( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 10


__ADS_3

Mereka terus berteriak memanggil Leo dan Tika semakin dalam hutan. Leo dan Tika sedang beristirahat mendengar sesuatu.


" Kak sepertinya mereka mencari kita" kata Tika, melihat sekitar. Leo mencoba menajamkan telinganya.


" Tuan Leo"


" Nona Tika"


" Kamu bisa berdiri Tika kita harus menelusuri hutan ini agar suara itu semakin jelas" kata Leo, Tika menanggukan kepalanya.


Mereka mencoba untuk mencari suara itu Leo menajamkan telinganya agar tidak kehilangan suara itu.


" Tolong" Tika berteriak agar ada yang mendengarnya. Nia seperti mendengar suara yang dikenalnya.


" Papi itu sepertinya itu suara Tika" kata Nia, mendengar perkataan Nia mereka berhenti.


" Tolong" teriak Leo.


" Papi" seru Nia, menengal suara suaminya. " Sebaiknya kita harus cepat " kata ketua tim sar.

__ADS_1


Mereka terus mencari keberadaan Leo dan Tika.


" Mas " teriak Nia, menangis melihat suaminya berada di depannya, dan memeluknya.


" Nia" Panggil Leo, tiba saja jatuh pingsan. " Mas Leo, hiks" Nia menangis sambil memeluk suaminya.


Tedi segera menghubungi ambulans untuk membawa mereka ke rumah sakit, Tika sudah ditolong oleh tim sar bersama Lia.


Setelah ambulans datang mereka menuju ke rumah sakit untuk memeriksa Leo dan Tika. Dokter memeriksa keadaan mereka.


" Dokter bagaimana keadaan suami saya? " Nia dengan khawatir. " Suami anda hanya kelelahan dan dehidrasi untuk malam ini biar dia istirahat disini Dulu" kata Dokter.


" Baik Dok, apa boleh kami masuk" kata Papi Primus. " Silahkan tuan, kalau begitu saya permisi dulu" kata Dokter.


" Tedi, kamu sudah mencari tahu kejadian ini" kata papi Primus. " Sudah tuan tapi saya mengalami kesulitan karena ini di desa, saya akan lebih keras lagi mencari tahunya" kata Tedi, Papi Primus menanggukan kepalanya sambil menatap putrinya.


Ruang rawat Tika.


Tika ditemani oleh Lia dia juga belum sadarkan diri karena pengaruh obat bius.

__ADS_1


" Ugh" Tika memegang kepalanya karena merasa pusing. " Nona sudah sadar, Alhamdulillah" kata Lia.


" Lia aku baik saja" kata Tika, kembali istirahat karena badannya butuh istirahat.


Papi Primus memberi kabar pada istrinya di rumah bahwa menantunya dan Tika selamat dan sekarang berada di rumah sakit.


" Alhamdulillah mereka selamat, sekarang papi kapan pulang? " Mami Yulia.


" Tunggu Leo dan Tika sadar baru kita pulang" kata Papi Primus.


" Baik mas hati kirim salam untuk putri kita" kata Mami Yulia, menutup teleponnya dan kembali menemani cucunya Green bermain.


" Sayang" kata Leo, mengusap kepala Nia, Nia yang tertidur di samping suaminya merasakan sentuhan di kepalanya.


" Alhamdulillah, mas sudah sadar Nia khawatir" kata Nia, memeluk Leo. Leo tersenyum karena bisa melihat Nia lagi tapi ada rasa bersalah dalam hatinya karena dia telah mengkhianati istrinya.


" Leo, Papi senang melihatmu sudah sadar" kata papi Primus, tersenyum dibalas oleh Leo.


" Papi kapan mas Leo dan Tika boleh pulang" kata Nia. " Kata Dokter biarlah mereka istirahat di rumah sakit sampai besok pagi, baru kita pulang dan Leo ceritakan pada kami apa yang terjadi pada kalian? " papi Primus.

__ADS_1


Leo menceritakan semuanya tentang pengkhianatan ketua pekerja di proyek bekerja sama dengan tuan Setyawan. Papi Primus menghubungi Tedi agar menangkap mereka dan dibawa ke kantor polisi.


Keesokan harinya mereka kembali ke kota mereka dengan menaiki pesawat pribadi, selama perjalanan Leo dan Tika diam tanpa saling bicara tak ada yang menyadarinya.


__ADS_2