( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 76


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu Nia sangat fokus menjalani perusahaan NG Group yang sebelumnya di jalankan oleh papi Primus, sehingga Nia berhasil mendapat beberapa klien untuk proyek membuat karyawannya tidak lagi meragukan kemampuannya.


Perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusagaan NG Group juga memuji kemampuannya dalam menjalankan perusahaan.


" Mami sekarang kan hari libur dan mami juga tak masuk kerja kita jalan ke mall, sudah beberapa hari mami sibuk" kata Green, sekarang menikmati sarapan pagi mereka berkumpul di ruang tengah.


Nia melihat putrinya yang tersenyum gemesnya. " Baiklah kita ke mall hari kita bermain sepuasnya" kata Nia.


" Asyik" kata Green dengan bahagianya kemudian menuju ke kamar untuk bersiap. Nia dan lainnya tersenyum melihat Green.


" Mami papi ayo bersiap" kata Nia pada orangtuanya. " Nggak sayang kalian saja yang pergi biar kami di rumah" kata papi Primus.


" Tapi " kata Nia terputus oleh mami Yulia. " Sayang kalian jarang bermain bersama setelah kamu sembuh, sekarang berilah waktu untuk putrimu" kata mami Yulia.


" Baikla Nia bersiap dulu" kata Nia, menuju ke kamarnya untuk bersiap.


" Papi mami bahagia karena putri kita sudah kembali seperti dirinya dulu" kata mami Yulia dengan senyuman.

__ADS_1


" Ya mami sekarang papi hanya berdoa agar putri dan cucu kita menemukan kebahagiaan dan ada yang menjaga mereka nantinya" kata papi Primus.


Mami Yulia tersenyum dan memeluk suaminya setelah bersiap Nia dan Green pamit pada mami Yulia dan papi Primus untuk pergi ke Mall.


Nia memanggil supir untuk mengantar mereka ke Mall karena Nia ingin berdua dengan Green di kursi belakang.


Tak membutuhkan waktu yang lama mobil Nia memasuki lobi Mall Green sangat bahagia karena bisa menghabiskan waktu bersama Nia.


" Mami ayo kita ke lantai 4 bermain game" kata Green, Nia tersenyum menanggukan kepalanya. Green menarik Nia menuju lantai 4.


Nia merasa bahagia karena putrinya kembali ceria dia sempat merasa bersalah karena dia mengalami depresi sehingga menghiraukan putrinya.


" Sayang ayo kita makan siang dulu nanti kamu sakit perut" kata Nia, melihat arloji menunjukan jam 1 siang.


" Ya mami Green sudah lapar" kata Green, mengelus perutnya, Nia tersenyum kemudian mereka menuju restoran dalam Mall.


Restoran

__ADS_1


Ternyata disana juga ada Tama dan Roger bersama klien, mereka membahas proyek yang akan mereka kerjakan.


" Tuan Tama bagaimana pendapat anda tentang kerja sama yang kami tawar" kata tuan Rangga, merupakan klien dari PT RG Group.


" Menurut saya ini sangat bagus dan anak-anak pasti merasa senang dengan adanya taman bunga, saya terima kerja sama ini" kata Tama.


" Terima kasih tuan Tama" kata tuan Roger, mereka menjabat tangan kemudian tuan Roger pamit kembali ke perusahaannya.


Tama dan Roger masih berada di restoran sekaligus makan siang sebelum kembali ke perusahaan, Nia dan Green masuk restoran ketika akan mencari tempat duduk Green tersenyum melihat orang yang dikenalinya.


" Om" teriak Green berlari menuju ke tempat Tama, Nia mencoba untuk menahan putrinya tapi terburu jauh.


Tama terkejut melihat Green disampingnya. " Gadis manis kamu disini dengan siapa kesini? " Tama, mengelus rambut Green.


Green tersenyum. " Green kesini dengan mami kami baru saja selesai bermain game, karena lapar ksmi makan disini, om" kata Green.


Tama tersenyum melihat Nia datang dan mengajaknya makan bersama awalnya Nia menolak tapi di bujuk oleh putrinya akhirnya Nia bersedia duduk satu meja dengan Tama.

__ADS_1


__ADS_2