( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 11


__ADS_3

Satu minggu kemudian


Sudah seminggu kejadian di pedesaan itu tidak ada yang mengingatnya maupun bicara, Leo dan Tika menutupi kejadian yang mereka alami.


Bahkan jika ada metting mereka diwakili dengan asisten masing-masing begitu pula dengan ada pekerjaan di luar.


Sepertinya hari ini mereka harus bertemu karena mommy Leo pulang dari luar negeri, sejak suaminya meninggal Sarah Anugerah lebih suka di luar negeri mengurus bisnisnya.


Saat ini mereka berkumpul di kediaman keluarga Anugerah merayakan kedatangan Sarah Anugerah. Nia merasakan ada yang aneh dengan asisten sekaligus sahabatnya melamun.


" Tika, ada apa denganmu? " Nia, khawatir. Tika tersenyum.


" Tidak Nia aku baik saja kamu jangan khawatir" kata Tika, tersenyum. Tiba saja dia gugup melihat Green dan Leo menghampiri mereka.


" Mami Green ingi cake" kata Green memegang tangan Nia dengan lucunya. " Ayo kita ke dapurinta pada bibi, mas Tika kita ke dapur dulu" kata Nia, meninggalkan mereka berdua.


Tika merasa lega melihat Leo menemui Tedi, sebenarnya Leo masih merasa bersalah pada Tika karena dia hidupnya telah hancur.


" Sepertinya aku harus menemuinya aku tak bisa begini terus" kata Leo, menatap Tika kembali bersama Nia.

__ADS_1


Setiap malam harinya Leo selalu bermimpi menengai kejadian itu bahkan ketika bersama Nia, dia malah mengingat kebersamaannya bersama Tika.


" Asssalamualaikum" kata Sarah Anugerah, membuat mereka disana tersenyum melihat seorang wanita tak muda lagi sambil tersenyum.


" Waalaikumsalam" sahut mereka. " Oma" teriak Green, melihat omanya sudah datang.


" Aduh cucu cantik oma sudah besar ya sekarang" kata mommy Sarah, mencium cucunya. "Mommy" kata Nia, mencium pipi ibu mertuanya. Mommy Sarah tersenyum dan mengusap punggung Nia.


" Mommy kenapa tak mau dijemput" kata Leo. " Mommy masih sehat Nak, ayo mommy hsrus menyapa besan mommy" kata Mommy Sarah.


Orangtua Nia dan Mommy Sarah saling menyalami dan mengobrol menengai anak dan cucu mereka, setelah selesai dengan pesta kecilnya mereka kembali ke kamar masing-masing.


Kamar.


Nia sedang menemani putrinya tidur di sampingnya sambil membacakan dongeng, dia melihat suaminya keluar dari kamar mandi tapi dia bingung melihat suaminya dengan. pakaian rapi.


" Mas mau kemana malam ini? " Nia, menuju ke tempat suaminya, Leo tersenyum dan menarik Nia ke kasur dan menyelimutinya.


" Sayang malam ini mas ke tempat Tedi baru saja dia menghubungi bahwa ada masalah dalam laporan keuangan, makanya mas harus memeriksanya malam ini" kata Leo.

__ADS_1


" Kenapa tidak besok saja mas, hari sudah malam mas" kata Nia, Leo memcium kening istrinya.


" Mas tahu sayang tapi masalah ini harus segera diselesaikan agar besok mas dapat menangani yang korupsi dalam perusahaan" kata Leo, berusaha meyakinkan Nia.


Dengan berat dia mengizinkan Leo keluar menemui Tedi. " Maaf sayang mas telah berbohong padamu tapi mas tidak bisa lagi menahannya karena rasa cinta mas sudah pudar" kata Leo, menutup pintu kamar.


Tak membutuhkan waktu lama Leo sudah sampai di rumah Tika.


Tok tok tok


Tika berada dikamarnya mencoba untuk memejamkan matanya tapi dia mengalami kesulitan untuk tidur, kejadian di kediaman Anugerah selalu membayanginya.


" Siapa yang datang malam-malam" kata Tika, mendengar pintu rumahnya berbunyi.


Alangkah terkejutnya Tika melihat Leo datang ke rumahnya, ketika dia menutup pintu Leo menahannya dengan kakinya.


" Tika kita harus bicara" kata Leo. " Maaf kak tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi" kata Tika, terus mencoba menutup pintu.


Tapi Leo berhasil menahannya dan langsung memeluk Tika.

__ADS_1


" Tika kita harus bicara" kata Leo, dengan lirihnya dan memeluknya. Tika merasa bahagia karena Leo menemuinya.


__ADS_2