
Kekuarga Savidson merupakan kekuarga terpebgaruh di negara Jerman hampir semua usaha berada bawah naungan kekuarga Davudson, tak hanya di Jerman mereka di hotmati tapi juga beberapa negara sekitarnya.
" Daddy ayo bangun makan pagi sudah siap" teriak sang istri.
Terlihat seorang pria yang tidak muda tapi ketampanannya tidak dapat di ragukan memiliki sikap dingin tapi sangat mencintai keluarganya.
" Sayang kamu baru saja beberapa sampai disini tapi kamu sudah berteriak " kata suami turun dari tangga dengan penampilan rapi.
" Maksud daddy tidak menyukai jika aku berteriak begitu" kata sang istri meletakan tangannya dipinggang, sang suami tersenyum dan mencium pipi istrinya, istrinya hanya menggelengkan kepalanya.
Mereka adalah Thomas Davidson dan Indira Davidson sepasang suami istri yang dihormati semua rekan mereka baik di perusahaan maupun rumah sakit.
" Mommy hari ini praktek" kata daddy Thomas. " Ya daddy hari ini mommy harus datang" kata mommy Indira.
" Mom bagaimana tentang pasien yang kamu ceritakan sehingga kamu betah disana" kata daddy Thomas.
Mommy Indira tersenyum. " Mommy tidak tahu dad terakhir kali mommy berjumpa keadaannya sudah stabil, mommy hanya takut saja jika dia dalam keadaan tekanan kembali" kata mommy Indira mengkhawatirkan kesehatan Nia yang belum sembuh sepenuhnya.
Kediaman keluarga Ramadan.
Mami Yulia, Nia dan Green sudah sampai di rumah mengingat kejadian di taman membuat mami Yulia tskut jika putrinya kembali histeris, selama perjalanan Nia terus memanggil putrinya.
__ADS_1
" Putriku dimana mereka membawanya dariku" racau Nia melihat sekitarnya.
" Mami ini Green putri mami, hiks hiks hiks mami" kata Green memeluk maminya sambil menangis.
" Sayang tolong jaga mami ya oma akan menghubungi opa" kata mami Yulia khawatir dengan putrinya.
Mami Yulia pergi dari ruang tengah menghubungi suaminya memanggil pelayan untuk menemani cucu dan putrinya.
Perusahaan NG Group.
Papi Primus memeriksa laporan yang di berikan oleh sekretarisnya.
Drt drt drt
"Wassalam papi bisakah pulang sekarang mami takut pi, tadi setelah kami mendaftar sekolah untuk Green kami pergi ke taman, setiba di taman Nia kembali histeris papi bahkan dia mengakui anak orang lain sebagai putrinya " kata mami Yulia sedih.
" Mami bersuaplah kita akan ke rumah sakit sekarang" kata papi Primus memutuskan panggilannya.
Mami Yulia menghapus air matanya kembali ke tempat putri dan cucunya.
" Sayang oma dan opa mau ke rumah sakit, Green disini saja ya sayang bersama bibi" kata mami Yulia mengelus rambut cucunya.
__ADS_1
Green melihat maminya dipeluknya. " Oma msmi Green akan sembuhkan" kata Green.
" Pasti sayang mami akan sembuh sekarang Green harus berdoa agar mami cepat sembuh " kata mami Yulia, Green menanggukan kepalanya.
Perusahaan NG Group.
Papi Primus bersiap pulang dia bicara dengan sekretarisnya kalau dia ada urusan di luar.
Kemudian papi Primus menuju parkiran memanggil supir untuk mengantarnya pulang.
Tidak membutuhkan waktu lama mobil tiba di kediaman keluarga Ramadhan.
" Mami apakah sudah siap? " papi Primus, di depqn pintu.
" Sudah pi ayo kita berangkat sekarang, Green hati-hati ya sayang " kata mami Yulia mencium pipi cucunya.
" Opa jaga mami ya" kata Green, menatap papi Primus, papi Primus tersenyum dan menanggukan kepalanya.
Kemudian mereka menuju ke rumah sakit yang pernah di berikan oleh Dokter Indira.
" Nona ingin makan sekarang" bibi menghampiri nona kecilnya.
__ADS_1
" Iya bi Green ingin makan, Green tak ingin mami sedih" kata Green, bibi tersenyum dan menyiapkan sarapan untuk nona kecilnya.