( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episde 116


__ADS_3

Beberapa hari kemudian setelah hari lamaran Roger dan Riri kembali beraktivitas kembali, Riri masih libur berencana mendaftar kuliah di salah satu Universitas terbaik di jerman.


Riri berencana mengambil kuliah Manajemen bisnis papi Primus dan lainnya mendukungnya.


Kerja sama Perusahaan Davidson dengan Anugera Group sedang berjalan, pembangunan sedang berlangsung.


Terlihat Leo dan Tika sedang bicara dengan seorang pria mereka terlihat serius, tak ada satu orang pun curiga terhadap mereka.


" Mas, apa dia mampu mengerjakannya" kata Tika, saat mereka sudah berada di dalam mobil sambil memperhatikan para pekerja mulai mengerjakan pembangunan.


" Sayang jangan khawatir dia orang yang dapat di percaya, kita akan mendapatkan banyak keuntungan dari ini" kata Leo, tersenyum merasa rencananya akan berhasil. Tika menanggukan kepalanya mereka kembali ke perusahaan Anugerah Group.


Perusahaan Anugerah Group.


Tedi sedang mengerjakan pekerjaan yang ditugaskan oleh Leo dia hanya bisa menghela nafasnya ini sudah biasa dia lakukan saat Leo dan Tika tak ada di perusahaan.


Tok tok tok


" Masuk" kata Tedi, masih fokus dengan pekerjaannya.

__ADS_1


Kret pintu terbuka ternyata yang masuk adalah Lia, Lia langsung duduk di depannya.


" Pak" kata Lia.


" Hmmm" seru Tedi, mengenali suara yang ada di depannya.


" Pak rasanya aku ingin berhenti kerja di sini" kata Lia, mendengar perkataan dari Lia membuat Tedi berhenti bekerja dan menatapnya dengan tajam.


" Lia, kamu serius dengan apa yang kamu ucapkan" kata Tedi, Lia menanggukan kepalanya.


" Lia, coba difikirkan lagi mencari pekerjaan saat ini tak mudah" kata Tedi.


" Lia, jaga bicaramu jika ada yang mendengarnya kamu sendiri yang susah" kata Tedi, memperingati Lia jangan bicara sembarangan seakan dinding bisa mendengar.


Lia pamit kembali ke ruangan melanjutkan pekerjaan setelah memikirkan perkataan Tedi sepertinya dia harus bertahan lebih lama lagi.


" Semoga saja ada orang yang memberi mereka pelajaran" kata hati Lia, duduk di kursinya melanjutkan pekerjaannya.


Di kediaman keluarga Ramadhan

__ADS_1


Mami Yulia mendekati Riri yang sedang duduk santai di halaman.


" Sayang apa yang difikirkan? " Mami Yulia, duduk di samping Riri dan memanggil bibi membawakan minuman.


Riri tersenyum ." Tante Riri sedang memikirkan kampus mana yang dipilih semuanya bagus" kata Riri.


Mami Yulia tersenyum mengelus kepalanya. " Pilih saja yang menurutmu baik dan yang terpenting semua kampus itu baik. Apa keponankan tante ini nggak pergi kencan" kata mami Yulia.


" Tante" kata Riri, dengan manjanya.


" Mas Roger sedang sibuk katanya mereka sedang ada proyek baru" kata Riri, mami Yulia menanggukan kepalanya mengajak Riri pergi ke mall membeli kebutuhan pokok.


Orang suruhan Leo dan Tika memulai aksinya dengan menutar bahan material dengan bahan biasa, entah apa yang akan terjadi keduanya hanya menikmati keuntungan dari aksi yang dilakukan, tanpa memikirkan keselamatan orang.


" Tuan, saya sudah melaksanakan tugas dan esok mereka akan memulai bekerja" kata orang suruhan.


Leo dan Tika tersenyum akan mendapatkan keuntungan yang besar dengan memanipulasi proyek ini.


" Mas, aku tak sabar untuk hasil yang kita dapat dan pergi liburan luar negeri" kata Tika, Leo tersenyum.

__ADS_1


Keduanya minum wine dengan berfikir rencana ini akan berhasil dan menduga Tama takkan mengetahuinya dan terus mengirim dana yang besar untuk pembangunan proyek.


__ADS_2