( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 130


__ADS_3

" Tuan muda" kata Roger dan Xamders masuk ke dalam terkejut melihat berkas sudah ada di tangan Leo tapi kenapa nona Green masih di tangannya.


" Pria ini sungguh licik sudah mendapatkan yang diinginkan nona Green masih tak mau di lepas, sebenarnya apa yang di mau orang ini" kata Xanders, sangat membenci orang seperti Leo.


" tuan ingin saya melakukan sesuatu? " Roger, sangat geram melihat tingkah Leo, Tama menggelengkan kepalanya.


" Aku ingin melihat apa yang dilakukan mereka selanjutnya " kata Tama.


" Tika pegang Green sebentar lagi helikopter yang akan membawa kita pergi dari negara ini sebentar lagi akan datang" kata Leo, dengan terpaksa Tika memegang tangan Green.


Green berusaha melepas dirinya pada Tika. " Papi, hiks hiks hiks Green tak ingin ikut bersama mereka" kata Green, ketika tangannya di tarik oleh Tika mendengar suara helikopter semakin dekat.


" Lihatlah Tama hahaha sekarang kau tak bisa membawa putriku pergi karena aku akan membawanya keluar dari negara ini" Leo, tertawa kira rencananya akan berhasil lari menyusul Tika membawa Green.


" Sial cepar kejar mereka jangan biarkan mereka mencapai helikopter" teriak Tama, mengejar Leo.


Leo dan Tika menuju lapangan yang terletak di belakang rumah.


" Anak kecil sialan percepatlah jalanmu" tekan Tika, melihat Green jalan lambat juga menangis.


" Nggk Green tak ingin pergi, Papi" teriak Green memanggil Tama.

__ADS_1


" Tika cepat naik lihat belakangmu mereka berhasil mengejarmu" teriak Leo, sudah mencapai di helikopter dan melihat Tama dan lainnya di belakang.


" Green" teriak Tama. " Papi" teriak Green, menoleh ke belakang.


" Cepat naik " tekan Tika, sudah berada di tangga menaiki helikopter. Melihat Leo berhasil masuk Tika tersenyum mungkin ini saatnya aku membunuh anak kecil ini.


Seketika Tika mengarahkan pistol yang sejak tadi dia simpan dengan senyuman sinis menodong pistol tepat di hadapan Green.


Green terpaku melihat pistol tepat di wajahnya.


" Tuan muda" kata Roger, terkejut melihat pistol diarahkan ke arah Green.


Tama mengeluarkan pistolnya diarahkan pada Tika, Leo melihat Tika akan menembak Green membuatnya terkejut.


" Tika apa yang kau lakukan" teriak Leo, mencoba untuk menghentikan Tika tapi


Dor ia mendengar suara tembakan. " Green" teriak Leo, Tika, tersenyum sinis saat bersamaan mendengar tembakan Green jatuh tunggu kenapa ia merasa sakit bagian jantungnya.


Tika terkejut melihat darah keluar dari dadanya dan melihat Tama yang tersenyum dengan pistol terarah padanya, Tika memenjamkan matanya dan tubuhnya jatuh.


Sedangkan Green berhasil diselamatkan oleh Xanders, saat sebelum terdengar suara tembakan kaki Green terpeleset dan jatuh beruntung berhasil di tangkap oleh Xanders. Xanders membawanya jauh tepat saat Tama menembak Tika.

__ADS_1


Leo yang mengira putrinya ditembak oleh Tika ia turun ke bawah dan terkejut melihat Tika sudah menjadi mayat tepat di bawah tangga.


" Dimana Green, bukannya tadi" kata Leo, yang bungung.


" Kalian tangkap orang ini bawa ke kantor polisi" kata Tama.


" Nggk aku harus bertemu Green" Leo mengira Green juga mati tapi dimana mayatnya.


" Hahaha mungkin dengan ini aku akan menemukan putriku" kata Leo yang telah kalut tidak menemukan Green dia lebih memilih bunuh diri.


Tama dan lainnya tidak mencoba mencegahnya." Tuan gimana dengan mayat mereka? " Roger.


" Makamkan mereka aku tak ingin melihat Green sedih setelah tahu papi kandungnya tidak dimakamkan secara layak, aku melakukan ini demi putriku bukan karenamu" kata Tama, menatap mayat Leo di samping Tika.


Roger menanggukan kepalanya dan meminta anak buahnya mengurusnya.


Tama tersenyum melihat Green berlari mendekatinya dan memeluknya.


" Papi , om Xanders sangat keren ia berhasil menangkap Green tadi dan Green sangat merindukan papi" kata Green, dalam gendongan Tama.


Tama menepuk punggung Xanders dan mengucapkan terima kasih karena berhasil menyelamatkan putrinya dan mereka menuju rumah sakit menemui Nia.

__ADS_1


__ADS_2