( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 136


__ADS_3

Tak terasa sudah sembilan bulan usia kandungan Nia, Tama selalu memenuhi permintaan sang istri dia tak ingin mengulang saat Nia memintanya tidur sendirian.


Pernah Nia meminta Tama berpakaian wanita dan menari di depan keluarga semua orang tertawa melihatnya.


Persiapkan pernikahan Riri dan Roger sudah siap hanya tinggal acaranya.Saat ini Nia, Tama dan Green menginap di kediaman keluarga Ramadhan.


Berkas kepemilikan perusahaan Ramadan Group sudah di kembalikan oleh Tama pada papi Primus, papi Primus mengucapkan terima kasih pada menantunya tapi sebenarnya ia tak begitu perusahaan itu kembali tapi melihat kerja keras Tama akhirnya papi Primus menerimanya.


Sekarang mereka bersiap menuju ke hotel dimana acara pernikahan Riri dan Roger terlaksana.


" Mami cepatlah nanti kita terlambat" kata Green, dia tak sabar melihat Riri berpakaian seperti princess.


" Putri cantik papi harus sabar ya sayang mami kan membawa adik kembar dalam perut nanti mami susah" kata Tama, menasehati Green.


" Maaf Green pi, Quenn tak sabar melihat tante cantik seperti princess" kata Green, Tama tersenyum mengelus rambut Quenn.


Nia tersenyum ia sedang bersiap ke hotel. " Ayo kita turun kakek dan nenek sudah menunggu kita di bawah" kata Nia, memegang tangan Green.


" Sayang hari ini kamu cantik lebih cantik dari pengantinnya" bisik Tama, Nia senyum malu kemudian mereka turun dimana orangtua Nia sudah menunggu.

__ADS_1


" Nenek dimana tante Green ingin melihat tante berpakaian princess" kata Green.


Mami Yulia dan papi Primus tersenyum. " Tante Riri sudah pergi ke hotel dulu sayang sejak tadi subuh" kata mami Yulia, terlihat Green kecewa.


" Sayang jangan kecewa nanti juga melihat tante Riri cantik seperti princes" bujuk papi Primus.


" Pi bersama siapa Riri ke hotel? " Nia.


" Bersama bibi sayang, ayo kita berangkat anak itu terus menghubungi mami kapan datangnya" kata mami Yulia, kembali mendapat pesan dari Riri.


Akhirnya mereka ke hotel dimana acara pernikahan Riri dan Roger di laksanakan. Mereka disambut oleh mommy Indira dan daddy Thomas datang duluan.


" Alhamdulillah sehat mom hanya menunggu lahirannya" kata Nia, Daddy Thomas tersenyum mengelus kepalanya.


" Sayang mas ke tempat Roger dulu" kata Tama.


" Ya mas" kata Nia, Tama tidak lupa meminta orangtuanya menemani Nia sedangkan mami Yulia dan papi Primus sudah ke kamar Riri duluan karena Green tak sabar melihat Riri.


Dalam kamar Riri sedang di hias oleh perias yang dipersiapkan oleh mommy Indira.

__ADS_1


" Tante cantik sekali seperti princess yang Green tonton" kata Green. Riri tersenyum melihat keluarganya sudah datang.


" Sayang kamu cantik sekali orangtuamu pasti bahagia melihatnya dari atas" kata papi Primus, mengingat adik dan adik iparnya yang telah pergi duluan.


Riri tersenyum sedih juga mengingat orangtuanya. " Sayang jangan sedih nanti riasannya rusak" kata mami Yulia, Riri tersenyum.


" Tante dimana kak Nia apa belum datang? " Riri.


" Kakakmu bersama mertuanya dia tak kuat untuk berjalan dan berdiri terlalu lama" kata mami Yulia.


" Riri tak sabar lagi melihat kedua keponankan lahir dan Green menjadi kakak" kata Riri, Green tersenyum.


Berbeda di kamar Riri berbeda pula di kamar ditempati Roger dia sangat terlihat gugup.


Tama tersenyum mengingat dia juga merasa gugup saat menikahi Nia.


" Roger ini tak seperti dirimu saja" kata Tama, senyum menggoda Roger. Roger mendengarnya sangat kesal apa dia lupa saat menikah dengan nona muda itulah dipikirkan Roger.


Tidak lupa panitia memberitahu kalau acara akan di mulai.

__ADS_1


__ADS_2