( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 96


__ADS_3

Selesai sarapan pagi mereka berkumpul di ruang tengah Tama sibuk dengan alat kecil di tangannya memeriksa email yang baru masuk Daddy Thomas membaca koran mengenai berita dunia bisnis, Mommy Indira menyaksikan acara kesukaannya sedangkan Nia menemani Green bermain kebetulan hari ini hari libur.


Saat mereka fokus dengan kegiatan masing-masing Tama membuat mereka terkejut mendengar perkataannya.


" Mommy, Daddyv lusa kami akan pindah ke rumah sendiri" kata Tama.


Deg


Mereka yang sebelumnya fokus dengan kegiatan masing segera menatap ke arah Tama minta penjelasan, Nia langsung pindah duduk di samping suaminya menatanya minta penjelasan Tama memegang tangan istrinya dan menatap orangtuanya yang terkejut.


" Tama, kamu jangan bercanda " kata mommy Indira, dengan emosi mendengar putranya yang ingin pindah dari kediaman keluarga Alexanders.


" Mom tenanglah biar Tama yang menjelaskan" kata daddy Thomas, menenangkan istrinya.


" Daddy nggk dengar kata anak ini mommy baru merasa bahagia katena rumah ini ramai dan adanya Green mami merasa bahagia dad rumah ini ramaiv" kata mami Atika, menggebu.


" Mas apa perlu kita pindah? " Nia, tak tega melihat mommy Indira.


" Sayang, mas ingin kita mandiri apalagi rumah kita tak jauh dari rumah mami hanya memerlukan sepuluh menit jika mami ingin ke rumah kita" kata Tama , mengelus pipi Nia, Nia melihat ke arah mami Atika sedih di pelukan daddy Thomas .


" Mommybnggk ingin menambah cucu lagi? " DaddybThomas , mommy Indira menanggukan kepalanya.


" Jika mommy ingin mereka cepat memberi kita cucu biar mereka pindah agar lebih memiliki waktu bersama setiap waktu" kata Daddy Thomas , mommy Indira memikirkan perkataan suaminya Nia merasa malu mendengar perkataan mertuanya.


Akhirnya mommy Indira setuju kalau anak dan menantunya pindah ia sangat ingin menambah cucu, Tama juga berjanji akan tiap minggu bermain di kediaman keluarga Davidson.


Untuk mengisi liburan mommy Indira mengajak mereka camping di taman belakang , mommy Indira memanggil pelayan menyiapkan alat untuk barbeque. Bibi dan supir membeli semua bahan untuk barbeque.


Nia dan bibi menyiapkan bumbu para cowok menyiapkan peralatan sedangkan Green membantu mommy Indira merentangkan karpet dan piring.


Bibi sudah membeli daging dan sosis tidak lupa Nia melumurinya dengan bumbu barbeque yang telah siap.

__ADS_1


" Mas ini daging dan sosisnya" kata Nia , dengan senyuman, Tama senyum mengambilnya dan memagangny, Tama memegang tangannya Nia dan di berinya ciuman membuat Nia malu.


" Papa" kata Green , mendekati dan berdiri tak jauh dari Tama.


" Ya sayang" kata Tama ." Apa sudah matang pa Green ingin memakannya bersama oma sambil membaca buku.


" Green ke tempat oma dulu dulu nanti papa antar ini sebentar lagi akan matang" kata Tama,Green menanggukan kepalanya kembali duduk di samping mommy Indira. Tama tidak lupa mengajak Roger camping bersama.


" Assalamualaikum, selamat siang tuan, nyonya , tuan dan nona muda" kata Roger


" Riri" kata Nia, terkejut melihat saudara sepupunya datang bersama Asisten suaminya karena ia tahu mereka sering ribut jika bertemu.


Roger membantu Azka memagang Daddy Thomas lebih memilih minum kopi yang telah di siapkan, Dyah mendekati sahabatnya dengan tatapan tajam.


" Kak jangan salah paham dulu aku tak sengaja bertemu dengannya saat pergi ke supermarket, dia bilang mau ke sini jadi aku ikut" kata Riri.


Nia memikirkan sesuatu adik sepupunya sendirian jika mereka ada hubungan pasti roger akan melindunginya.


