( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 123


__ADS_3

Hotel A


Aula sudah di hias dengan indah banyak bunga dan hiasan lainnya yang memperindah suasana, El sudah mempersiapkan semuanya yang sesuai dengan pendapat Nia.



Para tamu sudah berdatangan untuk merayakan ulang tahun perusahaan NG Group yang ke dua, hanya hitungan menit akan dimulai El bicara dengan pihak keamanan agar tidak ada masalah nanti.


Taklama beberapa mobil masuk dan berhenti di parkiran hotel para wartawan tak mau kehilangan moment ini dan mereka siap merekam siapa yang datang.


Tama keluar dari mobil terlihat penampilannya sangat tampan walau menunjukan sifat dingin pada kamera yang merekamnya, dia dengan senyum mengulurkan tangan membantu Nia keluar dari mobil disusul oleh Green.


" Ayo cepat ambil fotonya kita tak boleh kehilangan moment ini" kata wartawan, siap memotret Tama tersenyum bahagia saat bersama Nia dan Green.


Kret


Para wartawan memofoto mereka Nia dan Green dengan senyuman saat kamera mengarah pada mereka tapi Tama tetap dengan wajah dinginnya.


" Mami lihat banyaknya kamera yang menfoto kita, pasti kita akan masuk TV kan mi" kata Green, menatap Nia dengan senyuman. Nia menanggukan kepalanya dan mengoleh kebelakang menunggu keluarga lainnya masuk.

__ADS_1


" Ayo kita masuk pasti para tamu sudah menunggumu nak" kata papi Primus, mencium kening Nia diikuti oleh mami Yulia sangat bangga pada sang putri.


Mommy Indira dan daddy Thomas memuji penampilan Nia dan Green malam ini yang terlihat cantik.


" Roger, kamu sudah menghubungi Xanders untuk memperkuat keamanan aku tak ingin ada kejadian apa pun" kata Tama.


Roger menanggukan kepalanya karena baru saja mendapat pesan dari Xanders kalau mereka sudah sampai dan mulai mengatur keamanan bersama keamanan pihak hotel.


Mereka mulai masuk ke aula dan di sambut oleh tepukan para tamu undangan, El menghampiri mereka


" Selamat malam dan selamat datang nona, tuan muda, Nyonya, tuan dan nona kecil. Mari saya antar ke tempat duduk yang telah disediakan" kata El.


" Mas, sayang ayo kita duduk" kata Nia juga mengajak keluarga lainnya duduk.


" Nak, kamu sangat pintar memilih dekorasinya" puji mami Yulia.


" Mam ini pilihan El, Nia hanya menyetujuinya" kata Nia, mereka tersenyum.


" Nona mari ikut saya mereka ingin bicara dengan anda"kata El, Nia menanggukan kepalanya.

__ADS_1


Bersama Tama Nia dan El menemui para rekan bisnis yang selama ini bekerja sama dengan NG Group.


Tanpa mereka sadari ada dua orang menatap penuh kebencian melihat Nia.


" Nia malam ini adalah terakhir kalinya adanya senyuman di wajahmu karena kami akan memperebut kembali apa yang telah menjadi milik kami" kata hati Tika dan Leo.


" Nia jangan pernah menyalahkanku salahkan saja suamimu yang telah mempermainkan kami" kata hati Leo, menggengam tangannya penuh amarah.


" Mas aku tak percaya kalau Nia juga mengenal tuan El" kata Tika, melihat Nia bicara akrab dengan El.


" Tika, jangan bicara sembarangan tak mungkin ia mengenal tuan El, pasti karena tuanTama " kata Leo, tidak mengetahui kalau NG Group merupakan milik Nia.


El mengajak Nia dan Tama kembali duduk karena acara sebentar lagi akan dimulai, El memanggil MC untuk memulai acara.


" Assalamualaikum, selamat malam dan selamat datang para tamu undangan pada ulang tahun perusahaan NG Group ke dua" kata MC


Prok


Prok

__ADS_1


Prok


Semua tamu memberi tepukan tidak lupa para wartawan yang di perbolehkan masuk merekam acara malam ini.


__ADS_2