
Papi Primus dan Nia sudah berada di lobi perusahaan dengan semua karyawan di hadapan mereka.
" El silahkan" kata papi primus, El menanggukan kepalanya.
El menghadap semua karyawan dan mulai menyampaikan informasi yang akan dia sampaikan.
" Assalamualaikum, kalian pasti bingung dan bertanya siapa wanita yang bersama bos" kata El, menatap semua karyawan. Mereka menanggukan kepalanya karena ingin tahu siapa wanita yang terlihat muda bersama bos mereka.
" Dia adalah putri satunya tuan Primus Ramadhan dan dia yang akan menggantikan posisi CEO mulai hari ini" kata El, dengan tegas.
Pernyataan El membuat suasana menjadi tegang dan karyawan saling berbisik, tiba-tiba ada salah satu karyawan yang merupakan karyawan bagian administrasi yang maju, membuat semua mata tertuju padanya.
"Bukankah itu Leona karyawan di bagian administrasi, apa yang akan dia lakukan" bisik karyawan.
Nia tersenyum melihat keberanian dari Leona. " Maaf pak El bolehkah saya bertanya" kata Leona, El menatap papi Primus dan Nia, Nia menanggukan kepalanya.
__ADS_1
El mempersilakannya bertanya. " Terima kasih pak, bu karena telah mengizinkan saya bertanya" kata Leona.
Leona menarik nafasnya. " Saya tahu bukan hak saya untuk bertanya tapi ini bukan untuk saya tapi juga mereka ingin tahu kenapa anda menyerahkan posisi anda pada nona padahal petusahaan ini baru saja berkembang? " Leona.
" Nak, kamu ingin yang menjawabnya" kata papi Primus pada Nia, Nia tersenyum dan menanggukan kepalanya.
" Saya tahu khawatirkan anda atau kalian tidak salah, apalagi saya baru pertama kali datang ke perusahaan. Anda dan kalian tidak tahu siapa saya bagaimana kalian memberi saya kesempatan selama tiga bulan. Jika dalam tiga bulan saya tidak memperoleh klien sebanyak 5 saya akan mengembalikan posisi ini pada papi, bagaimana" kata Nia, menantang karyawanya, membuat suasana semakin tegang.
Nia tersenyum. " Melihat kalian diam berarti setuju apa yang aku katakan, dan kamu akan menjadi sekretarisku" kata Nia, dengan senyuman.
El mengajak mereka ke ruangan papi Primus yang sekarang menjadi ruangan Nia.
" Nona jika anda ingin merubahnya silahkan katakan pada saya, saya akan melakukannya" kata El, dengan hormat.
Papi Prumus meminta El untuk menjadi asisten putrinya dan itu di setujui oleh Nia, setelah memastikan putrinya baik saja papi Primus kembali ke rumah di antar oleh supir.
__ADS_1
"El tolong bawakan semua berkas yang berkaitan dengan kerja sama kita dengan perusahaan lainnya dalam setahun ini, saya harus menunjukkan kemampuanku pada mereka" kata Nia.
" Baik nona saya akan membawakannya" kata El, pamit mengambil berkas yang diminta oleh Nia.
Nia duduk di kursi sambil mengamati sekitarnya dia mengelus meja kerja yang selama inj membantu papinya bekerja, Nia memenjamkan matanya dengan meyakinkan dirinya dia pasti berhasil dari sebelumnya.
Tok, tok, tok
" Masuk " panggil Nia, El masuk dengan membawa berkas di tangannya di bantu oleh Leona di belakangnya.
" Nona ini semua berkas yang anda minta ini adalah berkas kerja sama perusahaan kita dengan beberapa perusahaan dalam setahun"kata El , Nia menanggukan kepalanya.
El dan Leona meletakan semua berkas di atas meja kemudian mereka pamit.
" Pak yakin bos kita yang baru ini berhasil dengan janjinya" kata Leona, meragukan Nia.
__ADS_1
" Leona aku takkan marah padamu karena kamu tidak tahu siapa nona Nia sebenarnya, cobalah untuk mengenalnya kamu akan menyukainya" kata El, menepuk punggung Leona. Leona menanggukan kepalanya.