( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 135


__ADS_3

Tama terkejut yang diminta oleh istrinya baru saja apa istrinya lupa kalau dia tak pernah masuk dapur apalagi masak dan apa tadi sop buntut, makanan jenis apa itu.


Melihat suaminya diam Nia menundukan kepalanya ia sangat sedih suaminya tak ingin memenuhi keinginannya.


" Hiks hiks hiks maaf tak cinta Nia lagi makanya saat diminta masak sop buntut tak mau makanya hanya diam" kata Nia, bersenggukan.


" Sayang kok nangis" Tama, terkejut melihat istrinya menangis, menghapus air matanya Nia memalingkan wajahnya.


" Baiklah mas akan memasaknya" kata Tama, dengan senyum tak ingin istrinya sedih. Nia tersenyum suaminya mau membuat makanan diinginkannya.


Tama membawa makanan diatas meja sedangkan Nia mengikuti Tama dari belakang dengan jarak yang jauh. Mommy heran melihat Tama membawa makanan yang masih berisi ke arah dapur kerena penasaran mommy mengikutinya apalagi Nia mengikuti Tama dengan adanya jarak.


" Tama kok makanannya di bawa lagi? " Mommy, melihat Tama meletakan makanan diatas meja, Nia tersenyum saat mommy menatapnya.


" Nia tak mau makan ini mom ia ingin makan sop buntut, tapi mom tahu sendiri kan aku tak bisa masak, sayang biar mommy yang masak mas tak bisa nanti tak enak dan tidak sehat untuk anak kita" bujuk Tama.


" Hiks hiks hiks sayang lihat papi tak sayang kita lagi masa mau dimasak sop buntut saja tak mau nanti minta yang lain pasti tak mau juga, sayang apa kita mencari papi yang lain" kata Nia, mengelus perutnya dengan perasaan sedih meninggalkan dapur.

__ADS_1


Tama mengusap wajahnya secara kasar mommy tersenyum menggelengkan kepalanya lebih memilih menyusul suaminya di ruang kerja.


" Sayang, baiklah aku akan membuatkannya" teriak Tama, Nia tersenyum mengelus perutnya.


Dengan bantuan google Tama mencari cara memasak sop buntut, Tama melarang pelayan yang ingin membantu.


Roger dan Green pulang dari sekolah mereka saling pandang melihat Nia terus tersenyum.


" Om kenapa mami tersenyum sendiri? " Gracya. " Sebaiknya nona kecil bertanya pada nona muda" kata Roger, Green menanggukan kepalanya.


" Mami" Green, senyum duduk di samping Nia, Nia mengelus rambut putrinya.


" Ya mi dimana papi kenapa mami sendirian di sini?" Green.


" Papi sedang memasak sop buntut untuk mami dan dedek bayi" kata Nia, senyum mengembang.


Roger mengeringit dahinya memasak ia sangat tahu kemampuan memasak dari bosnya itu, sudah satu jam Tama belum juga selesai dengan acara memasaknya.

__ADS_1


Mommy Indira dan daddy Thomas keluar dari kamar melihat Green dan Nia bersama Roger di ruang tengah.


" Sayang kok masih disini bagaimana rasa sop buntut buatan Tama? " Mommy, Daddy Thomas menatap istrinya sejak kapan putranya memasak.


Nia senyum. " Oma papi belum selesai dengan masaknya Green kan juga ingin mencobanya" kata Green, dengan kesal.


" Sayang lihat sop buntut sudah siap" kata Tama, membawa masakannya ke Nia, Nia tersenyum tak sabar untuk memakannya.


Mata mommy Indira tertuju pada bibi dari wajahnya sangat jelas dapur pasti berantakan ulah putranya.


" Papi rasanya asin" kata Green, sejak awal dia memang tak sabar untuk memcicipnya.


" Nggk sayang ini enak kok papi sangat pintar memasaknya" Nia sangat antusias dengan memakannya.


Tama juga penasaran dengan rasanya dia pun mencobanya. " Hwuek.Sayang ini tak enak kita buang ya tidak baik untukmu" kata Tama.


" Nggk boleh Nia ingin makannya jika mas melarang Nia, malam ini Nia tidur bersama Green malam ini"ancam Nia.

__ADS_1


Pepfffff


Semua orang menahan tawa melihat frustasinya Tama saat diancam oleh Nia.


__ADS_2