
Dengan perasaan sakit dan malu atas perbuatan putranya telah menghancurkan kehidupan menantu kesayangannya.Mami Sarah menghubungi Leo.
" Assalamualaikum Leo mami sudah pulang kenapa tak ada siapapun disini? " Mami Sarah, menahan emosinya.
" Aku di apartemen mami" sahut Leo.
" Baiklah mami kesana" mami Sarah menutup panggilannya dan minta supir untuk mengantarkannya ke apartemen.
Apartemen.
Leo dan Tika merasa bahagia karena berhasil memperoleh dana untuk perusahaannya yang mengalami koleps, bahkan mereka mendapatkan lebih dari itu.
" Mas siapa yang menghubungimu? " Tika, mendengar Leo berbicara di telepon. Leo tersenyum mengusap kepala Tika.
" Itu mami yang menelepon katanya mau bicara" kata Leo, Tika menanggukan kepalanya.
" Sayang mas menghubungi Tedi dulu bahwa kita sudah mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Leo segera menghubungi Tedi untuk membayar para pekerja proyek itu karena dana yang dibutuhkan sudah ada.
Tin, tin, tin.
__ADS_1
Bel apartemen berbunyi Tika membukanya terlihat mami Sarah berdiri dengan dinginnya, ketika Tika ingin menyalaminya mami Sarah pergi begitu saja.
" Terlihatannya calon mami mertuaku sudah mengetahuinya, sebentar lagi kamu pasti menerimaku mami mertua" kata Tika dengan senyuman smirk.
Mami Sarah berusaha tenang dia harus mendengar sendiri dari mulut putranya.
" Leo tadi mami ke rumahmu tapi ketika mami tiba rumahmu sepi, kamu tahu dimana cucu dan menantu mami karena mami membawa oleh yang banyak" kata mami Sarah.
Tika terkejut dengan penyataan mami Sarah seharusnya bukan ini yang mau dia dengar.
" Mami Leo tak ingin membohongi mami, kami sudah menandatangani surat cerai dan beberapa hari lagi kami berpisah secara resmi" kata Leo menatap mami Sarah.
Mami Sarah memejamkan matanya. " Apa karena wanita ini Leo, kau menceraikan Nia" tekan mami Sarah menunjuk ke arah Tika.
hingga membutuhkan dana yang yang besar tapi Nia tak mau membantu" kata Leo.
" Maka kau mengancam keluarganya dengan menjadikan putrimu sebagai penukaran untuk mendapatkan perusahannya, Apa Nia mengetahui perselingkuhan kalian" tekan mami Sarah, Leo menanggukan kepalanya.
Plak
Mami menampar Leo karena mendengar perilaku putranya.
__ADS_1
" Tante" kata Tika, mengelus pipi Leo yang merah. " Ini bukan urusanmu, ini adalah urusanku dengan anak ini" mami Sarah menunjuk Tika.
" Baguslah Nia sudah tahu perselingkuhan kalian, ingat pesan mami Leo jangan pernah menyesali hal ini" kata mami Sarah meninggalkan Leo.
" Mami mau kemana? " Leo. " Mami tak mau tinggal disini lagi, mami akan kembali ke luar negeri terserah kalian berbuat apa" kata mami Sarah, membawa tasnya meninggalkan Leo.
Tika memeluk Leo yang menangis. " Mas tak sendirian ada aku yang menemanimu" kata Tika.
Mami Sarah memutuskan kembali ke keluarganya di luar negeri, dia merasa malu jika harus menghadapi Nia dan keluarganya.
" Nak semoga kamu menemukan kebahagiaanmu sendiri, maafkan putra mami" guman mami Sarah mengingat Nia.
Sebenarnya mami Sarah ingin bertemu Nia sebelum dia pergi tapi rasa sakit dan kekecewaan uang diberikan oleh putranya lebih besar dari rasa sakit yang dia rasa.
Kediaman Keluarga Ramadhan.
" Primus sekarang apa tindakanmu terhadap kehidupan Nia dan cucu kalian? " Edward.
" Ed, kamu urus perceraian mereka secepatnya jika Nia sudah terbebas dari hubungan ini. baru kita bicarakan" kata papi Primus.
" Baiklah aku akan mengantar surat ini ke pengadilan" kata Edward, papi Primus menanggukan kepalanya.
__ADS_1
Mami Yulia memperhatikan Nia dan Green tidur dengan nyenyaknya, dia berharap ada kebahagiaan untuk mereka.