Riri tersenyum dan memberi salam pada kedua mertua Nia.


Melihat istrinya duduk di samping mommy Indira, Tama mengirim pesan agar Nia duduk di sampingnya, Nia tersenyum melihat pesan suaminya dan pindah duduk di samping Tama.


Mereka menggelengkan kepala melihat Tama bermanja pada Nia, Mereka menikmati acara barbeque Tama juga meminta anak buahnya untuk mengambil video.


" Sayang ayo katakan sesuatu" kata Tama, ketika kamera mengarah pada Green.


" Halo nama saya Green, saya putrinya mami Nia Green bahagia karena memiliki papa sebagai papanya Green" kata Green, dengan harunya.


Nia merasa sedih mendengar perkataan putrinya Tama memegang tangan istrinya, yang lain juga merasa haru mendengar perkataan Green. Hari sudah sore Roger pamit begitu pula dengan Riri.


Keesokan harinya Tama beserta keluarga kecilnya termasuk Green bersiap menuju ke rumah baru mereka,Roger sudah sampai di kediaman keluarga Davidson untuk membantu kepindahan tuan muda Tama beserta keluarganya.

__ADS_1


Nia berada di kamar sang putri untuk membereskan semua barangnya walau ia harus memasukan kembali ke dalam koper, karena sebelum pernikahan barang Green sudah ada di kediaman keluarga Davidson.


" Mamib kita bawa boneka ini semuanya ya" kata Green menunjuk semua boneka miliknya karena itu semua di beri oleh Tama dan oma opanya, jadi Green tidak mau meninggalkan mereka


" Ya sayang nanti kita bawa" kata Nia , Green tersenyum dan keluar dari kamar membawa boneka Nia tersenyum melihat putrinya yang merasa bahagia tak seperti sebelumnya.


Setelah membereskan semua barang milik mereka Tama meminta bantuan satpam untuk memasukan ke dalam mobil, mommyb memeluk menantunya dan meminta untuk menjaga putranya yang dingin, Nia menanggukan kepalanya.


" Tama walau kalian sudah berniat untuk mandiri Daddy akan selalu mengawasi kalian jagalah keluarga kecilmu sekarang mereka menjadi prioritas utamamu " kata Daddy Thomas ,Tama menanggukan kepalanya.


" Tuan muda semua barang sudah saya masukan ke dalam mobil" kata Roger, masuk ke dalam setelah memastikan semuanya. Roger menghubungi angkotan yang biasanya untuk memindahkan barang.


" Sayang jaga diri baik ingat sering hubungi oma dan opa" kata mommy Indira, mencium Green . Green menanggukan kepalanya dan mencium tangan kakek dan neneknya.


Mommy Indira dan daddy Jhon melambaikan tangannya melihat mereka meninggalkan kediaman keluarga Davidson.



Tak lama mereka sampai rumah baru Roger menghentikan mobil di depan perkarangan, mereka turun dari mobil.


Nia diam terpaku melihat keindahan di hadapannya ia menatap ke arah suaminya yang tersenyum, Green memegang tangan Tama.


" Mas " kata Nia ." Ya sayang kita akan tinggal di sini, ayo kita masuk" kata Tama mengajak mereka masuk Bibi ditugaskan oleh mommy Indira untuk membantu menantunya karena dia belum percaya pada orang lain untuk mengurus rumah baru anak dan menantunya.


Tama meminta Roger mencarikan orang untuk membantu Nia mengurus rumah mereka.


Mereka masuk ke dalam di sambut oleh tiga orang pelayan yang sebelumnya di cari oleh Akbar untuk membersihkan rumah.


" Selamat datang tuan, nyonya kami di tugaskan oleh tuan Roger untuk mengurus rumah ini sebelum anda datang" kata bibi.


Nia tersenyum dan menanggukan kepalanya Tama memerintahkan mereka untuk mengantarkan Green ke kamar bibi diantar salah satu dari mereka untuk ke kamarnya.

__ADS_1


Pelayan mengantar minuman untuk Nia dan lainnya duduk di ruang tengah mengobrol ringan.


__ADS_2