( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 73


__ADS_3

Mami Yulia dan papi Primus terkejut melihat 2 orang pria yang turun dari mobil ysng mengantar putri mereka, mereka bertanya siapa mereka berdua.


" Papi sepertinya mami pernah melihat anak muda itu tapi dimana mami lupa" kata mami Yulia, papi Primus juga merasakan hal yang sama pernah bertemu dengan Tama.


Green melepas pelukannya dan melihat Tama dan Roger di belakangnya.


" Om tampan" teriak Green, berlari dan memeluk Tama, Tama tersenyum berbeda dengan Nia dan lainnya melihat mereka dengan kebingungan.


Mami Yulia dan papi Primus mendekati putrinya dan melihat cucunya senang bersama anak muda di hadapan mereka.


" Mami, Green mengenalinya? " Nia pada mami Yulia. " Mami nggk tahu sayang tapi kami merasa pernah bertemu " kata mami Yulia.


" Om tampan terima kasih ya karena menolong mami Green sekali lagi" kata Green dengan senyuman, Tama mengelus mengelus rambut Green.


Green mengajak Tama ke tempat Nia dan mami Yulia, papi Primus.


" Mami kenali ini om Tampan waktu di rumah sakit dia pernah menolong mami dan sekarang om tampan juga menolong mami" kata Green, menatap Nia dan Tama.

__ADS_1


Nia tersenyum dan menanggukan kepalanya. " Kamu anaknya dokter indira Masya Allah maaf kami melupakanmu, ayo masuk dulu sepertinya hujan akan lama" kata papi Primus.


" Tidak apa om kami permisi dulu, Green om pulang dulu ya" kata Tama, Green menanggukan kepalanya dia dan Roger berpamitan pada Nia dan lainnya.


Setelah melihat mobil Tama menjauh papi Primus mengajak mereka masuk.


" Papi apa maksud dari Green? " Nia, saat mereka duduk di ruang tengah.


" Saat itu kamu masih sakit nak" kata mami Yulia, menceritakan semuanya ketika Nia mengenali putri orang lain sebagai putrinya dan Tama yang mengatasinya.


" Mami, papi Nia minta maaf pasti saat itu kalian kesusahan karena nia" kata Nia, tertunduk sedih.


" Oh ya papi kata Leona besok ada pertemuan dengan pimpinan dari perusahaan Davidson Group "kata Nia.


" Ya sayang hampir saja papi melupakannya kita sudahsetahun ini menjalin bekerja sama dengan mereka, besok papi yang akan menemuinya" kata papi Primus.


" Nggk papi biar Nia yang menemuinya" kata Nia, papi Primus hanya menanggukan kepalanya.

__ADS_1


" Nak apa kamu sudah makan malam, sebaiknya makan dulu" kata mami Yulia, melihat putrinya yang diam.


" Mami ayo Green temani" kata Green. Mami Yulia meminta pelayan untuk memanaskan makanan untuk Nia.


Nia menikmati makanan malamnya yang dutemsni putrinya.


Dalam mobil Tama.


" Roger, aku tak menyangka kalau wanita itu mami dari putri yang manis itu dan sepertinya dia sudah sembuh, sudah beberapa bulan aku tak ke rumsh sakit ternyata dia sudah sembuh" kata Tama memenjamkan matanya.


" Ya tuan dia tak seperti baru sembuh dari depresi, dia wanita yang kuat" kata Roger, Tama menanggukan kepalanya. Mobil terus melaju ke kediaman keluarga Davidson.


Keesokan harinya terdengar suara adzan Nia bangun menuju kamar mandi membersihkan dirinya dan bersiap ke kantor.


Mami Yulia tersenyum melihat putrinya turun dan membantunya menyiapkan sarapan pagi, setelah selesai Nia memanggil putrinya untuk makan dan bersiap ke sekolah begitu pula dengan mami Yulia memanggil papi Primus.


" Nak kapan kamu akan bertemu dengan pimpinan perusahaan Davidson Group? " papi.

__ADS_1


Nia melihat jamnya. " Kami bertemu jam 10 pagi papi, pagi ini Nia ke kantor dulu" kata Nia. papi menanggukan kepalanya.


Kemudian Nia pamit karena dia akan mengantar putrinya ke sekolah.


__ADS_2