
Perusahaan NG Group
Papi Primus sedang sibuk dengan pekerjaannya memang selama sebulan terakhir ini dia sangat sibuk untuk mengembangkan perusahaannya, apalagi perusahaannya baru saja pindah gedung baru dan mengurus personalia.
Drt drt drt
" Assalamualaikum mas"
" Apakah semuanya baik saja mami keadaan Nia baik saja, maaf selama sebulan ini papi jarang ke rumah sakit"
Mami Yulia tersenyum." Tidak apa papi, mami tahu papi bekerja keras untuk kita"
" Sekarang bagaimana keadaan Nia, mi?"
" Alhamdulillah pi keadaan Nia sudah sembuh dan dokter meminta Nia untuk istirahat di rumah sakit beberapa hari, karena dokter masih ingin memantaunya"
" Alhamdulillah mi, papi senangendengarnya puyri kita sudah sembuh dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa, Green pasti bahagia mendengar maminya sudah sembuh"
" Cucu kita belum tahu pi karena dia masih sekolah nanti sepulang sekolah ke sini"
__ADS_1
Mereka menutup panggilan teleponnya karena sekretaris membawa berkas untuk dia periksa.
" Bos ini ada beberapa berkas yang harus anda periksa dan ditanda tangani" kata sekretaris.
" Berikan padaku" sahut papi Primus, mengambil berkas yang di letakan di atas meja oleh sekretarisnya.
" Bos tadi pihak perusahaan Davidson Group menghubungi, kalau CEO mereka ingin menemui anda" kata sekretaris.
" Bukankan perusahaan mereka baru saja penggantian pemimpin" kata papi Primus, selama beberapa bulan terakhir ini papi Primus sudah bertemu dengan daddy Thomas membahas kerja sama yang mereka jalin.
" Benar bos perusahaan Davidson Group baru sebulan ini penggantian pemimpin karena putranya selama ini ada di luar untuk menyelesaikan pendidikan" kata sekretaris
" Baiklah kabarkan pada mereka kalau kita menerima undangan mereka" kata papi Primus kemudian sekretaris pamit menuju ruangannya.
Nia Berada di ruang rawatnya sambil berdiri memandang permandangan melalui jendela kamarnya.
Dia melihat banyak kendaraan melaju orang yang berjalan kaki, bersepeda dan menunggu angkotan umum, Nia menatap lurus memperhatikan gedung yang tinggi melalui jendela.
Kret
__ADS_1
" Mami " teriak Green masuk bersama bibi, sepulang dari sekolah Green mengajak bibi ke rumah sakit.
Green memeluk maminya. " Mami " panggil Green menatap Nia, Nia menundukan kepalanya sambil tersenyum dan mengelus rambut putrinya kembali melihat jendela.
Gren mengikuti arah mata Nia. " Mami setelah keluar dari rumah sakit nanti kita jalan berdua " kata Green.
" Ya nanti kita jalan berdua" kata Nia, Green tersenyum memperhatikan jalan, bibi yang duduk memperhatikan mereka berdua juga tersenyum.
Dia merasa bahagia karena nona Nia sudah sembuh dia juga merasa kesedihan melihat keadaan Nia beberapa bulan terakhir ini.
Green menceritakan kegiatannya di sekolah pada Nia.
" Mami nanti akan mengantar dan menjemputmu ke sekolah" kata Nia. " Benarkah mami" kata Green dengan riangnya, Nia tersenyum.
Dibalik pintu mami Yulia menangis melihat putrinya sudah merespon cucunya, dia menghapus air matanya dengan senyuman masuk ke ruangan Nia.
" Sepertinya kalian sedang merencanakan sesuatu " kata mami Yulia dengan senyuman. Green membalikan tubuhnya mengajak Nia duduk di sampingnya.
" Nek nanti kalau mami sudah keluar kami akan jalan berdua dan mengantar menjemput Green ke sekolah" kata Green, memeluk Nia.
__ADS_1
Mami Yulia merasa senang melihat kedua kesayangannya bahagia, dia berharap semoga hanya ada kebahagiaan untuk putri dan cucunya. Merupakan kesedihan yang selama ini menimpa mereka.
Roger dan anak buahnya mencari tahu mengenai perusahaan NG Group yang sebelumnya cabang dari perusahaan Ramadhan Group.