangan Delano, tetapi ternyata aku salah. Saat ini, aku yang malah dikejutkannya dengan kemarahan Mas Denis saat ini.

__ADS_1


"Ada apa ini, Denis?" Ibuku yang juga penasaran kini sudah berada di dekatku. Menatap wajah Mas Denis dengan kedua alis yang saling bertaut heran. Tentu saja ibu pasti juga bertanya-tanya seperti aku, apa yang sebenarnya terjadi hingga Mas Denis bisa jadi semarah ini. Selama mengenalnya, ini adalah pertama kalinya suamiku sampai menatapku dengan penuh kebencian.


"Tolong keluar dulu ya, Mas! Ini masalah keluarga kami soalnya." Mas Denis kembali menegur Delano yang masih tak beranjak dari posisinya.


"Ayo, kita keluar dulu! Maaf ya aku enggak sempat ngasih tahu kamu. Dia itu Alissa, bukan aku."


Walaupun Almira mengatakan itu dengan pelan, tetapi suaranya masih dapat terdengar jelas di telingaku. Aku pun sangat terkejut karena pada akhirnya Almira membongkar sendiri pertukaran yang aku lakukan. Jujur aku merasa sedikit lega, walau kemarahan Mas Denis saat ini membuat hatiku benar-benar tidak tenang.


Setelah pintu ruangan tertutup dan Delano sudah keluar dari ruangan bersama Almira, Mas Denis melangkah maju. Mendekatkan wajahnya padaku dan melihatku dengan sorot matanya yang tajam.

__ADS_1


"Kamu benar-benar kejam, Lissa. Kenapa kamu bisa-bisanya menggugurkan anak dalam kandungan adikmu sendiri hanya demi menutupi rahasiamu di malam pertama kita?"


Tentu saja ibuku terkejut mendengarnya. Namun, aku tidak bisa melakukan apa-apa selain hanya menatap wajah ibu yang masih menatap Mas Denis dengan keraguan.


"Apa maksudnya ini, Denis? Ada apa dengan kalian bertiga?" tanya Ibuku dengan wajah yang hampir menangis karena tentu saja tidak ada seorang ibu yang kuat jika mendengar hal ini, terlebih jika menyangkut kedua putri kembarnya.


"Dia telah membunuh anak dalam kandungan Mira dan anak itu adalah anakku, Bu." Mas Denis mengatakan dengan penuh keyakinan. Rahang wajahnya mengeras seperti menahan amarah yang coba diluapkan padaku.


Bersambung ✍️

__ADS_1


...Halo, Bestie. Yuk baca juga novel Author yang lain, judulnya, Istri Satu Miliar. Seorang wanita yang harus terjebak dalam sebuah kontrak yang telaH disepakati dengan atasannya. Hingga akhir, kesuciannya harus terenggut dan terjebak dalam perasaan antara benci juga cinta....



__ADS_2