( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Pernikahan Leo dan Tika


__ADS_3

Sudah seminggu Nia di rawat dan mendapatkan perawatan dari Dokter Indira, di Jerman Nia berjuang untuk kesembuhannya sedangkan negara seberang ada kebahagiaan dari sepasang kekasih.


Hari ini adalah hari pernikahan Leo dan Tika semua tamu undang sudah penuhi aula pernikahan, rekan kerja sahabat dan karyawan Anugerah Group sudah berdatangan.


Leo duduk dengan gagahnya di depan penghulu dan para saksi, di sudut ada seorang wanita dengan wajah yang sedih mengingat seseorang.


" Nak dimana pun kamu sekarang semoga kamu dan cucu mami bahagia semoga kamu memaafkan kesalahan putra mami" guman Sarah, menghapus air matanya.


" Sepertinya aku tidak tahan mereka sungguh keterlaluan" kata Lia. Tedi yang berdiri di sampingnya mencoba untuk menenangkannya.


" Jika kamu bicara seperti itu akan ada yang mendengarmu" kata Tedi.


Lia melirik Tedi dan meminum jusnya. " Aku tidak peduli jika ada yang mendengarnya memang benar mereka telah melukai hati nyonya Nia" kata Lia, menghela nafasnya Tedi menepuk punggungnya.


Dari arah pintu terlihat Tika masuk dengan senyuman bahagia menuju tempat ijab kabul.


Sekarang kedua calon pengantin sudah duduk di tempat ijab kabul dan pembacaan ijab kabul di mulai terdengar perkataan.


SAH


Tika dan Leo SAH menjadi suami istri mereka menanda tangani surat yang di perlukan , penghuulu dan saksi memberi selamat pada mereka.

__ADS_1


Mami Sarah merasa sedih melihat kebahagiaan putranya dan wanita itu.


Para tamu memberi selamat pada kedua pengantin semoga bahagia selamanya, Lia dan Tedi memberi selamat pada pengantin.


" Mami kami bahagia karena mami bersedia datang ke pernikahan kami benarkah sayang? " Leo pada Tika memeluk pinggang istrinya.


Mami Sarah tersenyum pahit. " Ya sayang kami harap mami bisa tinggal bersama kami" kata Tika.


" Maaf mami tak bisa tinggal bersama kalian mami ingin tinggal bersama kenangan papi di kampungnya, semoga kalian bahagia selalu" kata mami Sarah, memeluk putranya.


Hotel Y


" Sekarang adalah malam pernikahan kita dan aku takkan mengampunimu" bisik Leo, Tika memeluk leher suaminya dengan ekspresi manja.


Mereka menghabiskan malam pernikahan di hotel walau ini bukan pertama kali untuk mereka, tapi mereka tidak menghiraukannya bagi mereka adalah kebahagiaan saat ini.


Mami Sarah sudah berangkat ke kampung dimana suaminya berasal dia ingin menghabiskan wajtu hidupnya disana.


Jerman.


Tepatnya di kediaman Ramadhan.

__ADS_1


Selama seminggu ini Green tak pernah merindukan papinya dia sudah tahu kalau papinya menikah lagi melalui berita, dia merasa marah papinya tidak menyayangi mami dan dirinya lagi dan terpenting baginya adalah maminya sembuh.


" Bibi dimana Green sudah saatnya berangkat ke sekolah, bibi tolong jaga Nia di rumah sakit saya mau mengantar Green ke sekolah. Suami saya akan ke rumah sakit setelah pekerjaannya selesai" kata mami Yulia.


" Nona masih di dalam kamarnya nyonya saya sudah memanggilnya tapi tak ada sahutan dari nona" kata bibi.


" Baiklah bi biar saya yang memanggilnya dan bibi langsung saja ke rumah sakit" kata mami Yulia.Bibi pamit menuju ke rumah sakit.


Mami Yulia menuju kamar cucunya dan mengetuk pintunya.


Tok, tok, tok


" Sayang ayo kita ke sekolah nanti terlambat sayang" kata mami Yulia, tapi tak ada duara dari dalam.


Kret pintu terbuka mami Yulia masuk terlihat Green masih merebahkan tubuhnya di tutupi selimut.


Mami Yulia mengelus rambut cucunya Green membuka selimutnya terlihat dia habis menangis, mami Yulia tersenyum dan menghapus air mata Green.


" Green benci papi nek, papi menikahi tante itu"


Deg

__ADS_1


__ADS_2