( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 68


__ADS_3

Sebelum pulang Nia mengajak putrinya ke mall dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan putrinya.


" Mami ayo kita main itu" tunjuk Green bermain lempar bola, Nia menanggukan kepalanya mereka menghabiskan waktu bersama putrinya.


Mereka bermain banyak mainan sampai puas Green sangat merasa bahagia sampai mereka melupakan waktu.


" Sayang ayo pulang kakek dan nenek pasti menunggu kita" kata Nia. " Tapi kita beli es krim dulu ya mi" kata Green dengan lucunya, Nia tersenyum dan menanggukan kepalanya .


Mereka membeli beberapa es krim untuk di jadikan stok di rumah


Kediaman keluarga Davidson.


Mommy Indira dan daddy Thomas sedang duduk berdua di ruang tengah, mommy Indira sedang menikmati acara yang sedang tayang, sedangkan daddy Thomas fokus membaca koran.


" Momm bagaimana keadaan pasien mommy waktu itu?" daddy Thomas.


" Alhamdulillah dadd keadaannya sudah membaik dan sembuh sekarang dia sudah boleh pulang" kata mommy Indira.


Kemudian bibi datang kalau makan malam sudah siap, mommy Indira dan daddy Thomas menuju ruang makan.


" Mom coba hubungi Tama dimana dia sekarang ?" daddy Thomas, melihat putranya belum pulang.

__ADS_1


Mommy memanggil pelayannya untuk mengambil HP di kamarnya, setelah menerimanya mommy Indira menghubungi putranya.


Drt drt drt


Tama masih berada di perusahaan Davidson group mengerjakan pekerjaannya, dia menutup berkasnya ketika ada panggilan di HP.


" Asssalamualaikum, mom"


" Wassalam sayang dimana kamu sekarang nak hari sudah gelap, kamu pasti belum makan? "


" Mom Tama sepertinya malam ini lemburmasih ada pekerjaan yang perlu di periksa, nanti Tama minta Roger membelinya"


" Ya mom Tama sebentar lagi akan pulang" .Mereka memutuskan panggilannya Tama menghubungi Roger untuk membelinya makanan. Mommy Indira memberitahu suaminya kalau putranya malam ini lembur.


Kediaman keluarga Ramadhan.


Mami Yulia dan papi Primus sedang menunggu putri dan cucunya pulang apalagi hari mulai gelap.


" Papi kemana mereka perginya sejak pagi belum juga pulang, Nia baru saja sembuh mami takut jika nanti terjadi sesuatu ?" mami Yulia.


Papi Primus sebenarnya juga mengkhawatirkan putrinya tapi dia mencoba untuk tenang.

__ADS_1


" Mami tenanglah sebentar lagi meteka akan pulang" kata papi Primus, menenangkan istrinya.


Taklama terdengar suara mobil masuk mami Yulia yang tahu kalau itu putri dan cucunya segera membuka pintu, mami Yulia tersenyum lega melihat mereka pulang.


" Nenek" kata Green, berlarian memeluk neneknya, Nia berjalan di belakang putrinya dia mencium mami Yulia.


" Untunglah kalian sudah pulang kalau tidak mami akan menangis" kata papi Primus datang dari belakang.


" Papi wajar mami khawatir ini sudah gelap mereka baru pulang dan kalian darimana saja sekarang baru pulang" kata mami Yulia.


" Nenek tadi Green dan mami tadi bermain di mall dan membeli es krim" kata Green, menunjuk kantong plastik berisikan es krim.


Mami Yulia hanya bisa menggelengkan kepalanya memanggil pelayannya untuk memasukan es krim ke dalam kulkas.


Pelayan datang memanggil mereka kalau makan malam sudah siap, selama makan tak ada suara yang terdengar yang ada hanya suara sendok.


Selesai makan Nisa mengajak orangtuanya bicara di ruang tengah, sedangkan putrinya berada di kamarnya di temani oleh bibi.


" Nak bicaralah sepertinya ada hal yang penting ingin kamu utarakan" kata papi Primus pada putrinya.


" Papi Nia ingin bekerja lagi, Nia tahu papi pasti merasa lelah karena mengurus perusahaan kita selama Nia sakit. Nia tak ingin papi jatuh sakit nantinya" kata Nia, memeluk papi. Papi Primus tersenyum dan memeluk putrinya.

__ADS_1


__ADS_2