
Mami Yulia membuka pintu kamar cucunya terlihat Green merebahkan tubuhnya dan diselimuti selimut menutupi tubuhnya.
" Sayang cucu nenek ini kenapa masih tidur ayo bersiap ke sekolah nanti kita terlambat ke sekolahnya" kata mami Yulia, mengelus kepala cucunya yang ditutupi selimut.
Green membuka selimutnya dengan matanya yang sudah sembab karena menangis semalaman, membuat mami Yulia khawatir pada cucunya itu.
" Sayang apa yang terjadi? " kata mami Yulia. " Nenek papi menikahi tante itu, hiks hiks" kata Green, menangis dalam pelukan neneknya.
Deg
Mami Yulia terkejut mengetahui kalau mantan menantunya menikahi selingkuhnya tapi darimana cucunya ini mengetahuinya.
" Sayang mungkin itu tidak benar" kata mami Yulia. " Nggk mungkin nek Green melihat beritanya" kata Green, menyerahkan HP milik salah satu pelayannya.
Saat itu Green merasa haus ketika dia turun mendengar para pelayannya saling berbisik, karena penasaran Green mendekati pelayan dia tanpa sengaja mendengar mereka membicarakan pernikahan papinya.
Dia harus memastikannya dan memikirkan rencana untuk mendapatkan HP di tangan pelayannya.
__ADS_1
" Bibi Green haus" kata Green , para pelayan terkejut melihat nona kecil berada di belakang mereka.
" Nona biar saya yang mengambilnua" kata bibi tanpa sengaja meninggalkan HP diatas meja dengan buru Green menyimpan HP dalam sakunya.
Green kembali ke kamar setelah minum dengan harapan yang dikatakan oleh mereka itu bohong, alangkah terkejutnya dengan jelas Green melihat video pernikahan Leo dan Tika.
" Nenek, hiks hiks hiks Green tak ingin bertemu papi lagi, Green membencinya nenek Green hanya ingin bersama mami" kata Green bersenggukan sambil menatap neneknya.
Mami Yulia menanggukan kepalanya dia tak tega memaksa cucunya ke sekolah mungkin dengan berada di samping Nia cucunya bisa tenang.
" Green tidak suka papi lagi karena papi mami sakit dan tak mengenali Green lagi" kata Green melempar semua fotonya bersama Leo.
" Ini hadiah pemberian papi ketika Green ulang tahun dan sekarang Green tidak menyukainya lagi" kata Green membuang bola kristal berisi mainan dalamnya hingga pecah.
Mami Yulia membiarkan cucunya membuang semua barang pemberian Leo pada cucunya, dia tahu bahwa cucunya sedang marah.
" Bibi" panggil Green, kebetulan ada pelayan di dekat kamarnya mendengar suara nona kecilnya menanggil dia langsung masuk.
__ADS_1
" Nona memanggil saya" kata bibi melihat barang yang berantakan.
" Bibi tolong semuanya di buang Green tak ingin semuanya ini ada di kamar Green, sebelum Green selesai bersiap kamar harus bersih" kata Green menuju kamar mandi.
Bibi menatap mami Yulia apa yang harus dilakukannya.
" Bibi lakukan semuanya yang diminta Green" kata mami Yulia menyerahkan HP pada bibi.
" Nyonya ini" sahut bibi. " Lain kali hati-hati jangan membiarkan barang tertinggal sembarangan" kata mami Yulia.
" Maaf nyonya saya akan hati-hati selanjutnya" kata bibi, mami Yulia menanggukan kepalanya kemudian menuju kamarnya.
" Apa nona mendengar pembicaraan kami semalam jadi nona yang mengambilnya" kata bibi melihat HP ditangannya.
Semalam setelah Green kembali ke kamarnya ada salah satu pelayan yang kehilangan HP, tidak mau membuat nona Green marah bibi segera membersihkan kamar Green.
Green merasa lega melihat kamarnya sudah bersih kemudian bersiap ke rumah sakit saat ini dia hanya ingin bersama maminya, mami Yulia dan Green menuju ke rumah sakit diantar oleh supir.
__ADS_1