
Semua orang melihat ke arah mommy Indira dan daddy Thomas yang terlihat bahagia dengan kejutan yang di siapkan oleh Tama.
Mommy Indira melihat ke arah putranya dengan senyuman haru, Azka tersenyum pada orangtuanya dan mengambil mic dari tangan Roger.
" Terima kasih saya ucapan pada kalian karena bersedia datang ke pesta ulang tahun pernikahan ke 30 tahun orangtuaku, sekarang kita akan memulai acaranya" kata Azka. Azka menatap Roger dan menanggukan kepalanya.
Roger memberi kode pada pelayan untuk membawakan kue ulang tahun karena acara segera di mulai.
Mereka bersama menyanyikan lagu ulang tahun bersama mommy dan daddy Thomas memotong kue dan potongan kue pertama untuk putranya.
" Selamat ulang tahun untuk mommy dan daddy terima kasih karena kalian menjadi orang tua terbaik untukku" kata Tama, memeluk orangtuanya.
Semua orang terharu mendengar perkataan Tama untuk orangtuanya, termasuk Nia mulai kagum dengan sosok Tama yang menyayangi orangtuanya.
Giliran para tamu mengucapkan selamat pada mereka beriringi dengan lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi terkenal dan Roger mempersilahkan tamunya untuk menikmati hidangan yang tersedia.
Nia dan keluarganya menghampiri mommy Indira dan daddy Thomas yang sedang berbicara dengan temannya.
__ADS_1
" Dokter" panggil Nia. Mereka membalik dan tersenyum melihat Nia, mommy Indira memeluk Nia.
" Selamat dokter atas ulangtahun pernikahan ke 30 tahun semoga kalian selalu bahagia" kata Nia, mommy Indira tersenyum memegang tangan Nia.
" Halo anak cantik sudah lama kita tak bertemu" kata mommy Indira pada Green, mencium pipinya.
" Terima kasih dok kata mami tante dan om ulangtahun selamat untuk om dan tante" kata Greem, dengan senyuman.
" Selamat sayang atas ucapannya" kata dasdy Thomas, mengelus kepala Green.
Karyawan Davidson Group memberi selamat pada pemilik perusahaan atas bertambahnya usia pernilkahan ke 30 tahun.
" Mommy Green ingin makan es krim" kata Green, Nia dan keluarganya sudah duduk di meja yang telah di tentukan oleh penyelenggara. Ketika Nia akan berdiri ada tangan yang meletakan suatu di atas meja.
" Om duduklah" kata Green, meminta Tama duduk disamingnya. Tama melihat lainnya yang menanggukan kepalanya kemudian Tama duduk antara mereka.
Karena hari sudah larut acara selesai para tamu satu persatu pulang termasuk Nia dan keluarganya karena sang putri harus sekolah besok pagi.
Tama mengajak orangtuanya untuk istirahat di hotel malam ini karena dia tak ingin orangtuanya jatuh sakit karena kelelahan setelah memyambut tamu yang hadir.
__ADS_1
Dua hari telah berlalu setelah pesta ulangtahun pernikahan ke 30 tahun orangtua Tama Davidson.
Hari ini Tama pergi ke sekolah salah satu berada di bawah naungan keluarga ditemani oleh Roger.Tama sekolah untuk melihat keadaannya dan kinerja para guru.
Green ditemani oleh temannya Ellena makan di kantin saat mereka asyik makan ada tiga temannya yang datang untuk menanggunya.
"Green" panggil Ali, merupakan anak nakal di sekolahnya. Green meletakan sendoknya dan melihatnya.
" Aku ingin beli roti bakar minta uangnya" kata Ali, Green menggelengkan kepalanya.
Ali menatap tajam ke arah. " Kenapa kamu tidak mau memberikannya?" Ali.
" Uang diberikan mami sudah kubelikan ini" kata Green, menunjukan soto di atas mejanya.
" Tentu mamimu hanya memberimu sedikit uang karena kamu tak punya papi kan, hahaha" kata Ali, diikuti oleh temannya.
" Ali jangan bicara sembarangan aku akan memberitahu pada guru" kata Ellena.
" Kau hanya anak miskin jangan bicara" kata Ali, membuat Ellena diam.
__ADS_1
Tama dan petinggi sekolah mengeliingi sekolah ketika tiba di kantin mereka melihat sekelompok anak bicara buruk pada orang yang dia kenali.
" Kata siapa dia tak ada ayah"