
Nia sedang memperlajari semua berkas yang diberikan oleh El dan Leona padanya, Nia sangat fokus membaca berkas yang di atas mejanya.
Tok, tok, tok
" Masuk" kata Nia.
Kret.
Leona masuk dengan membawa berkas di tangannya dia tersenyum tipis melihat Nia fokus memperlajari semua berkas.
" Maaf nona ini berkas yang harus anda tanda tangan, nona esok tuan primus ada pertemuan dengan CEO perpustakaan Davidson Group" kata Leona, dengan hormat.
" Baiklah nanti aku bicara dengan papi " kata Nia, Leona pamit melanjutkan pekerjaannya.
Perusahaan Davidson.
Tama fokus pada pekerjaannya hingga tak menyadari daddynya masuk ke ruangannya.
" Hmm hmm" daddy berdehem. " Daddy, kenapa tidak beritahu Tama kalau daddy mau ke sini. Tama kan bisa minta Roger untuk jemput" kata Tama, mendekati daddy yang duduk di sofa, daddy Thomas hanya senyum.
__ADS_1
" Daddy tadi ada pertemuan dengan teman lama, karena lewat di depan perusahaan makanya daddy kesini, nah kebetulan daddy kesini daddy ingin tahu kaoan kamu akan bertemu dengan pimpinan perusahaan NG Group" kata daddy Thomas.
" Kami berencana bertemu esok dad, emangnya kenapa dad? " Tama, daddy Thomas tersenyum.
" Jika esok kamu pergi beritahu daddy kapan waktunya, daddy akan ikut bersamamu baiklah daddy pulang dulu tadi daddy bilang ke mommy hanya sebentar" kata daddy Thomas, keluar dari ruangan putranya.
" Daddy aku hubungi Thomas dulu untuk mengantarmu" kata Tama, ketika akan menghubungi Roger dia di larang oleh daddy Thomas.
" Nggk perlu dia pasti sedang sibuk mengerjakan pekerjaannya, biar daddy keluar sendiri ada supir di bawah kamu tenang saja" kata daddy Thomas, Tama menanggukan kepalanya.
Setelah daddy Thomas keluar Tama melanjutkan pekerjaannya.
Waktu terus berlalu hari telah menunjukan jam 07 malam mereka berdua sangat fokus pada pekerjaannya hingga melupakan waktu.
" Ayo kita pulang sekarang aku tak menyangka akan menghabiskan waktu " kata Nia, menutup laptopnya dan keluar dari ruangannya di susul oleh El di belakang .
Nia melihat sekitarnya memang semua karyawannya sudah pulang, El mengendarai mobil Nia untuk mengantarnya pulang.
Di tengah perjalanan tiba saja mobilnya mogok, hingga El menghentikan mobilnya.
__ADS_1
" Maaf nona sepertinya mobilnya mogok saya akan memeriksanya" kata El, Nia menanggukan kepalanya.
El keluar untuk memeriksa keadaan mobilnya. " Sepertinya bannya bocor" kata El melihat ban depan mobilnya bocor, dia mengambil ban serep di bagasi belakang.
Nia melihat El mengeluarkan ban ikut keluar untuk memeriksanya.
" El apakah ada yang bisa saya bantu" kata Nia, melihat El kesulitan.
" Nggk usah nona saya bisa " kata El, melirik Nia. " Nona sebaiknya anda masuk ke dalam apa lagi hari akan turun hujan" kata El.
Ketika Nia akan masuk ada mobil berhenti ri sampingnya keluarlah seorang pria dari mobilnya.
" Apakah kalian perlu bantuan? " Roger. Mobil yang berhenti di samping mobil Nia adalah mobil Tama, dia juga baru saja pulang.
Hingga dia melihat mobil berhenti di depannya dan meminta Roger untuk memeriksanya.
El melihat ke sampingnya dia tersenyum melihat Roger di sampingnya, dia berdiri dan memberi salam.
" Malam tuan Roger karena perjalanan anda terganggu mobil saya bannya mogok, tuan Roger bisakah saya minta tolong" kata El, melihat hujan mulai turun.
__ADS_1
" Jika saya bisa bantu akan saya bantu" kata Roger. " Terima kasih tuan El, bisakah anda mengantar nona saya pulang karena hari sudah turun hujan" kata El.
" El"