( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 112


__ADS_3

Brug


Aquira tak sengaja menabrak Tika ketika memasuki restoran membuat keduanya terkejut terutama Aquira yang gemetaran ketakutan melihat Tika tepat di hadapannya, Nia yang berjalan di belakang putrinya tak kalah terkejut melihat Leo dan Tika di tempat yang sama dengannya.


Tama sedang menerima panggilan dari Roger ketika menuju restoran makanya ia meminta istri dan putrinya duluan ke restoran, Leo yang melihat putri yang sudah lama ia tak jumpa senyum melihat Green di hadapannya.


" Green, putri papi" kata Leo, tersenyum mencoba memeluk putrinya tapi Green di tarik oleh Nia ke pelukannya, Green yang mendapatkan pelukan maminya ia menangis memanggil maminya.


Tika yang melihat Nia tersenyum sinis dan mendekap tangannya ke dadanya.


" Ternyata aku tak sangka kita bisa bertemu disini" kata Tika, dengan tatapan sinis.


" Ya aku tak menyangka kita akan bertemu di tempat ini" kata Nia, mencoba menahan emosinya.


" Green, lihat ayo bersama papi. Papi akan membelikanmu mainan" kata Leo, tangannya mencoba untuk mendekati Green.

__ADS_1


Tapi Green menepis tangannya yang mencoba menyentuh lengannya.


" Nggk Green tak ingin bersama papi Leo, mami dimana papi Tama ayo kita pulang Green tak ingin disini" kata Green, dengan lirihnya menggelengkan kepalanya. Ia begitu tak ingin melihat Leo seakan ingatan masa itu teringat olehnya.


" Nia, apa yang kamu lakukan pada putriku hingga dia tak ingin melihatku" Leo, marah pada Nia karena dia berfikir Nia telah mendidik putrinya membenci dirinya.


" Mas, kamu lupa apa yang kamu lakukan padanya dengan teganya kalian menjadikannya pertukaran hanya demi harta keluargaku, jika dia membencimu salah siapa" teriak Nia.


" Mami, green takut" kata Green, dengan lirihnya ia sangat takut jika mereka kembali menyakiti maminya.


" Mas jangan hiraukan perkataannya semua yang kamu lakukan saat itu untuk membantu perusahaan, dan wanita ini tak mau membantumu " kata Tika, Leo menanggukan kepalanya teringat Nia menolak membantunya saat itu.


Nia hanya tersenyum sinis melihat mereka. " Sayang ayo kita cari papi" kata Nia, mengajak Green mencari Tama.


Saat akan meninggalkan Leo dan Tika terdengar suara Tika.

__ADS_1


" Hei kamu mau kemana kita belum selesai" teriak Tika, ingin membuat malu Nia.


" Ku kira tak ada yang perlu kita bicarakan lagi" kata Nia. Teriakan Tika membuat para pengunjung tertarik hingga mereka mengelilingi tempat Nia dan Tika.


Tama baru saja selesai bicara dengan Roger saat menuju restoran dimana Nia dan Green menunggunya dan terkejut melihat para pengunjung telah mengelilingi putri dan istrinya.


Tama melihat Leo dan Tika berhadapan dengan Nia dan Green membuatnya khawatir, Tama segera mendekati istrinya tapi saat mendengar suara istrinya ia hanya melihatnya diantara para pengunjung.


" Aku dengar kamu sempat gila karena berpisah dengan suamiku, apakah sakitmu itu sudah sembuh atau " perkataan Tika, terhenti.


Plak


Nia menampar Tika dengan kerasnya. " Tika jaga bicaramu ,kamu tak berhak bicara hal itu" Nia, menunjuk ke arah Tika ia sangat marah mendengar Tika membicarakan sakitnya padahal dia tak gila tapi depresi berat.


" Hahaha Nia, kalau kau tak gila mengapa kau menamparku, jangan yang ku bicarakan itu benar. Sebaiknya kamu jangan keluar jika kamu melukai orang lain gimana" kata Tika, dengan sengaja membuat pengunjung Mall membicarakannya hingga membuat Nia malu itulah yang ia inginkan.

__ADS_1


__ADS_2