
Leo berada di perusahaan Anugerah Group terjadinya para pekerja melakukan demo karena salah satu proyek yang dijalankan oleh perusahaannya mengalami kerugian, karena mandor melakukan pergelapan dana hingga pekerja tidak di bayar beberapa bulan terakhir.
" Sial apa yang kalian kerjakan ha, hingga orang itu berani menggelapkan dana" Leo berteriak pada manager dan Tedi.
" Maaf kelalaian kami bos" kata Manager merasa takut. " Maaf katamu lihat laporan ini perusahaan rugi milyar rupiah" teriak Leo.
Leo merebahkan tubuhnya ke kursinya sambil memejamkan matanya dia merasa pusing permasalahan yang terjadi dalam rumah tangganya juga di perusahaannya.
" Kalian keluarlah nanti kita bicara lagi, Tedi tolong urus pedemo itu" kata Leo. Tedi menanggukan kepalanya dan mengurus pedemo agar berhenti melakukan aksinya.
Tika berada di rumahnya dia merasa takut jika mami Sarah menceritakan semuanya pada Nia menengai hubungannya bersama Leo.
" Leo" Panggil Tika terkejut melihatnya berdiri di depan rumahnya dengan wajah yang kusut. Tika segera menghampirinya dan membawanya masuk.
" Sayang apa yang terjadi? " Tika, dengan mengelus punggung Leo, Leo menatapnya dan merebahkan kepalanya di bahu Tika.
__ADS_1
Leo menceritakan permadalahan yang terjadi di perusahaannya.
" Sayang gimana kamu meminta bantuan pada Nia, dia pasti bersedia membantumu" kata Tika, mencoba untuk memperngaruhi Leo.
Tika sudah mengambil keputusan dia tak peduli lagi dengan persahabatannya dengan Nia, yang dia mau hanyalah Leo tetap bersama dirinya.
" Tapi sayang itu tak semudah yang difikirkan sekarang kami jarang bertemu sejak peristiwa di mall, mami pasti menceritakannya pada Nia" kata Leo.
" Sayang menurutku tante Sarah belum memberitahunya, jika Nia sudah mengetshuinya dia pasti marah besar pada kita. Tapi lihat semuanya tenang " kata Tika.
" Baiklah sayang aku akan mencobanya malam ini" kata Leo, memejamkan matanya sedangkan Tika tersenyum manis.
Kediaman keluarga Anugerah.
Nia sedang mempersiapkan makanan siang untuknya dan putrinya, hari ini dia pulang cepat agar dapat menemani sang putri karena dia mendapat kabar dari mami Sarah bahwa dia pergi ke luar kota menghadiri pesta teman lamanya.
__ADS_1
" Mami kapan oma pulangnya? " Green, memasuki makanannya. Nia tersenyum dan membantu membersihkan mulutnya yang kotor.
" Oma akan pulang beberapa hari lagi sayang bukannya oma sudah memberitahu kita" kata Nia, Grenn menanggukan kepalanya.
Mereka menikmati makanannya sambil bercerita kecil, terdengar suara mobil masuk yang sangat di kenali oleh mereka.
" Papi" teriak Green turun dari kursi dan mengejar Leo yang masuk ke dalam dan memeluk kakinya. " Kenapa papi baru pulangnya " kata Green, dengan sedih Leo mensejajarkan agar sama tingginya dan memeluk putrinya itu.
Leo melepaskan pelukan putrinya mendekati Nia." Maaf aku baru pulang beberapa hari ini aku mengutus perusahaan ada masalah kecil dalam proyek" kata Leo, tersenyum tidak lupa dia mencium kening Nia.
Nia hanya bisa senyum dan menahan rasa sakit dalam hatinya kemudian mengajak Leo makan siang.
" Papi darimana saja Green merindukan papi, hati ini Green ingin tidur bersama papi dan mami" kata Green, duduk dipangkuan Leo.
" Sayang biar papi makan dulu" kata Nia memberikan pengertian pada putrinya. " Papi sangat sibuk sayang baiklah hari ini putri papi ini akan tidur bersama papi dan mami" kata Leo mengelus rambut putrinya.
__ADS_1
Green sangat bahagia karena keinginannya tercapai untuk tidur bersama orangtuanya.