( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 114


__ADS_3

Hari libur telah tiba Riri sudah menyelesaikan ujian akhir sekolahnya dan sedang menunggu hasilnya Sedangkan Green juga baru menyelesaikan ujian sekolahnya dan akan naik kelas.


Nia mengajak keluarga kecilnya menginap di kediaman keluarga Ramadhan dan mommy Indira dan daddy Thomas mengizinkannya.


Saat ini mereka sedang berkumpul di ruang tengah baru setengah jam lalu Nia dan lainnya tiba, mami Yulia sudah meminta bibi membersihkan kamar putri dan cucunya.


" Riri kapan Roger akan melamarmu om tak ingin hubungan kalian berjalan terlalu lama tanpa status yang jelas apalagi kamu sudah selesai dengan ujian" kata papi Primus.


Riri menundukan kepalanya dia sangat merasa malu kemaren dia sudah memberitahu hubungannya dengan Roger pada papi Primus, mami Yulia sangat merasa senang karena dia tahu Roger dapat menjaga keponankan suaminya.


Tama dan Nia hanya senyum karena mereka sudah di beritahu oleh Roger mengenai lamarannya terhadap Riri, maka itu Nia ingin menginap di rumah orangtuanya.


" Nenek kok ingin om Roger melamar aunty Riri? " Green, duduk di samping mami Yulia. Mami Yulia tersenyum dan meminta cucunya untuk tenang.


" Riri" panggil papi Primus, belum mendapatkan jawaban dari Riri.


" Papi nanti saja tanyanya Riri baru saja menyelesaikan ujiannya biar dia istirahat dulu" kata Nia, papi Primus menghela nafasnya.


" Baiklah om akan menunggu tapi jangan terlalu lama" kata papi Primus, Riri menanggukan kepalanya.

__ADS_1


Mami Yulia meminta mereka semua masuk kamar untuk istirahat apalagi putrinya dan keluarga kecilnya baru saja datang.


" Nenek, kakek Green ngantuk " kata Green, mengusap matanya Tama pamit mengajak putrinya masuk kamar setelah minta izin pada kedua mertuanya.


Dalam kamar Riri mencoba menghubungi Roger tapi tak aktif.


" Mas Roger pasti sibuk makanya tak mengangkat telepon dariku" kata Riri, mencoba untuk berfikir positif.


Akhirnya Riri memutuskan istirahat dia juga merasa lelah sudah beberapa hari mengikuti ujian akhir sekolah.


Malam harinya mami Yulia dan Nia menyiapkan makan malam sedangkan Tama dan papi Primus bicara di ruang tengah.


" Nenek masak makanan kesukaan cucu kesayangan nenek" kata mami Yulia.


" Asyik terima kasih nek" kata Green, dengan senang ,mami Yulia meminta Green memanggil papi Primus dan Tama.


Green berlari dan memanggil Tama dan papi Primus, Tama dan papi Primus duduk di tempat. Mami Yulia meminta bibi memanggil Riri.


Tok tok tok

__ADS_1


" Non dipanggil nyonya untuk makan malam" kata bibi.


" Ya bi sebentar lagi Riri turun" kata Riri, dari dalam kamar.


" Ya non" kata bibi, pamit kembali ke dapur. Riri turun dari tangga menuju ruang makan.


" Riri ayo duduk kita makan malam bersama " kata Nia, mengajak Riri duduk di sampingnya. Mereka menikmati makan malam yang dipersiapkan oleh mami Yulia dan Nia.


Saat mereka baru saja menyelesaikan makan malam tiba saja terdengar suara bel berbunyi bibi membuka pintu dan mempersilahkan tamunya datang.


" Nyonya, ada nyonya Indira dan tuan Thomas datang mereka datang bersama seorang " kata bibi.


Nia dan Tama saling tersenyum. " Ayo kita temui mertuamu sayang" kata mami Yulia, pada Nia. Tama meminta bibi menemani putrinya ke kamar.


Mami Yulia dan papi Primus heran melihat Tama meminta bibi menemani Green ke kamar.


"Papi, mami ayo kita temui mereka Riri ayo ikut" ajak Nia, saat Riri akan kembali ke kamar.


Mami Yulia, papi Primus dan Riri terkejut melihat orangtua Tama datang bersama Roger.

__ADS_1


" Mas".


__ADS_2